Ini Perbedaan Gejala Aritmia dan Palpitasi yang Harus Diketahui!
Kesehatan Tubuh

Ini Perbedaan Gejala Aritmia dan Palpitasi yang Harus Diketahui!

30 April 2025 3 menit waktu baca
perbedaan aritmia dan palpitasi.

 

Aritmia dan palpitasi merupakan dua gangguan irama jantung yang berbeda. Meskipun ditandai dengan irama atau detak jantung tidak normal, kedua kondisi ini memiliki masing-masing gejala yang perlu diperhatikan agar bisa ditangani dengan tepat. Mari kenali perbedaan aritmia dan palpitasi selengkapnya melalui penjelasan di bawah ini.

 

Perbedaan Gejala Aritmia dan Palpitasi

 

Aritmia adalah detak jantung tak beraturan akibat adanya abnormalitas sinyal listrik untuk mengatur jantung berdetak secara normal. Akibatnya, jantung menjadi berdetak lebih cepat atau lebih lambat.

 

Umumnya, aritmia tidak tergolong sebagai kondisi yang berbahaya. Meskipun begitu, beberapa kasus aritmia diketahui dapat mengancam jiwa. Berikut adalah beberapa gejala aritmia secara umum:

 

  • Detak jantung lebih lambat atau lebih cepat.

  • Pusing berputar.

  • Pingsan.

  • Sesak napas.

  • Dada nyeri atau terasa tidak nyaman.

  • Tubuh mudah lelah.

  • Jantung berdebar. 

  • Cemas.

  • Berkeringat lebih.

 

Sementara itu, palpitasi jantung adalah kondisi yang ditandai dengan jantung berdebar atau berdetak kencang. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, palpitasi jantung merupakan salah satu gejala aritmia. Palpitasi jantung sendiri bisa dipicu oleh aktivitas fisik, konsumsi kafein, stres, atau obat-obatan tertentu yang mengandung kafein. Kondisi medis sendiri jarang menjadi faktor pemicu palpitasi. 

 

Biasanya, palpitasi jantung tidak mengindikasikan kondisi yang membahayakan. Kendati demikian, palpitasi jantung dapat menyebabkan seseorang merasakan jantung mengalami hal-hal berikut:

 

  • Berdetak terlalu cepat.

  • Berdebar-debar.

  • Skipped beat atau detak jantung terasa terlewat (berhenti sejenak kemudian kembali berdetak) dan denyut jantung yang tidak beraturan.

 

Terkadang, palpitasi jantung bisa terasa hingga ke area leher atau tenggorokan. Adapun gejala-gejala palpitasi bisa berkaitan dengan irama jantung abnormal jika disertai dengan:

 

 

Apakah Aritmia dan Palpitasi Berbahaya?

 

Baik aritmia dan palpitasi bukan merupakan kondisi yang membahayakan. Namun, kedua kondisi tersebut bisa mengindikasikan masalah jantung yang lebih serius. Jika merasakan jantung berdetak terlalu cepat atau lambat akibat aritmia dalam waktu yang lama atau secara terus-menerus, segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter. 

 

Aritmia atau palpitasi yang disertai gejala-gejala berikut juga membutuhkan penanganan medis segera:

 

  • Nyeri dada.

  • Pingsan atau penurunan kesadaran.

  • Tanda-tanda syok.

  • Tekanan darah rendah (hipotensi).

  • Tanda gagal jantung akut.

 

Hal yang Harus Dilakukan dan Dihindari oleh Pengidap Gangguan Irama Jantung

 

Bagi penderita gangguan irama jantung, berikut adalah beberapa hal yang direkomendasikan untuk mengurangi risiko detak jantung terlalu lambat atau terlalu cepat dan menimbulkan ketidaknyamanan:

 

  • Segera berbaring apabila merasa pusing.

  • Menghindari konsumsi kafein.

  • Mengurangi konsumsi minuman beralkohol. 

  • Berolahraga dengan rutin.

  • Menjaga berat badan.

  • Mengonsumsi makanan yang sehat jantung.

  • Mengawasi tekanan darah dan kadar kolesterol.

  • Menghindari penggunaan NAPZA.

  • Tidur secukupnya dan sesuai dengan jadwal.

  • Mengatasi stres.

 

Aritmia dan palpitasi merupakan gangguan irama jantung yang umumnya tidak berbahaya, namun bisa menjadi gejala dari kondisi yang lebih serius apabila terjadi terlalu sering atau disertai tanda dan gejala tertentu. 

 

Meskipun begitu, Anda bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis yang tepat apabila kondisi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan.

 

Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan kepada setiap pasien sesuai dengan kondisi medisnya. Selain itu, tahapan diagnosis dan pengobatan pun juga akan dilakukan dengan fasilitas yang tersedia di masing-masing rumah sakit sehingga prosesnya mungkin berbeda antara satu lokasi dan lainnya.

 

Agar kesehatan jantung tetap terpantau dengan baik, Anda bisa memesan paket Skrining Jantung melalui aplikasi MySiloam. Aplikasi ini juga memungkinkan Anda untuk mengecek hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh MySiloam segera dan manfaatkan berbagai fiturnya untuk memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

National Heart, Lung, and Blood Institute. Arrhythmias – Living With. Diakses pada 2024 | Penn Medicine. Heart Arrhythmia Do's and Don'ts. Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Heart Arrhythmia. Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Diseases & Conditions Heart Palpitations. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Heart Palpitations. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Arrhythmia. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail