Apa Itu Morning Stiffness? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
Kesehatan Tubuh

Apa Itu Morning Stiffness? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya

10 September 2025 5 menit waktu baca
Morning stiffness

 

Morning stiffness atau kekakuan sendi di pagi hari merupakan keluhan yang umum dialami, terutama pada individu dengan gangguan persendian. Kondisi ini biasanya muncul saat bangun tidur atau setelah beristirahat dalam waktu lama, dan dapat memengaruhi kualitas hidup jika tidak ditangani dengan tepat. Mari simak penjelasan mengenai morning stiffness selengkapnya melalui artikel berikut.

 

Apa Itu Morning Stiffness

 

Morning stiffness adalah rasa kaku pada sendi hingga sendi sulit digerakkan yang terjadi di pagi hari. Kondisi ini umumnya dialami oleh penderita rheumatoid arthritis. Meski begitu, kekakuan sendi di pagi hari ini juga bisa menjadi gejala dari gangguan sendi lainnya, seperti osteoarthritis, psoriasis artritis, dan ankylosing spondylitis

 

Morning stiffness dapat berlangsung beberapa menit hingga berjam-jam, tergantung dari penyebab yang mendasari. Umumnya, keluhan akan berkurang setelah sendi digerakkan. Namun, jika kekakuan berlangsung lama atau disertai gejala lain, kondisi ini membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

 

Adapun bagian sendi yang sering mengalami morning stiffness meliputi:

 

  • Tangan.

  • Jari tangan.

  • Pergelangan tangan.

  • Jari kaki.

  • Siku.

  • Bahu.

  • Leher.

 

Kondisi yang Berkaitan dengan Morning Stiffness 

 

Morning stiffness adalah kekauan sendi di pagi hari yang dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu maupun merupakan salah satu gejala dari suatu penyakit. Berikut informasi selengkapnya.

 

1. Rheumatoid Arthritis (RA)

 

Salah satu penyebab utama morning stiffness adalah rheumatoid arthritis, yaitu penyakit autoimun yang menyerang lapisan sendi dan dapat menimbulkan peradangan. Morning stiffness yang terjadi pada pasien RA biasanya dapat berlangsung lebih dari satu jam. 

 

Penelitian berjudul Rheumatoid Arthritis Morning Stiffness is Associated With Synovial Fibrin and Neutrophils (2021) menyebutkan bahwa durasi morning stiffness pada penderita RA kemungkinan disebabkan karena tubuh sulit melarutkan gumpalan protein (fibrin) yang menempel pada lapisan sendi, yang mana gumpalan protein tersebut diperkuat oleh sel imun bernama neutrofil.

 

2. Osteoarthritis (OA)

 

Osteoarthritis adalah penyakit degeneratif sendi akibat kerusakan pada tulang rawan. Morning stiffness pada OA umumnya berlangsung cukup singkat (tidak lebih dari 30 menit), namun tetap terdapat kemungkinan penderita OA mengalami kekakuan sendi di pagi hari dengan durasi yang lebih lama.

 

Mengutip dari penelitian berjudul Prolonged Morning Stiffness is Common in Hand OA and Does Not Preclude a Diagnosis of Hand Osteoarthritis (2023), kekakuan sendi di pagi hari yang cukup parah dan berlangsung lama, sering kali dialami oleh penderita osteoartritis tangan. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri hebat dan menurunkan kualitas hidup penderitanya.

 

3. Fenomena Gel

 

Persendian memiliki cairan yang disebut sinovial. Cairan tersebut berfungsi untuk melumasi sendi agar dapat bergerak sebagaimana mestinya. Ketika sendi tidak digerakkan dalam waktu lama, cairan tersebut dapat mengental seperti gel dan menyebabkan sendi terasa kaku hingga sulit digerakkan.

 

Cairan tersebut akan kembali ke bentuk semula ketika sendi mulai digerakkan dan rasa kaku pun akan berkurang secara perlahan. Fenomena gel ini merupakan salah satu penyebab morning stiffness, terutama pada penderita osteoarthritis ketika bangun tidur atau setelah duduk terlalu lama.

 

4. Rendahnya Kadar Hormon Kortisol dalam Tubuh

 

Morning stiffness juga diketahui berkaitan dengan rendahnya kadar hormon kortisol dalan tubuh. Kortisol merupakan hormon yang berperan dalam menekan peradangan. Kadar kortisol dapat menurun secara signifikan di malam hari bagi sebagian orang dengan kondisi medis tertentu.

 

Rendahnya kadar kortisol tersebut menyebabkan tubuh sulit mengendalikan zat pemicu peradangan. Hal ini mengakibatkan munculnya gejala radang sendi, seperti nyeri dan morning stiffness, saat penderita terbangun di pagi hari. Namun, kadar kortisol umumnya akan mengalami peningkatan seiring waktu dan gejala kekakuan sendi pun dapat berangsur membaik.

 

Cara Mengatasi Morning Stiffness 

 

Morning stiffness menyebabkan pergerakan sendi terasa kaku, lambat, hingga memicu rasa nyeri. Adapun beberapa cara mengatasi morning stiffness yang bisa dilakukan antara lain:

 

  • Gerakan ringan di tempat tidur: Lakukan gerakan ringan seperti memutar, menekuk, dan meluruskan sendi, mulai dari pergelangan tangan, leher, bahu, siku, lutut, dan jari, secara perlahan sebelum beranjak dari tempat tidur. Hindari gerakan menarik atau peregangan yang dilakukan secara paksa.

  • Peregangan: Lakukan peregangan ringan pada sendi yang terdampak. Tahan setiap gerakan selama 20–30 detik dan ulangi 2–3 kali. Pastikan gerakan dilakukan secara perlahan dan tidak menimbulkan rasa sakit. Penderita disarankan untuk berkonsultasi dengan fisioterapis mengenai gerakan peregangan sesuai kondisi tubuh.

  • Mandi air hangat: Mandi air hangat di pagi hari diketahui dapat membantu meredakan kekauan sekaligus meregangkan sendi.

  • Olahraga ringan: Penderita juga dapat melakukan latihan mobilitas, seperti menggerakkan sendi secara perlahan dalam rentang gerak normal atau bersepeda statis selama 5 menit. Namun, sebaiknya berkonsultasi dengan fisioterapis terlebih dahulu untuk menentukan jenis olahraga yang tepat.

  • Konsumsi obat sesuai petunjuk dokter: Selalu ikuti anjuran dokter saat mengonsumsi obat. Hindari menghentikan penggunaan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

  • Gunakan alat bantu tidur: Untuk kondisi tertentu, seperti arthritis pada tangan, penggunaan splint saat tidur dapat membantu menjaga posisi sendi dan mengurangi tekanan.

 

Cara Mencegah Morning Stiffness 

 

Langkah pencegahan untuk hampir semua masalah kesehatan, termasuk kekakuan di pagi hari, adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Berikut adalah beberapa upaya pencegahan morning stiffness yang bisa dilakukan sejak dini:

 

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Berolahraga secara teratur.

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

  • Mengelola stres dengan baik.

  • Istirahat dengan cukup.

  • Konsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter.

 

Penting untuk diketahui bahwa informasi di atas bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi serta saran perawatan dari tenaga medis profesional. Tidak menutup kemungkinan apabila kekakuan sendi yang terjadi merujuk pada kondisi medis lainnya yang tidak disebutkan dalam artikel ini.

 

Oleh karena itu, segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Orthopedi di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis serta saran penanganan yang tepat, terutama jika Anda mengalami kekakuan sendi yang tak kunjung membaik.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan langkah diagnosis dan penanganan yang paling tepat sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk menemukan Siloam Hospitals terdekat. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat membuat janji temu dengan dokter spesialis hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang dan nikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

WebMD. How to Manage Morning Stiffness. Diakses pada 2025 | Verywell Health. Causes of Morning Stiffness From Arthritis. Diakses pada 2025 | PubMed Central. Rheumatoid arthritis morning stiffness is associated with synovial fibrin and neutrophils. Diakses pada 2025 | Cleveland Clinic. Why You Wake Up With Stiff Joints. Diakses pada 2025 | Osteoarthritis and Cartilage. Prolonged morning stiffness is common in hand OA and does not preclude a diagnosis of hand osteoarthritis. Diakses pada 2025 | Medical News Today. How to manage morning stiffness with rheumatoid arthritis. Diakses pada 2025 |

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail