Operasi Hipospadia, Kapan Diperlukan Anak Laki-Laki?
Kesehatan Tubuh

Operasi Hipospadia, Kapan Diperlukan Anak Laki-Laki?

02 Juni 2025 4 menit waktu baca
operasi hipospadia

 

Hipospadia adalah kelainan bawaan pada saluran kemih pria, suatu kondisi ketika lubang uretra tidak berada di ujung penis, melainkan di bagian bawahnya. Untuk memperbaikinya, tindakan medis yang paling umum dilakukan adalah operasi hipospadia. Lalu, kapan waktu terbaik untuk melakukan operasi ini dan bagaimana prosedurnya? Mari simak penjelasan selengkapnya melalui ulasan berikut ini.

 

Apa Itu Operasi Hipospadia?

 

Operasi hipospadia adalah prosedur medis yang dilakukan untuk memperbaiki hipospadia, kondisi bawaan lahir ketika lubang uretra (saluran keluarnya urine dan sperma) tidak berada di tempat yang seharusnya, yaitu di ujung penis. Nama lain dari lubang uretra adalah meatus uretra. 

 

Hipospadia, berasal dari istilah yunani, yaitu hipo (di bawah) dan spadon (celah). Hipospadia merupakan anomali kongenital (kelainan bawaan) pada genitalia eksterna laki-laki yang sering terjadi. Sekitar 80% kasus hipospadia adalah isolated hypospadias, yaitu hipospadia tanpa disertai kelainan kongenital lainnya.

 

Klasifikasi hipospadia telah mengalami perkembangan seiring waktu. Saat ini, sistem klasifikasi yang paling umum didasarkan pada lokasi meatus uretra (lubang saluran kencing) yang tidak normal. Klasifikasi ini terbagi menjadi tiga kelompok utama, yaitu:

 

  • Hipospadia distal, yaitu tipe yang paling sering ditemukan, mencakup 60–70% kasus. Pada tipe ini, meatus uretra terletak di dekat ujung penis. Hipospadia distal terdiri dari hipospadia glandular dan hipospadia sub-koronal.

  • Hipospadia midshaft (penile), yaitu lubang uretra terletak di sepanjang batang penis (shaft). Kategori ini mencakup hipospadia distal bagian shaft, hipospadia midshaft, dan hipospadia proksimal.

  • Hipospadia posterior, yaitu bentuk yang lebih jarang dan umumnya lebih berat. Jenis-jenis hipospadia posterior meliputi hipospadia peno-scrotal, hipospadia skrotal, dan hipospadia perineal. 

 

Anak dengan hipospadia mungkin juga memiliki kelainan kelengkungan penis bawaan (chordee) dan penoscrotal transposition (suatu kondisi ketika skrotum terbentuk di atas penis). Jadi, selain melakukan operasi hipospadia, dokter mungkin perlu memperbaiki kondisi ini juga. 

 

Siapa yang Dianjurkan untuk Menjalani Operasi Hipospadia

 

Operasi hipospadia direkomendasikan saat anak berusia enam bulan hingga dua tahun setelah lahir. Namun, biasanya operasi hipospadia tidak diperlukan jika kondisi ini tidak memengaruhi proses buang air kecil saat berdiri, fungsi seksual, maupun penampungan air mani.

 

Sementara itu, operasi diperlukan bila hipospadia disertai dengan beberapa masalah berikut ini:

 

  • Kesulitan mengontrol dan mengarahkan aliran urine.

  • Penis melengkung saat ereksi.

  • Tingkat kesuburan menurun.

  • Tidak percaya diri dengan penampilan penis.

 

Prosedur Operasi Hipospadia

 

Umumnya, dokter akan memeriksa riwayat medis lengkap dan melakukan pemeriksaan fisik pasien sebelum prosedur. Kemudian, orang tua juga akan diminta untuk memberitahu dokter mengenai:

 

  • Obat yang sedang dikonsumsi anak, termasuk suplemen, vitamin, dan lain-lain.

  • Alergi yang dimiliki anak.

 

Jika persiapan sudah selesai, operasi akan dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pada hari operasi anak akan:

 

  • Diminta untuk tidak minum atau makan apa pun setelah tengah malam sebelum operasi atau 6–8 jam sebelum operasi.

  • Dipastikan kondisinya cukup sehat untuk menjalani operasi. Jika si kecil sakit, operasi mungkin dapat ditunda.

 

Prosedur operasi ini biasanya melibatkan dokter urologi anak, dokter bedah anak, dokter anestesi, dan perawat. Pertama-tama, si kecil akan diberikan anestesi umum agar tertidur sepenuhnya dan tidak merasakan sakit selama operasi. Selanjutnya, dokter akan mengambil sebagian kulit yang menutupi kepala penis (preputium atau yang biasa disebut dengan kulit khatan).

 

Kemudian, dokter akan membentuk kulit tersebut menjadi tabung dan disambungkan ke uretra agar lebih panjang. Hal ini juga memungkinkan dokter untuk memindah saluran kemih dipindahkan ke ujung penis. Dokter biasanya juga memasukkan kateter untuk membantu menjaga bentuk uretra selama penyembuhan dan mengalirkan urine. Kateter bisa dipasang hingga dua minggu setelah operasi.

 

Dokter mungkin juga melakukan prosedur tambahan dalam operasi ini, seperti:

 

  • Urethroplasty untuk membentuk ulang uretra agar aliran urine dan sperma lebih lancar.

  • Meatoplasty (glanuloplasty) untuk membuat lubang uretra baru dan membentuk ulang kepala penis.

  • Scrotoplasty untuk memperbaiki bentuk skrotum.

 

Risiko Komplikasi Operasi Hipospadia

 

Setelah operasi, dokter biasanya akan menempelkan penis pada perut agar tidak bergerak dan tertekuk. Sering kali, dokter juga memberikan pembalut besar atau gelas plastik di atas penis untuk melindungi area yang dioperasi. Kemudian, kateter urine akan dipasang melalui sehingga urine bisa mengalir ke popok.

 

Anak juga akan disarankan untuk banyak minum agar bisa buang air kecil untuk menjaga tekanan agar tidak menumpuk di uretra. Dokter mungkin juga meresepkan obat pereda nyeri. Pasien biasanya diperbolehkan pulang di hari yang sama jika lokasi rumahnya dekat dengan rumah sakit. Namun, jika tempat tinggal pasien jauh dari rumah sakit disarankan rawat inap setidaknya satu malam.

 

Perlu diketahui bahwa pemeriksaan ini biasanya direkomendasikan oleh dokter ketika pasien membutuhkannya, misalnya untuk mendiagnosis kondisi medis tertentu. Dokter tentu akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien guna memastikan apakah pasien memenuhi syarat untuk menjalani tindakan ini. Oleh karena itu, hasil pemeriksaan akan dijelaskan secara langsung oleh dokter.

 

Apabila Anda atau kerabat ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai prosedur ini atau mengalami keluhan yang mengarah pada kondisi medis yang disebutkan di atas, Anda bisa mengunjungi Dokter Spesialis Urologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan langkah pengobatan di setiap rumah sakit mungkin berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis profesional akan menentukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.

 

Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

MedlinePlus. Hypospadias repair. Diakses pada 2025 | Cleveland Clinic. Hypospadias Repair. Diakses pada 2025 |

message

ArticleDetail