Kesehatan Tubuh
Berbagai Penyebab Mulut Pahit saat Puasa & Cara Mengatasinya

Table of Contents
Selama berpuasa, seseorang diharuskan untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman dalam jangka waktu tertentu. Dalam kondisi tersebut, sebagian orang mungkin juga akan mengeluhkan mulut terasa pahit. Namun, apa penyebab mulut pahit saat puasa dan bagaimana cara mengatasinya? Mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Penyebab Mulut Pahit saat Puasa
Dysgeusia adalah kondisi ketika terjadi perubahan pada indra pengecap sehingga bisa menimbulkan berbagai sensasi pada mulut, tidak terkecuali dengan rasa pahit. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja, termasuk selama berpuasa di bulan Ramadan.
Di samping itu, munculnya rasa pahit di mulut selama berpuasa juga bisa menjadi tanda dari kondisi tertentu, seperti dehidrasi, refluks asam lambung, dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah uraian lengkap mengenai penyebab mulut terasa pahit saat puasa.
1. Dehidrasi
Penyebab mulut pahit saat puasa yang pertama adalah dehidrasi atau kurangnya asupan cairan tubuh. Saat berpuasa, seseorang perlu menahan dahaga selama beberapa jam, sehingga hal ini bisa membuat tubuh kekurangan cairan. Akibatnya, produksi air liur bisa berkurang dan menyebabkan mulut menjadi kering.
Mulut kering saat puasa juga bisa meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bakteri di dalamnya. Bakteri-bakteri inilah yang akan memproduksi gas sulfur, sehingga bisa memicu bau tidak sedap, dan rasa pahit pada mulut.
2. Jarang Menyikat Gigi
Selain mulut kering, pertumbuhan bakteri di dalam rongga mulut juga bisa terjadi akibat jarang menyikat gigi. Karena itu, jika tidak rutin menyikat gigi sebelum tidur malam dan setelah sahur selama bulan puasa, kuman serta bakteri bisa semakin menumpuk di dalam rongga mulut.
Tak hanya mulut pahit, jarang menyikat gigi juga bisa memicu terjadinya berbagai masalah gigi dan gusi, seperti penyakit gusi (periodontitis), infeksi gigi, dan lain sebagainya.
3. Kebiasaan Merokok
Penyebab mulut pahit saat puasa berikutnya adalah kebiasaan merokok. Dilansir dari penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Clinical and Diagnostic Research, perokok cenderung memiliki jumlah papila pada lidah yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan bukan perokok. Papila sendiri merupakan bintil-bintil kecil pada lidah yang berfungsi untuk mengecap rasa.
Kerusakan papila akibat merokok tentu dapat memengaruhi kemampuan indra pengecap seseorang. Dengan kata lain, mulut pahit saat puasa juga bisa menjadi akibat dari kebiasaan merokok yang selama ini dilakukan.
4. Refluks Asam Lambung
Salah satu penyebab mulut pahit saat puasa yang perlu diwaspadai adalah refluks asam lambung. Refluks asam lambung atau GERD adalah kondisi yang terjadi ketika asam lambung naik menuju kerongkongan akibat melemahnya katup esofagus.
Pada dasarnya, GERD dapat dipicu oleh berbagai hal, seperti rebahan atau tidur setelah makan, hingga kebiasaan makan yang kurang baik, seperti mengonsumsi makanan asam, alkohol, kopi, dan lain-lain.
Bagi penderita GERD, gangguan asam lambung bisa semakin memburuk jika perut dalam kondisi kosong selama lebih dari 12 jam. Akibatnya, mulut akan terasa pahit yang disertai gejala lain, seperti heartburn atau dada terasa panas, nyeri ulu hati, mual, muntah, dan lain-lain.
Karena itu, penderita GERD disarankan untuk mengonsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter saat sahur dan berbuka, menyegerakan berbuka puasa, serta memperhatikan makanan yang dikonsumsi selama sahur dan berbuka.
5. Sedang Mengonsumsi Obat-obatan Tertentu
Mulut kering dan pahit saat berpuasa juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu. Pada dasarnya, obat-obatan yang dikonsumsi akan diserap oleh tubuh dan masuk ke dalam air liur. Jika obat tersebut mengandung elemen logam, hal tersebut dapat meninggalkan rasa pahit di dalam mulut.
Adapun beberapa jenis obat yang bisa menyebabkan mulut pahit saat puasa, di antaranya adalah sebagai berikut:
-
Litium (obat yang bisa digunakan untuk menangani masalah kesehatan mental).
-
Beberapa jenis obat untuk penyakit jantung.
-
Antibiotik tetrasiklin.
-
Vitamin untuk ibu hamil.
-
Suplemen vitamin yang mengandung mineral, seperti zat besi, zink, kromium, dan tembaga.
6. Kehamilan
Kehamilan juga menjadi salah satu penyebab mulut pahit saat puasa yang umum terjadi. Selama masa kehamilan, akan terjadi perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh, sehingga kerap membuat ibu hamil mengeluhkan mual (morning sickness), mudah lelah, dan mulut terasa pahit, termasuk saat sedang berpuasa. Kondisi ini biasanya terjadi selama trimester pertama kehamilan.
Cara Mengatasi Mulut Pahit saat Puasa
Mulut pahit tentu dapat mengganggu dan membuat seseorang merasa tidak nyaman selama sedang menjalani puasa. Maka dari itu, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan agar mulut tidak pahit saat puasa. Beberapa cara tersebut, di antaranya sebagai berikut:
-
Berkumur menggunakan air biasa atau larutan garam.
-
Menyikat gigi secara rutin, terutama sebelum tidur dan setelah sahur.
-
Menggunakan obat kumur dan benang gigi setelah menyikat gigi untuk membersihkan rongga mulut secara keseluruhan.
-
Membersihkan lidah menggunakan tongue scraper.
-
Mengonsumsi buah-buahan yang memiliki rasa manis, seperti mangga, melon, dan jeruk, saat sahur dan berbuka puasa.
-
Mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka puasa.
-
Menghindari konsumsi makanan asam, pedas, berminyak, dan berlemak secara berlebihan saat sahur maupun berbuka puasa. Sebab, makanan tersebut bisa memicu naiknya asam lambung.
-
Menghindari tidur atau berbaring setelah makan. Berilah jarak minimal 2 jam setelah makan sebelum tidur atau berbaring.
-
Berhenti merokok.
Di samping menerapkan cara-cara di atas, langkah yang bisa Anda ambil untuk mengatasi mulut pahit saat puasa adalah dengan mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh penanganan yang tepat sesuai kondisi tubuh.
Refluks asam lambung yang sudah mengganggu aktivitas sehari-hari perlu segera diatasi. Anda dapat mengambil paket Skrining Sistem Pencernaaan Lengkap sebagai salah satu langkah untuk mendeteksi adanya gangguan di dalam sistem pencernaan Anda. Paket ini bisa dipesan melalui aplikasi MySiloam.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
Skrining Sistem Pencernaan Basic
Skrining Lite
6 Service/Item
Rp1.250.000
TERPOPULER
Skrining Sistem Pencernaan Lengkap
Skrining Lite
13 Service/Item
Rp2.000.000
TERPOPULER
CT Lower ABD Non-CNTRS / CT Scan Perut Bawah
CT Scan
Rp2.079.000
TERPOPULER
CT Scan Perut Atas/Upper Abdomen (Non Kontras)
CT Scan
Rp2.079.000
TERPOPULER
Complete Abdomen USG / USG Perut
USG
Rp676.000







