Mengenal Ulkus Diabetikum, Penyebab, Gejala, dan Perawatannya
Kesehatan Tubuh

Mengenal Ulkus Diabetikum, Penyebab, Gejala, dan Perawatannya

07 November 2025 4 menit waktu baca
Mengenal Ulkus Diabetikum, Penyebab, Gejala, dan Perawatannya

Table of Contents

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi diabetes yang ditandai dengan timbulnya luka di kaki disertai cairan berbau tidak sedap. Ulkus ini termasuk dalam kondisi serius yang perlu segera ditangani. Jika kondisi sudah parah, penderita ulkus diabetikum harus menjalani amputasi untuk mencegah kerusakan saraf lebih lanjut.

 

Mari ketahui penyebab, gejala, dan cara perawatan ulkus diabetikum selengkapnya dalam ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Ulkus Diabetikum?

 

Ulkus diabetikum adalah kondisi ketika kaki mengalami luka disertai dengan keluarnya cairan nanah yang berbau tidak sedap. Kondisi ini umumnya dialami oleh penderita diabetes. Gejala khas ulkus pada penderita diabetes adalah luka yang sulit sembuh dan tidak terasa nyeri.

 

Ulkus ini biasanya terjadi pada bagian tubuh yang menahan beban tubuh, seperti jempol atau telapak kaki. Kondisi ini muncul dengan tingkat keparahan berbeda-beda, mulai dari luka gores hingga luka yang mengakibatkan kematian jaringan tubuh.

 

Kondisi ini merupakan komplikasi diabetes yang berbahaya dan perlu penanganan medis dengan segera. Jika tidak, ulkus dapat menimbulkan komplikasi lain, seperti sepsis hingga pembusukan jaringan yang mengharuskan tindakan amputasi.

 

Penyebab Ulkus Diabetikum

 

Penyebab ulkus diabetikum adalah sirkulasi darah yang buruk, sehingga aliran darah menuju kaki menjadi terhambat atau tidak lancar. Kondisi ini juga bisa dipicu oleh penurunan fungsi saraf akibat tingginya kadar gula darah pada penderita diabetes.

 

Di samping itu, beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko terjadinya ulkus diabetikum adalah:

 

  • Kelebihan berat badan (obesitas).
  • Kelainan pada bentuk kaki, misalnya tulang menonjol (bunion).
  • Gangguan penglihatan.
  • Kapalan di kaki.
  • Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

 

Tanda dan Gejala Ulkus Diabetikum

 

Tidak sama seperti jenis ulkus lainnya, beberapa gejala khusus ulkus diabetikum adalah sebagai berikut:

 

1. Luka Tak Kunjung Sembuh

 

Ulkus pada penderita diabetes lebih sulit sembuh, hal ini dipengaruhi oleh kadar gula darah yang tinggi serta buruknya sirkulasi darah. Bahkan, luka ini bisa menimbulkan infeksi hingga berujung pada kematian jaringan.

 

2. Tidak Terasa Nyeri

 

Gejala lain dari ulkus adalah luka tidak menimbulkan rasa nyeri. Hal ini terjadi karena ulkus berkaitan dengan rusaknya sel saraf, khususnya di bagian ujung tubuh, seperti kaki dan tangan. Akibatnya, luka tidak terasa nyeri seperti mati rasa.

 

3. Luka Semakin Memburuk

 

Ulkus kerap tak disadari oleh penderitanya, sehingga penanganan medis sering kali terlambat diberikan. Akibatnya, kondisi luka semakin memburuk hingga jaringan di sekitar area luka mati.

 

Derajat Keparahan Ulkus Diabetikum

 

Ulkus ini dikategorikan dalam beberapa derajat keseriusan luka, tergantung dari dalamnya luka dan luasnya jaringan yang mati. Di mana, biasanya luka muncul berupa goresan atau kapalan pada tahap awal.

 

Beberapa klasifikasi derajat keseriusan ulkus diabetikum adalah sebagai berikut:

 

  • Tahap 1: Kedalaman luka hanya di permukaan kulit atau area jaringan subkutan.
  • Tahap 2: Kedalaman luka telah mencapai ligamen, tendon, dan otot.
  • Tahap 3: Kedalaman luka telah sampai ke tulang.
  • Tahap 4: Telah mengalami kematian jaringan di bagian kaki tertentu, seperti jempol atau tumit.
  • Tahap 5: Kematian jaringan semakin luas hingga ke bagian kaki keseluruhan.
  • Tahap 6: Ulkus sangat berisiko menyebabkan komplikasi seperti sepsis, sehingga harus dilakukan amputasi.

 

Cara Perawatan Ulkus Diabetikum

 

Apabila luka masih di tahap awal, dokter akan menganjurkan pasien untuk menerapkan beberapa langkah perawatan kaki, seperti membersihkan luka setiap hari, menutup luka menggunakan perban, dan mengenakan alas kaki khusus untuk mengurangi tekanan dan iritasi.

 

Namun, jika telah dicurigai adanya infeksi, dokter akan memberikan antibiotik. Sementara itu, apabila pasien telah mengalami komplikasi ulkus diabetikum, seperti kematian jaringan, dokter akan melakukan tindakan amputasi untuk mencegah kondisi yang lebih membahayakan.

 

Cara Mencegah Ulkus Diabetikum

 

Setiap penderita diabetes memiliki risiko terkena ulkus diabetikum. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut, di antaranya:

 

  • Memeriksa bagian kaki secara rutin untuk melihat ada atau tidaknya retakan/kapalan yang berpotensi menjadi luka.
  • Rutin membersihkan kaki dengan sabun dan air hangat, khususnya di antara jari-jari kaki, lalu keringkan secara menyeluruh.
  • Memotong kuku secara rutin.
  • Menggunakan sepatu atau sandal dengan ukuran yang pas dan berbahan lembut, sehingga terasa nyaman saat digunakan.
  • Segera mengganti kaus kaki bila terasa berkeringat atau basah.

 

Selain melakukan beberapa pencegahan di atas, penderita diabetes juga dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter, seperti pemeriksaan Diabetes Advanced yang tersedia di Siloam Hospitals Asri, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dan Siloam Hospitals Lippo Village.

 

Tak hanya itu, Anda juga bisa memilih paket pemeriksaan diabetes lainnya yang tersedia di seluruh Siloam Hospitals di Indonesia, salah satunya adalah paket Full Year Diabetes Check Basic dan Full Year Diabetes Check Comprehensive.

 

Apabila mengalami gejala yang menyerupai ulkus diabetikum, terutama bagi penderita diabetes, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan diagnosis serta penanganan secara tepat.


Anda juga dapat menggunakan fitur Telekonsultasi untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung secara virtual dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 4

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Sabtu, 30 Mei 2026

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail