Ketahui Cara Pencegahan Campak pada Anak Sejak Dini
Kesehatan Tubuh

Ketahui Cara Pencegahan Campak pada Anak Sejak Dini

13 November 2025 3 menit waktu baca
Pencegahan campak

Table of Contents

Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius hingga kematian. Itulah mengapa diperlukan pencegahan campak sejak dini.

 

Wabah campak di Indonesia sendiri kembali menjadi perbincangan hangat. Hal ini dikarenakan sepanjang tahun 2022 Indonesia mengalami peningkatan kasus campak hingga 32 kali lipat dari tahun sebelumnya.

 

Kondisi tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi dan menjaga pola hidup bersih. Mari simak ulasan berikut ini untuk mengetahui cara mencegah campak selengkapnya.

 

Apa Penyebab Campak?

 

Campak merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang anak-anak. Meski begitu, tak menutup kemungkinan bahwa campak dapat dialami oleh orang dewasa yang belum pernah mengalaminya semasa kecil. Lantas, apa penyebab campak?

 

Campak disebabkan oleh Morbillivirus, salah satu famili Paramyxovirus yang sangat menular. Penularan campak dapat terjadi melalui percikan air liur dari orang yang terinfeksi (droplet). Penyakit ini dapat ditularkan oleh orang yang terinfeksi sejak 4 hari sebelum timbul gejala hingga 4 hari setelah gejala mereda.

 

Pada sebagian besar kasus, campak yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi, seperti bronkitis, pneumonia, encephalitis, hingga kematian.

 

Sementara itu, beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko anak terkena campak adalah:

 

  • Bayi berusia di bawah 1 tahun yang tidak diimunisasi atau belum mendapatkan vaksin campak.
  • Kekurangan vitamin A.
  • Melakukan perjalanan ke daerah yang memiliki tingkat kejadian campak tinggi.
  • Bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif.

 

Cara Pencegahan Campak

 

Terdapat beberapa upaya pencegahan campak yang dapat dilakukan, mulai dari vaksinasi hingga menerapkan gaya hidup sehat dan bersih. Berikut penjelasan selengkapnya.

 

1. Melakukan Vaksinasi

 

Upaya pencegahan campak yang pertama dan paling penting adalah melakukan vaksinasi MMR atau MMRV. MMR adalah vaksin yang berguna untuk melindungi diri dari penyakit campak, rubella, dan gondongan. Sementara itu, MMRV tidak hanya berguna untuk melindungi tubuh dari campak, rubella, dan gondongan, tetapi juga cacar air.

 

Dosis pertama vaksin MMR maupun MMRV sebaiknya dilakukan saat anak berusia 12-15 bulan dan dosis kedua diberikan saat anak berusia antara 4-6 tahun.

 

Vaksinasi ini juga bisa diberikan kepada orang dewasa yang belum pernah mendapatkannya. Hal ini penting untuk dilakukan, terutama jika Anda berencana bepergian ke luar negeri atau negara yang memiliki kasus campak tinggi.

 

2. Menghindari Interaksi dengan Penderita

 

Cara pencegahan campak berikutnya adalah menghindari interaksi dengan pengidap, baik itu berbicara, bersentuhan, atau menggunakan barang yang sama. Pasalnya, penularan juga bisa terjadi jika Anda menyentuh permukaan benda yang terinfeksi virus penyebab campak.

 

Apabila Anda melakukan kontak fisik dengan penderita campak, sebaiknya segera cuci tangan dengan sabun atau mandi untuk mengurangi risiko penularan. Selain itu, gunakan masker, pakaian khusus, dan sarung tangan saat sedang merawat keluarga yang terkena campak.

 

3. Menerapkan Pola Hidup Bersih Sejak Dini

 

Salah satu pencegahan campak yang perlu diterapkan sejak usia anak-anak adalah menjaga kebersihan, seperti rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Selain itu, anak juga dapat dibiasakan untuk menutup mulut dan hidung ketika sedang bersin atau batuk. Ingatkan pula si kecil agar tidak menggunakan barang pribadi bersama temannya yang sedang sakit untuk menghindari penularan.

 

4. Meningkatkan Imun Tubuh

 

Cara pencegahan campak yang tak kalah penting adalah meningkatkan imun tubuh. Cara meningkatkan imun tubuh dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat bergizi, rutin berolahraga, istirahat yang cukup, dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

 

Sementara itu, apabila terjadi wabah campak di daerah sekitar, maka beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

 

  • Memeriksa kembali catatan vaksin anak untuk memastikan bahwa ia telah mendapatkan dosis vaksin MMR sesuai dengan usianya.
  • Segera memberikan vaksinasi MMR jika anak belum mendapatkannya. Vaksin tetap dapat memberikan perlindungan meskipun anak telah terinfeksi campak, selama suntikan MMR diberikan dalam waktu 72 jam setelah paparan.
  • Periksa ulang catatan vaksinasi pribadi, karena Anda mungkin belum mendapatkan vaksin booster MMR jika lahir sebelum tahun 1990.
  • Bersiap untuk melakukan karantina mandiri selama 21 hari, terutama jika anak belum mendapatkan vaksin MMR.

 

Vaksinasi adalah langkah pencegahan campak yang paling efektif dan penting dilakukan sejak dini. Anda dapat melakukan imunisasi campak melalui paket Medical Check Up - Vaksinasi MMR Anak Homecare dari Siloam Hospitals. Layanan ini memungkinkan anak mendapatkan vaksinasi MMR dari rumah tanpa harus berkunjung ke rumah sakit.


Pemesanan paket Medical Check Up dapat dilakukan dengan menghubungi call center kami di 1-500-181 atau menggunakan fitur yang terdapat di aplikasi MySiloam. Unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda beserta keluarga #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-liem-eremius-arifin-spa

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Liem Eremius Arifin, SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ifo-faujiah-sihite-mked-ped-spa

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Jambi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-anggun-kusumasari-spa-msc

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail