Mengenal Orkiektomi, Prosedur Pengangkatan Testis
Kesehatan Tubuh

Mengenal Orkiektomi, Prosedur Pengangkatan Testis

28 Mei 2025 4 menit waktu baca
orkiektomi adalah

 

Orkiektomi adalah prosedur pembedahan untuk mengangkat salah satu atau kedua testis. Prosedur ini biasanya digunakan untuk mengobati kanker testis pada pria. Lantas, bagaimana prosedur ini dilakukan? Mari simak penjelasan selengkapnya mengenai orkiektomi melalui ulasan berikut.

 

Apa itu Orkiektomi?

 

Orkiektomi adalah prosedur bedah untuk mengangkat testis. Sebagai informasi, testis adalah bagian dari organ reproduksi pria yang berfungsi untuk menghasilkan hormon testosteron. Setiap pria memiliki dua testis yang terletak di dalam skrotum (kantong kulit) di bawah penis.

 

Tujuan Orkiektomi

 

Ada beberapa alasan mengapa seseorang mungkin memerlukan orkiektomi. Tujuan utama orkiektomi adalah untuk mengangkat testis yang terkena kanker (kanker testis). Testis yang diangkat akan diperiksa untuk memastikan diagnosis yang tepat. Selain itu, prosedur ini juga dapat digunakan untuk mencegah kanker prostat, yang disebut sebagai prophylactic orchiectomy (orkiektomi profilaksis). 

 

Hormon androgen yang diproduksi oleh testis dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Dengan orkiektomi,  produksi hormon androgen akan menurun, sehingga dapat membantu membatasi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

 

Selain menangani kanker, orkiektomi juga bisa digunakan untuk mengangkat testis yang rusak karena sebab lain, misalnya cedera olahraga, kecelakaan sepeda motor, atau trauma lainnya. Pada beberapa kasus, orkiektomi menjadi solusi untuk kondisi  torsio testis.

 

Persiapan Sebelum Orkiektomi

 

Sebelum menjalani operasi ini, dokter akan melakukan serangkaian tes untuk memastikan diagnosis, dengan anamnesis (wawancara medis), pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, seperti USG pada testis. Jika diagnosis telah ditegakkan, dokter akan menjelaskan kepada pasien mengenai operasi yang akan dilakukan, termasuk jenis anestesi yang digunakan serta perawatan lanjutannya. 

 

Dokter juga akan merencanakan pemeriksaan penunjang preoperasi, misalnya tes darah lengkap di laboratorium, rekam jantung, dan rontgen dada. Hasil pemeriksaan akan dievaluasi untuk memastikan bahwa kondisi pasien memungkinkan untuk melakukan operasi.

 

Prosedur Orkiektomi

 

Pada prosedur orkiektomi, dokter dapat mengangkat dua testis (bilateral orchiectomy), satu testis (unilateral orchiectomy), atau testis dan spermatic cord (struktur yang berfungsi menghubungkan testis ke tubuh). Jenis orkiektomi berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan medis. Terdapat tiga jenis orkiektomi, yaitu simple orchiectomy, subcapsular orchiectomy, dan radical inguinal orchiectomy. Berikut penjelasannya:

 

  • Simple orchiectomy: Prosedur simple orchiectomy melibatkan pengangkatan satu atau kedua testis melalui sayatan kecil di skrotum.

  • Subcapsular orchiectomy: Tindakan ini mirip dengan simple orchiectomy, namun hanya jaringan sekitar testis yang diangkat. Prosedur ini dapat mempertahankan bentuk skrotum. 

  • Radical inguinal orchiectomy: Jenis orkiektomi ini yang digunakan dokter untuk menangani kanker testis. Disebut sebagai “radical” karena tindakan ini mengangkat tumor, testis, dan spermatic cord melalui sayatan di daerah selangkangan. Pasalnya, spermatic cord memiliki pembuluh darah dan getah bening yang memungkinkan kanker menyebar ke bagian tubuh lain. 

 

Jika pasien menghendaki, dokter dapat memasukkan testis prostetis ke dalam skrotum agar bentuknya tetap terlihat seperti normal. Testis prostetik berisi cairan saline atau gel silikon.

 

Setelah Orkiektomi

 

Setelah operasi orkiektomi, pasien akan dipantau di ruang pemulihan untuk memonitor ttekanan darah, suhu, pernapasan, dan detak jantung. Setelah pasien pulih sepenuhnya, pasien dapat kembali ke ruang rawat inap. Dokter akan memantau kondisi pascaoperasi untuk mendeteksi tanda-tanda komplikasi, misalnya perdarahan serta tanda-tanda infeksi. Jika dinyatakan aman, pasien diperbolehkan pulang dan melanjutkan perawatan di rumah.

 

Setelah perawatan di rumah pascaoperasi orkiektomi, pasien mungkin akan merasa baik-baik saja. Namun, untuk pulih sepenuhnya, dibutuhkan waktu beberapa minggu. Selama masa pemulihan, dokter akan menjadwalkan kunjungan kontrol pascaoperasi.

 

Dalam perawatan mandiri di rumah, pasien perlu mengikuti semua instruksi dokter, seperti mengenakan pakaian penyangga dan menjaga area testis tetap bersih dan ditutup dengan kain kasa selama 1–2 hari pertama.

 

Pasien disarankan untuk menghindari aktivitas fisik berat, seperti olahraga, dan mengangkat benda berat. Pasien juga disarankan tidak berhubungan seksual selama beberapa minggu. Jika mengalami nyeri, pasien dapat mengonsumsi obat pereda nyeri yang diresepkan oleh dokter.

 

Efek Samping Orkiektomi

 

Bagi penderita kanker testis, orkiektomi merupakan prosedur yang efektif untuk mengangkat tumor dan memastikan jaringan kanker. Sedangkan, pada penderita kanker prostat dan kanker payudara pada pria, orkiektomi adalah tindakan yang efektif untuk menurunkan kadar hormon yang merangsang pertumbuhan sel kanker.

 

Selain berbagai manfaatnya, ada beberapa efek samping yang perlu diperhatikan, yaitu pada pasien yang menjalani orkiektomi yang melibatkan pengangkatan kedua testis akan tidak dapat memproduksi sperma, sehingga mengalami infertilitas.

 

Penurunan kadar hormon akibat orkiektomi mungkin juga akan menyebabkan beberapa gejala atau kondisi berikut, di antaranya:

 

  • Gairah seks rendah.

  • Masalah dengan fungsi seksual, misalnya disfungsi ereksi.

  • Kelelahan.

  • Menurunnya massa otot, sehingga terjadi perubahan bentuk tubuh.

  • Depresi, karena perubahan bentuk testis dan fungsi seksual.

 

Penting untuk dipahami bahwa prosedur orkiektomi disarankan bagi pasien yang telah memperoleh konfirmasi diagnosis dari dokter. Dokter bersama tim medis terkait akan terlebih dahulu mempertimbangkan kondisi medis pasien guna memastikan bahwa pasien memenuhi persyaratan untuk menjalani tindakan orkiektomi.

 

Apabila Anda atau kerabat mengalami sejumlah gejala yang berkaitan dengan kanker testis, Anda dapat mengunjungi Dokter Spesialis Urologi di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, serta saran perawatan yang tepat sesuai kondisi Anda.

 

Lebih lanjut, guna mengetahui informasi lebih mendalam mengenai prosedur orkiektomi, Anda dapat mengunjungi Siloam Hospitals Asri sebagai pusat unggulan penanganan penyakit urologi dan nefrologi di Siloam Hospitals Group.

 

Tahapan pemeriksaan dan langkah pengobatan kanker testis di setiap rumah sakit mungkin berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis profesional akan menentukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.


Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter, serta melihat hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Laboratorium

message

ArticleDetail