Ketahui Langkah Penanganan Tersengat Ubur-Ubur yang Benar
Kesehatan Tubuh

Ketahui Langkah Penanganan Tersengat Ubur-Ubur yang Benar

30 Mei 2025 • 4 menit waktu baca
penanganan tersengat ubur-ubur

Terdapat ribuan spesies ubur-ubur di seluruh dunia. Sebagian besar sengatan ubur-ubur tidak berbahaya. Namun, sengatan dari beberapa jenis ubur-ubur tertentu dapat menyebabkan cedera serius. Karenanya, pertolongan pertama menjadi hal yang sangat penting. Untuk itu, mari pahami bagaimana penanganan tersengat ubur-ubur, dimulai dari pertolongan pertama hingga penanganan medis yang biasanya dilakukan melalui ulasan di bawah ini.

 

Gejala Tersengat Ubur-Ubur

 

Sengatan ubur-ubur di perairan Indonesia umumnya disebabkan oleh jenis ubur-ubur api. Pada tahun 2019, ditemukan sekitar 773 kasus di pantai Gunung Kidul, Yogyakarta. Sedangkan pada tahun 2020 ditemukan sekitar 514 kasus di pantai yang sama. 

 

Sebelum mengetahui bagaimana penanganan tersengat ubur-ubur, penting untuk memahami gejalanya terlebih dahulu. Sebenarnya, gejala yang ditimbulkan dari sengatan hewan laut ini bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis spesies dan ukuran ubur-ubur, durasi sengatan, seberapa luas bagian kulit yang terdampak, serta kondisi kesehatan orang yang tersengat.

 

Ciri-ciri tersengat ubur-ubur biasanya dapat dikenali dari munculnya bekas kontak tentakel dengan kulit, ruam kulit, serta bercak berwarna merah, ungu, atau cokelat. Beberapa orang mungkin dapat merasakan nyeri ringan, gatal, bengkak , sensasi seperti terbakar, atau rasa berdenyut pada area yang terdampak. 

 

Namun, pada kasus yang lebih serius, efek sengatan ubur-ubur dapat menimbulkan sejumlah gejala yang berbahaya dan memerlukan bantuan medis sesegera mungkin. Gejala tersebut, di antaranya:

 

  • Sesak napas.

  • Nyeri dada.

  • Palpitasi jantung.

  • Mual dan muntah.

  • Kram otot.

  • Pingsan atau kehilangan kesadaran.

  • Gagal ginjal akut.

  • Gagal jantung.

 

Penanganan Tersengat Ubur-Ubur

 

Mengetahui tata cara atau langkah-langkah pertolongan pertama tersengat ubur-ubur merupakan hal yang penting guna membantu mengurangi rasa nyeri, mencegah infeksi, dan mempercepat penyembuhan akibat sengatan. Secara umum, berikut adalah penjelasan mengenai cara mengatasi sengatan ubur-ubur.

 

A. Pertolongan Pertama

 

Pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk menangani sengatan ubur-ubur adalah sebagai berikut:

 

  • Mengamankan diri dan korban

Sebelum menolong korban, pastikan diri penolong pada posisi yang aman dan jauh dari hewan berbisa tersebut.

  • Cuci tentakel dan racun

Pertama, cuci area yang terkena tentakel dan racun menggunakan air laut. Hindari mencuci dengan air tawar. Memberikan cuka 5% pada bagian yang tersengat ubur-ubur.

  • Cabut tentakel

Cobalah mencabut tentakel yang terlihat di kulit secara hati-hati menggunakan pinset atau tangan yang dilindungi sarung tangan.

  • Rendam kulit dalam air panas

Rendam kulit yang terdampak menggunakan air panas dengan suhu 42–45 derajat Celsius. Air tersebut harus panas namun jangan sampai menyebabkan kulit terbakar. Lakukan hal ini selama 20–40 menit untuk mengurangi rasa nyeri.

  • Oleskan krim atau losion kalamin

Setelah merendam kulit, cobalah mengoleskan losion kalamin pada area yang terdampak agar nyeri lebih mereda. 

 

B. Penanganan Medis

 

Kegawatdaruratan tersengat ubur-ubur meliputi keadaan yang dapat mengancam nyawa, membahayakan diri dan orang lain atau lingkungan, adanya gangguan pada jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi (peredaran darah), penurunan kesadaran, atau terdapat kondisi yang memerlukan tindakan segera.

 

Penanganan kegawatdaruratan sebelum di fasilitas pelayanan kesehatan meliputi tindakan pertolongan dan atau evakuasi medik. Tindakan pertolongan terhadap pasien dilakukan di tempat kejadian atau pada saat evakuasi medik. Segera hubungi 119 atau fasilitas kesehatan terdekat. 

 

Dokter atau tenaga medis biasanya akan memberikan obat-obatan, seperti obat antinyeri (untuk meredakan nyeri), antivenom (untuk membalikkan efek racun), atau antihistamin (untuk mengurangi ruam dan gatal-gatal).

 

Selain pemberian obat-obatan, dokter mungkin juga memberikan penanganan medis lain jika diperlukan. Penanganan tersengat ubur-ubur secara medis lainnya mencakup:

 

  • Emergency care

Orang yang tersengat ubur-ubur mungkin menunjukkan reaksi parah hingga memerlukan resusitasi jantung paru atau CPR, alat bantu hidup, dan obat antivenom (jika tersengat oleh box jellyfish).

  • Eye flushing

Sengatan ubur-ubur di mata atau area sekitarnya memerlukan perawatan medis sesegera mungkin untuk membilas mata dan meredakan rasa sakitnya.

  • Perawatan luka

Perawatan bekas sengatan juga penting dilakukan seagai penanganan medis lanjutan.

 

Pencegahan Sengatan Ubur-Ubur

 

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah kasus sengatan ubur-ubur adalah sebagai berikut:

 

  • Mengenakan baju renang yang menutupi seluruh tubuh saat berenang di perairan yang beresiko terdapat ubur-ubur.

  • Menyediakan papan peringatan bahaya ubur-ubur dan tonggak cuka di sepanjang pantai dengan tingkat kasus sengatan yang tinggi.

  • Mengadakan pelatihan penanganan awal oleh para petugas penjaga pantai, SAR, dan puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.



Itulah penjelasan mengenai penanganan tersengat ubur-ubur, mulai dari pertolongan pertama serta pengobatan medis yang biasanya dilakukan. Namun perlu diketahui informasi di atas tidak dapat menggantikan saran dari tim medis profesional, sehingga untuk mendapatkan pertolongan yang tepat, jangan ragu untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat dan bertemu dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam kami.

 

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai layanan kesehatan yang memudahkan kebutuhan kesehatan Anda, seperti melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, melakukan self check in, hingga mengantre secara online.

 

Aplikasi My Siloam (1)

 

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail