Mengenal Perbedaan Ureter dan Uretra dalam Sistem Kemih
Kesehatan Tubuh

Mengenal Perbedaan Ureter dan Uretra dalam Sistem Kemih

20 Agustus 2025 4 menit waktu baca
perbedaan ureter dengan uretra

Ureter dan uretra merupakan dua organ dalam sistem kemih dengan nama yang hampir mirip. Tidak heran jika beberapa orang sering kali bingung atau keliru, bahkan ada yang menganggapnya sama. Padahal, keduanya cukup berbeda dan memiliki fungsi masing-masing dalam tubuh, khususnya pada sistem urinaria.

 

Mari ketahui lebih lanjut seputar perbedaan ureter dan uretra dalam ulasan di bawah ini.

 

Perbedaan Ureter dan Uretra

 

Pada dasarnya, baik ureter maupun uretra merupakan organ penting dalam sistem urinaria. Meski namanya terdengar mirip, bagian dari sistem urinaria ini memiliki fungsi hingga gangguan kesehatan yang berbeda.

 

Lantas, apakah perbedaan uretra dengan ureter? Perbedaan tersebut dapat dilihat dari definisi, fungsi, bentuk, hingga gangguan kesehatan yang menyerangnya.

 

1. Definisi

 

Perbedaan ureter dan uretra yang pertama bisa dilihat dari definisinya. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

Apa itu Ureter?

 

Ureter adalah sepasang tabung tipis yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih. Saluran ini berada di dalam tubuh, sehingga tidak dapat dilihat secara langsung. Ureter terhubung dengan masing-masing ginjal manusia dengan panjang 25–30 cm dengan diameter yang kecil, yaitu 3–4 milimeter.

 

Karena diameternya yang cukup kecil, ureter rentan mengalami gangguan. Misalnya, penyumbatan karena batu saluran kemih. Pada ureter, terdapat beberapa area menyempit atau berkelok yang menjadi lokasi menetap dan terbentuknya batu. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri ketika penderitanya buang air kecil.

 

Apa itu Uretra?

 

Sementara itu, uretra merupakan saluran yang menghubungkan kandung kemih ke luar tubuh. Sama halnya dengan ureter, saluran ini tidak dapat dilihat secara langsung karena berada di dalam tubuh, kecuali bagian kecil dari ujungnya.

 

Namun, berbeda dengan ureter yang mengeluarkan urine dari ginjal, uretra bertugas mengeluarkan urine dari tubuh. Jika dibandingkan dengan ureter, saluran uretra lebih besar. Uretra memiliki diameter sekitar 6 milimeter, sehingga batu saluran kemih jarang menyumbat area ini.

 

2. Fungsi

 

Hal penting yang juga perlu dipahami mengenai perbedaan ureter dan uretra adalah masing-masing perannya dalam tubuh.

 

Fungsi Ureter

 

Peran ureter dalam tubuh adalah membawa urine menuju kandung kemih. Ureter berkontraksi dan menjauhkan urine dari ginjal hingga masuk ke kandung kemih.

 

Fungsi Uretra

 

Uretra adalah saluran yang berfungsi untuk mengeluarkan urine dari dalam tubuh. Ketika urine mencapai uretra, otak akan mengirimkan sinyal ke otot kandung kemih untuk mengencang. Situasi ini akan membuat tubuh mengeluarkan urine dari kandung kemih.

 

Di saat yang bersamaan, otot juga mengirim sinyal pada otot sfingter agar lebih rileks agar urine lebih mudah keluar dari kandung kemih melewati uretra. Proses pembuangan air kecil akan normal ketika pengiriman sinyal tersebut terjadi melalui urutan yang benar.

 

Uretra pada pria memiliki fungsi tambahan, yaitu sebagai saluran air mani yang membawa sperma saat pria berejakulasi. Pasalnya, proses tersebut melewati jalur yang cukup rumit dengan melepaskan cairan air mani dari duktus deferens untuk berejakulasi.

 

3. Bentuk

 

Berbicara mengenai bentuk, umumnya bentuk ureter pada pria maupun wanita sama. Pada dasarnya, setiap manusia memiliki dua ureter yang terhubung dengan ginjal. Masing-masing memiliki diameter antara 3–4 mm dengan panjang 25–30 cm.

 

Di sisi lain, bentuk uretra pada pria dan wanita berbeda. Karen uretra pria juga berfungsi untuk mengeluarkan air mani, itulah mengapa bentuk uretra wanita dan pria tidak sama. Ukuran uretra pada pria jauh lebih panjang, yaitu berkisar 20 cm karena menyesuaikan panjangnya penis.

 

Sementara itu, wanita memiliki bentuk uretra lebih pendek, yaitu sekitar 4 cm saja. Inilah salah satu alasan mengapa wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi saluran kemih dibandingkan pria. Selain itu, muara saluran kemih dan reproduksi pada wanita berbeda.

 

4. Gangguan

 

Perbedaan ureter dan uretra juga terletak pada gangguan yang dapat menyerang organ ini. Berikut adalah masing-masing penjelasan mengenai penyakit yang ada pada ureter dan uretra.

 

Gangguan pada Ureter

 

Jika dibandingkan uretra, penyakit pada ureter jauh lebih sedikit. Namun, letaknya yang berdekatan dengan organ di area perut serta pinggul membuat organ ini rentan terkena dampak dan mengganggu fungsinya. Misalnya, peradangan, infeksi, hingga sumbatan dari organ sekitar ataupun kondisi keganasan.

 

Ukuran diameternya yang sangat kecil juga menyebabkan ureter lebih mudah mengalami penyumbatan akibat batu saluran kemih. Penyumbatan tersebut sering kali mengakibatkan penderitanya mengalami nyeri saat buang air kecil atau gangguan berkemih lainnya.

 

Gangguan pada Uretra

 

Sementara itu, beberapa kondisi yang sering menyerang uretra adalah sebagai berikut:

 

1. Kanker Uretra

 

Kanker uretra adalah kanker yang menyerang organ uretra. Belum diketahui secara pasti apa penyebab kanker uretra. Kondisi ini biasanya ditandai dengan adanya darah dalam urine yang bisa tampak dari pemeriksaan mikroskopik atau perubahan warna urine menjadi kemerahan.

 

2. Striktur Uretra

 

Striktur uretra adalah kondisi di mana uretra menyempit, sehingga aliran urine menjadi tidak lancar. Kondisi ini seringnya dialami oleh pria dewasa, namun tak menutup kemungkinan juga terjadi pada wanita atau bayi baru lahir. Namun, hal tersebut cukup jarang ditemukan.

 

3. Urethritis

 

Urethritis merupakan peradangan atau pembengkakan pada uretra. Peradangan ini menyebabkan rasa terbakar atau nyeri saat buang air kecil. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, namun lebih sering dialami oleh wanita. Urethritis sering kali menular melalui hubungan seksual.

 

Itulah informasi mengenai perbedaan uretra dan ureter yang perlu Anda pahami. Apabila Anda memiliki keluhan atau merasakan gejala yang tidak biasa ketika sedang berkemih, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapat diagnosis dan penanganan yang tepat dari dokter urologi kami.


Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, download aplikasi MySiloam untuk dapat mengakses semua fitur kesehatan yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 1

message

ArticleDetail