Kesehatan Mental
Cara Menghadapi Gangguan Kecemasan pada Anggota Keluarga

Table of Contents
Penderita gangguan kecemasan atau anxiety disorder umumnya memiliki pikiran negatif serta rasa cemas atau gelisah berlebihan yang sulit dihilangkan. Rasa cemas tersebut dapat muncul karena berbagai macam penyebab, seperti fobia, panic attack, atau lainnya. Lalu, bagaimana cara menghadapi gangguan kecemasan pada anggota keluarga?
Tinggal dan menghadapi seseorang yang mengalami gangguan kecemasan bukanlah hal mudah. Dalam beberapa kondisi, penderita gangguan kecemasan tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal. Jika Anda memiliki anggota keluarga dengan gangguan kecemasan, mencari bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater adalah hal yang tepat untuk dilakukan.
Sebagai support system utama, Anda juga perlu untuk mengetahui tips atau cara menghadapi gangguan kecemasan pada anggota keluarga berikut ini:
1. Pahami Penyebabnya
Berbeda dengan panic attack, gangguan kecemasan atau anxiety disorder umumnya dipicu oleh suatu penyebab atau faktor. Jadi, cara menghadapi gangguan kecemasan pada anggota keluarga yang pertama adalah mencari lebih dahulu akar penyebabnya.
Tidak harus bertanya secara langsung, Anda dapat mengamati perilakunya dan menjadi lebih perhatian. Misalnya dengan melihat kapan kecemasan atau rasa gelisah datang dan apa pemicunya.
Sebagai contoh, seseorang tiba-tiba menjadi sangat cemas dan kondisinya berubah drastis saat melihat binatang yang tidak disukai atau berada di tempat keramaian atau berada di kegelapan atau faktor pemicu lainnya. Seseorang dengan anxiety disorder cenderung mudah terpancing dengan faktor pemicu dan tidak bisa menyembunyikan kegelisahan.
2. Menjadi Pendengar yang Baik
Cara menghadapi gangguan kecemasan pada anggota keluarga yang kedua adalah cobalah menjadi pendengar yang baik.
Bisa jadi anggota keluarga yang mengalami gejala gangguan cemas tidak menyadari betul kondisi dirinya sendiri. Dalam situasi tersebut, Anda bisa menjadi pendengar untuk mendengarkan semua keluh kesah. Bisa jadi sebenarnya mereka juga ingin menyampaikan apa yang dirasakan dan penyebab kegelisahan.
Hindari terlalu memaksakan pendapat pribadi agar tidak menyinggung atau menyulut emosi. Jangan menghakimi, melainkan mendengarkan sehingga anggota keluarga dapat menyadari bahwa Anda benar-benar peduli dan menyayanginya.
3. Jangan Takut dengan Emosinya
Ketika sedang kambuh, tidak jarang penderita anxiety disorder tiba-tiba mengamuk, berteriak, menangis, berbicara tidak jelas, atau melakukan respons lainnya. Cara menghadapi gangguan kecemasan pada anggota keluarga yang selanjutnya adalah dengan menerima keadaannya dan jangan takut.
Anda harus tetap tenang dan tidak tersulut emosi karena bisa memperburuk keadaan. Kuncinya adalah mengendalikan ketakutan Anda sendiri ketika menghadapi anggota keluarga dengan anxiety disorder.
Saat sedang kambuh, Anda dapat menarik napas panjang dan pikirkan solusi terbaik. Usahakan tetap tenang agar Anda juga dapat menenangkannya. Hindari memberondong dengan berbagai pertanyaan, cukup ajak duduk dan tenangkan.
4. Ajak Olahraga Rutin
Tidak ada salahnya menyempatkan waktu untuk berolahraga bersama. Olahraga dapat meningkatkan suasana hati dan diyakini bisa mengurangi perasaan cemas pada penderita anxiety disorder.
Aktivitas olahraga ringan seperti jogging, bersepeda, senam, atau lainnya dapat melepaskan endorfin yang dapat menurunkan stres dan menumbuhkan perasaan senang. Usahakan untuk rutin berolahraga satu atau dua kali setiap minggu saat pagi hari. Akan lebih baik jika melakukan olahraga yang memang disenangi oleh penderita gangguan cemas tersebut.
5. Konsumsi Makanan Bergizi
Membantu menjaga pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi juga termasuk cara menghadapi gangguan kecemasan pada anggota keluarga. Terutama jika tinggal satu rumah, Anda dapat berperan dalam pengaturan makanan bergizi.
Jangan lewatkan waktu makan karena bisa membuat penderita menjadi tidak berenergi dan menyebabkan emosi menjadi tidak stabil. Selain itu, kurangi makanan atau minuman dengan kandungan kafein karena dapat meningkatkan rasa cemas.
6. Kurangi Kecemasan Anda Sendiri
Hal ini sangat penting Anda lakukan, terutama jika penderita anxiety disorder tersebut adalah pasangan Anda sendiri.
Psikolog klinis dan forensik dari California Selatan, Judy Ho, mengatakan bahwa tidak ada penyakit mental yang bisa menular, namun dapat mempengaruhi suasana hati orang lain.
Ketika kita menghabiskan waktu bersama orang-orang dengan gangguan kecemasan dan stres, misalnya, kita bisa mulai merasakan emosi mereka. Yang dimaksudkan di sini bukan berarti Anda akan mengalami kondisi yang sama, hanya saja Anda dapat menangkap dan mulai merasakan emosi yang sama.
Untuk mengantisipasinya, Anda dapat melakukan beberapa cara agar dapat mengendalikan diri sendiri. Misalnya dengan melakukan meditasi, yoga, atau meluangkan waktu untuk me time.
7. Ajak Bicara dan Rekomendasikan Pemeriksaan Medis
Tidak sedikit yang memilih untuk white lies atau berbohong demi kebaikan agar tidak menyinggung anggota keluarga dengan gangguan kecemasan. Namun, hal ini jika terus dibiarkan justru dapat memperburuk keadaan.
Menghadapi anggota keluarga dengan gangguan kecemasan lewat berbicara jujur tetap bisa dilakukan asalkan Anda mengetahui kapan waktu yang tepat untuk berbicara dari hati ke hati. Selain itu, usahakan berbicara berdua saja di tempat yang nyaman.
Ingatlah bahwa Anda bukan terapisnya. Sebisa mungkin Anda harus menyarankan orang tersebut untuk melakukan pemeriksaan kondisi ke rumah sakit. Anjurkan untuk mendapatkan tindakan secara medis dan Anda siap selalu menemaninya.
Sebagai support system, Anda dapat membantu namun tidak untuk mengatasinya sendiri. Gangguan kecemasan bukanlah kondisi yang dapat dianggap remeh, melainkan harus mendapatkan penanganan khusus melalui terapi atau pengobatan.
Siloam Hospitals menyediakan layanan untuk konsultasi dan pemeriksaan gangguan kecemasan. Ajak anggota keluarga Anda yang disinyalir memiliki gejala anxiety disorder untuk berkonsultasi ke psikolog Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini






