Pilihan Metode Sunat yang Tidak Sakit dengan Anestesi
Kesehatan Tubuh

Pilihan Metode Sunat yang Tidak Sakit dengan Anestesi

27 Maret 2026 4 menit waktu baca
metode sunat yang tidak sakit

Dari sisi medis, sunat diketahui dapat membantu menjaga kebersihan organ uro-reproduksi serta mengurangi risiko infeksi menular seksual pada laki-laki. Namun, banyak kekhawatiran apakah sunat itu sakit? Perlu diketahui, terdapat beberapa metode sunat yang bisa dijalani, mulai dari sunat dengan bius lokal maupun sunat dengan bius total.

 

Keduanya sama-sama termasuk metode sunat yang tidak sakit karena menggunakan obat bius. Rasa nyeri mungkin akan muncul pascaprosedur ketika efek bius sudah hilang. Mari pahami lebih jauh mengenai metode sunat dengan bius lokal dan total melalui artikel berikut.

 

Manfaat Sunat untuk Kesehatan

 

Khitan, sirkumsisi, atau sunat adalah tindakan medis yang dilakukan dengan membuang kulup atau kulit kepala penis. Tindakan ini penting dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan organ reproduksi serta mencegah risiko berbagai macam penyakit, seperti:

 

 

Metode Sunat yang Tidak Sakit 

 

Saat ini, hampir semua metode sunat dilakukan dengan anestesi, sehingga pasien tidak merasakan nyeri selama tindakan berlangsung. Terdapat dua pilihan anestesi dalam metode sunat, yaitu anestesi lokal dan anestesi total. Dengan kombinasi teknologi dan teknik yang tepat, pengalaman sunat menjadi jauh lebih nyaman dibandingkan metode konvensional.

 

1. Sunat Laser (Electrocauter)

 

Metode ini menggunakan alat dengan panas listrik untuk memotong dan sekaligus menghentikan perdarahan. Alat tersebut berbentuk seperti bolpoin dan memiliki dua lempeng kawat yang berdekatan di ujungnya. Dengan aliran listrik, kedua ujung kawat tersebut akan memanas dan memotong kulup penis. Kelebihan dari sunat laser adalah minim perdarahan, proses cenderung cepat berkisar 15 hingga 30 menit, dan luka cenderung lebih kering.

 

2. Sunat Klem (Clamp Circumcision)

 

Metode sunat klem menggunakan alat penjepit khusus (klem) yang dipasang pada kulit ujung penis (kulup). Kulup dipotong dengan pisau bedah tanpa perlu dijahit. Sunat klem kerap dipilih sebagai metode sirkumsisi karena penyembuhan cenderung lebih cepat dari metode lainnya. Proses sunat pun berlangsung cepat sekitar 7 hingga 10 menit saja. 

 

3. Sunat Stapler (Smart Circumcision)

 

Metode ini menggunakan alat sekali pakai yang berbentuk tabung. Stapler bekerja dengan memotong ujung kulit penis dan sekaligus memasang klip kecil yang berfungsi menjahit sepanjang tepi luka. Klip yang dipasang akan terlepas dengan sendirinya dalam waktu 1 hingga 2 minggu.

 

Kapan Perlu Memilih Metode Sunat dengan Anestesi Lokal atau Total?

 

Sebelum sunat dilakukan, dokter akan memberikan anestesi pada pasien untuk meminimalkan rasa sakit selama pembedahan. Pada dasarnya, terdapat dua pilihan anestesi dalam metode sunat, di antaranya anestesi lokal dan anestesi total. Untuk memilih metode anestesi yang tepat, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

A. Kondisi yang Memerlukan Metode Sunat Anestesi Lokal

 

Anestesi lokal adalah pembiusan yang dilakukan sebelum prosedur pembedahan untuk menghilangkan rasa sakit pada bagian tubuh tertentu. Sunat dengan anestesi lokal biasanya digunakan untuk menangani pasien usia dewasa dan anak yang sudah paham dan cenderung lebih mampu mengontrol emosi serta gerakan selama prosedur pembedahan berlangsung. Bila menggunakan anestesi lokal, setelah tindakan sunat selesai, pasien langsung diperbolehkan untuk pulang.

 

B. Kondisi yang Memerlukan Metode Sunat Anestesi Total

 

Anestesi total dapat digunakan sebagai metode sunat yang tidak sakit karena akan membuat pasien tertidur selama prosedur pembedahan berlangsung. Metode sunat ini kerap digunakan untuk pasien usia anak-anak yang memiliki kondisi tertentu, seperti memiliki riwayat alergi dengan obat bius lokal atau pasien dalam keadaan sangat cemas. Di samping itu, perlu diperhatikan bahwa sunat anestesi total dapat menimbulkan efek samping berupa mual, muntah, menggigil, dan gangguan berkemih.

 

Perlu dipahami, sunat merupakan prosedur yang aman selama dilakukan oleh tenaga medis profesional. Efek samping ringan pascaprosedur mungkin saja terjadi di beberapa orang. Namun, hal tersebut tergolong normal dan menjadi bagian dari proses penyembuhan.

 

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko efek samping sunat adalah merawat luka bekas sunat dengan benar. Dalam hal ini, Siloam Hospitals menyediakan layanan Perawatan Luka Homecare yang memungkinkan pasien memperoleh pendampingan perawatan luka oleh tenaga medis di rumah.

 

Lebih lanjut, apabila Anda atau anak berencana menjalani sunat, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Spesialis Bedah Umum di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan saran terkait metode sunat yang paling sesuai dengan kondisi tubuh.

 

Gunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter dan membuat janji temu dengan dokter terkait. Nantinya, hasil pemeriksaan kesehatan juga dapat Anda cek di aplikasi ini secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk mempermudah perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

message

ArticleDetail