Pijat Ibu Hamil, Apakah Aman Dilakukan? Ini Penjelasannya
Ibu dan Anak

Pijat Ibu Hamil, Apakah Aman Dilakukan? Ini Penjelasannya

14 Oktober 2025 5 menit waktu baca
Bolehkah pijat ibu hamil

Seiring bertambahnya usia kehamilan, perut ibu pun akan semakin membesar. Hal ini biasanya membuat ibu mudah merasa lelah, pegal-pegal, dan nyeri di bagian punggung bawah, leher, bahu, dan perut. Guna meredakan rasa ketidaknyamanan tersebut, pijat ibu hamil telah menjadi salah satu solusi yang banyak dipilih. Namun sebenarnya, apakah pijat saat hamil aman untuk dilakukan? Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

 

Pijat Ibu Hamil, Apakah Boleh Dilakukan?

 

Sebagian orang kerap menanyakan apakah pijat ibu hamil atau pijat prenatal boleh dan aman untuk dilakukan. Faktanya, pijat ibu hamil boleh dan aman untuk dilakukan. Namun sebaiknya,  ibu hamil menghindari pijat ketika usia kehamilan masih sangat muda atau justru saat sudah mendekati waktu persalinan.

 

Pijat di usia kehamilan yang masih sangat muda diketahui dapat meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil. Selain itu, pijat ibu hamil juga tidak disarankan untuk dilakukan ketika usia kehamilan sudah mendekati waktu persalinan, yakni usia 32 minggu ke atas, karena berisiko memicu terjadinya kontraksi dini yang dapat menyebabkan persalinan prematur.

 

Waktu pijat prenatal yang dikategorikan aman adalah saat usia kehamilan sudah lebih dari 12 minggu atau pada saat memasuki trimester kedua. Namun, guna memastikan keamanannya, sebaiknya ibu hamil tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

 

Tidak hanya itu, berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan pijat sangat diperlukan, jika ibu hamil memiliki beberapa kondisi berikut:

 

 

Panduan Aman Pijat Ibu Hamil

 

Meski aman dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari dokter, pijat saat hamil tetap perlu dilakukan oleh seorang terapis profesional yang berpengalaman dan telah tersertifikasi dengan hati-hati. Pasalnya, ada beberapa bagian tubuh yang tidak boleh dipijat serta beberapa posisi yang sebaiknya dihindari.

 

Bagian Tubuh yang Boleh Dipijat saat Hamil

 

Beberapa bagian tubuh yang boleh dipijat saat hamil dan terbukti bisa mengurangi keluhan selama kehamilan adalah sebagai berikut:

 

  • Kepala.

  • Tangan dan lengan.

  • Punggung dan bahu.

  • Kaki (juga meliputi paha dan betis). 

 

Sementara itu, beberapa bagian tubuh yang perlu dihindari dalam melakukan pijat kehamilan adalah sebagai berikut:

 

1. Perut

 

Pada ibu hamil, perut adalah area sensitif yang perlu dijaga dengan hati-hati. Perut merupakan tempat bertumbuh dan berkembangnya janin. Jika perut ibu menerima tekanan selama pijat, terutama pada trimester pertama, hal tersebut dapat memperburuk gejala morning sickness.

 

Namun, ibu hamil tetap bisa menerima pijatan di perut, asalkan pijatan dilakukan secara lembut dengan gerakan perlahan pada saat usia kandungan sudah semakin besar.

 

2. Beberapa Bagian Kaki

 

Pada masa kehamilan, volume darah akan meningkat sebanyak 30–50%. Jika volume darah meningkat, namun sirkulasi darahnya lambat, kondisi ini dapat mengakibatkan ibu hamil rentan mengalami pembekuan atau penggumpalan darah pada bagian tungkai bawah.

 

Guna menghindari kemungkinan tersebut, saat melakukan pijat ibu hamil, disarankan untuk menghindari beberapa bagian kaki berikut:

 

  • Sudut jari kelingking, tepatnya di area kuku kaki.

  • Tulang pergelangan kaki.

  • Pergelangan kaki bagian dalam.

 

3. Area Payudara

 

Ibu mungkin dapat merasakan nyeri atau ketidaknyaman di area payudara, seperti puting payudara dan areola selama kehamilan. Meski begitu, hindari melakukan pijatan untuk meredakan rasa nyeri atau ketidaknyamanan pada area tersebut. Pasalnya, pijatan pada puting payudara dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin.

 

Oksitosin adalah hormon yang dilepaskan untuk memicu atau meningkatkan kontraksi rahim di akhir kehamilan guna mendukung dimulainya proses persalinan. Akibatnya, risiko persalinan dini pun akan meningkat. Kontraksi pun juga akan lebih kuat dan lama. Jadi, bila usia kehamilan belum cukup bulan, sebaiknya hindari pijatan pada area puting payudara.

 

Posisi Pijat saat Hamil yang Aman

 

Terapis yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi dapat menyarankan posisi pijat yang aman untuk ibu hamil sesuai dengan usia kandungan. Namun secara umum, posisi yang disarankan untuk pijat ibu hamil adalah berbaring miring, duduk, dan setengah berdiri.

 

Salah satu teknik pijat ibu hamil yang aman adalah teknik pijat Swedia. Metode pijat ini bermanfaat untuk mengatasi rasa ketidaknyamanan saat hamil akibat perubahan hormon, membantu mengendurkan otot-otot yang tegang, serta meningkatkan sirkulasi darah.

 

Biasanya, terapis akan menghindari memberikan teknik pijatan bertekanan kuat pada kaki, seperti metode-metode berikut ini:

 

  • Cross-fiber friction.

  • Deep acupressure.

  • Shiatsu.

  • Percussive tapping.

  • Deep-tissue massage.

 

Manfaat Pijat Ibu Hamil

 

Asal dilakukan secara tepat, pijat saat hamil dapat memberikan banyak manfaat bagi ibu, berikut di antaranya:

 

  • Meredakan gejala depresi dan kecemasan yang bisa terjadi pada ibu hamil karena menurunnya kadar kortisol (hormon stres) dalam tubuh.

  • Mengurangi pembengkakan pada kaki (edema).

  • Meredakan rasa nyeri pada punggung, kaki, otot, dan sendi.

  • Meningkatkan aliran oksigen ke seluruh otot serta jaringan tubuh.

  • Melancarkan peredaran atau sirkulasi darah dan merilekskan otot-otot yang menegang.

  • Menurunkan tekanan darah.

  • Mengurangi risiko kelahiran prematur.

  • Membuat ibu hamil dapat tidur dengan lebih nyenyak.

  • Meningkatkan rasa bahagia. Pasalnya, pijat ibu hamil dapat meningkatkan kadar hormon dopamin dan serotonin yang berperan dalam meningkatkan suasana hati.

 

Jenis Pijat saat Hamil yang Perlu Dihindari

 

Sebaiknya, ibu menghindari pijat tradisional saat hamil. Pasalnya, saat melakukan pijat tradisional, terapis cenderung akan memberikan tekanan yang kuat di tubuh menggunakan ujung ibu jari. Tekanan tersebut dapat memicu rasa nyeri dan perpindahan gumpalan darah yang dapat mengganggu aliran darah ke organ-organ penting dalam tubuh.

 

Ibu hamil juga perlu berhati-hati saat melakukan pijat refleksi. Pasalnya, jenis pijatan ini cenderung berfokus pada penekanan di beberapa titik dari bagian kaki yang dapat memicu terjadinya kontraksi rahim.

 

Itulah informasi mengenai manfaat dan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pijat ibu hamil. Meski usia kehamilan ibu sudah tergolong aman untuk melakukan pijat, sebaiknya tetap konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi pijat hamil yang tepat. Lakukan pemeriksaan prenatal secara rutin di Siloam Hospitals terdekat untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan.

 

Ibu bisa menggunakan layanan NEST yang tersedia di Siloam Hospitals TB Simatupang dan Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang. Bersama NEST, ibu hamil akan mendapatkan layanan dan fasilitas lengkap yang didukung oleh tim dokter multidisiplin, seperti dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dokter spesialis anak, dokter spesialis anestesi, ahli gizi klinis, konsultan laktasi, serta bidan dan tenaga medis profesional lainnya.

 

Unduh juga aplikasi MySiloam untuk mendapatkan berbagai akses pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan mudah, seperti check in mandiri, antre secara online, dan memantau hasil pemeriksaan kesehatan. Mari jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Nest Artikel Banner (1)

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail