Mengenal 5 Penyebab Mimisan saat Hamil yang Umum Terjadi
Ibu dan Anak

Mengenal 5 Penyebab Mimisan saat Hamil yang Umum Terjadi

16 Oktober 2025 3 menit waktu baca
Penyebab mimisan saat hamil & cara mengatasi

Mimisan adalah kondisi yang ditandai dengan perdarahan yang keluar melalui hidung. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, tidak terkecuali pada ibu hamil. Namun sebetulnya, apa penyebab mimisan saat hamil dan bagaimana cara mengatasinya? Mari simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.

 

Berbagai Penyebab Mimisan saat Hamil

 

Sebetulnya, bahayakah mimisan saat hamil? Perlu diketahui, mimisan saat hamil sebenarnya merupakan kondisi yang tergolong normal dan tidak perlu dikhawatirkan jika hanya terjadi sesekali dan dengan intensitas ringan.

 

Kondisi ini kerap terjadi karena adanya perubahan metabolisme dan siklus di dalam tubuh, terutama saat usia kandungan memasuki trimester kedua. Lebih lengkapnya, berikut adalah sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan ibu hamil mimisan.

 

1. Peningkatan Suplai Darah

 

Selama masa kehamilan, tubuh akan beradaptasi dengan cara meningkatkan suplai darah di dalam tubuh demi mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan.  Kondisi ini diketahui dapat meningkatkan tekanan darah di dalam tubuh sehingga menyebabkan pembuluh darah halus di sekitar hidung lebih mudah pecah.

 

2. Perubahan Hormon

 

Perubahan hormon saat hamil tidak hanya membuat ibu sering mengalami mood swing, namun juga dapat menyebabkan pembuluh darah di sekitar hidung melebar serta membengkak. Kondisi ini dapat membuat ibu hamil mengeluhkan hidung tersumbat hingga terjadinya mimisan.

 

3. Flu atau Alergi

 

Saat sedang mengalami flu, pembuluh darah di sekitar hidung cenderung lebih mudah mengalami iritasi dan meradang. Oleh karenanya, flu berisiko menyebabkan terjadinya perdarahan yang keluar dari hidung atau mimisan, pada siapa saja, termasuk ibu hamil.

 

Selain itu, kondisi tersebut juga bisa terjadi ketika ibu menderita rhinitis alergi terhadap zat-zat atau partikel tertentu, seperti serbuk sari, bulu hewan peliharaan, debu, dan lain sebagainya.

 

4. Dehidrasi

 

Salah satu penyebab mimisan saat hamil yang perlu diwaspadai adalah dehidrasi. Saat mengalami dehidrasi, selaput lendir di sekitar hidung menjadi lebih kering dan pecah-pecah. Kondisi ini dapat memicu pecahnya pembuluh darah halus di sekitar hidung dan menyebabkan terjadinya mimisan.

 

5. Penyebab Mimisan saat Hamil Lainnya

 

Selain sejumlah kondisi di atas, mimisan saat hamil juga bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti cedera pada hidung, selaput di dalam hidung terlalu kering akibat cuaca dingin, gangguan pembekuan darah, hingga hipertensi. 

 

Cara Mengatasi Mimisan saat Hamil

 

Jika mengalami mimisan, langkah pertama yang perlu dilakukan oleh ibu hamil adalah bersikap tenang. Seperti yang telah dijelaskan di atas, mimisan saat hamil merupakan kondisi yang cenderung umum terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan. Selain itu, kondisi ini juga dapat ditangani secara mandiri dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

 

  • Duduk dengan posisi tegak dan tubuh lebih condong ke depan. Pastikan agar kepala tetap dalam posisi tegak. Perlu diketahui, mengangkat kepala ke belakang atau berbaring telentang justru dapat meningkatkan tekanan di pembuluh darah dan membuat mimisan semakin memburuk. Namun, apabila tubuh terlalu lemas, ibu diperkenankan berbaring dengan posisi miring.

  • Tekan lubang hidung secara perlahan menggunakan jari telunjuk dan ibu jari seraya membuka mulut untuk memudahkan darah keluar dari hidung. Lalu, diamkan selama 10–15 menit. Selama menekan lubang hidung, Anda dapat bernapas melalui mulut.

  • Jika aliran darah yang mengalir keluar dari hidung terlalu deras, sebaiknya condongkan tubuh ke arah depan untuk mencegah tertelannya darah dalam jumlah banyak.

  • Jika perlu, letakkan kompres dingin di sekitar hidung untuk membantu menghentikan aliran darah.

 

Selain itu, untuk mencegah risiko mimisan terulang kembali, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan oleh ibu hamil setidaknya selama 24 jam setelah mimisan, di antaranya sebagai berikut.

 

  • Tidak mengorek hidung atau membuang ingus terlalu keras.

  • Menghindari tidur dengan posisi telentang.

  • Mencukupi asupan cairan tubuh.

  • Menghindari olahraga atau aktivitas fisik berat.

  • Tidak mengangkat beban berat.

 

Apabila mimisan tidak kunjung mereda atau disertai dengan gejala tidak biasa lainnya, sebaiknya segera konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Pasalnya, mimisan yang terjadi dalam jangka panjang dikhawatirkan berhubungan dengan peningkatan risiko perdarahan pascamelahirkan.

 

Bagi ibu hamil, jangan ragu untuk mengunjungi layanan NEST yang tersedia di Siloam Hospitals TB Simatupang dan Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang. Bersama NEST, Anda dapat memperoleh pengalaman hamil serta persalinan yang nyaman, aman, dan tak terlupakan karena didukung dengan tim dokter multidisiplin serta fasilitas medis mutakhir.

 

Selain itu, Anda dapat memanfaatkan aplikasi MySiloam yang menyediakan berbagai fitur kesehatan lainnya, mulai dari informasi jadwal praktik dokter hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Nest Artikel Banner (1)

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail