Perbedaan Tukak Lambung dan GERD, Ini Masing-Masing Gejalanya
Kesehatan Tubuh

Perbedaan Tukak Lambung dan GERD, Ini Masing-Masing Gejalanya

02 April 2026 4 menit waktu baca
Tukak lambung dan gerd

Tukak lambung adalah luka pada lambung yang disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori. Sementara itu, GERD adalah kondisi yang terjadi karena asam lambung kembali naik ke kerongkongan. Meski sering kali dianggap sama, terdapat sejumlah perbedaan tukak lambung dan GERD yang cukup signifikan. Mari simak penjelasan selengkapnya melalui artikel berikut.

 

Perbedaan Tukak Lambung dan GERD

 

Tukak lambung dan GERD merupakan masalah kesehatan yang sama-sama menyerang sistem pencernaan. Namun, kedua kondisi tersebut memiliki penyebab, gejala, hingga penanganan yang berbeda.

 

1. Penyebabnya

 

Tukak lambung atau gastric ulcer adalah luka yang terbentuk pada lapisan permukaan lambung, yang menyebabkan luka terbuka dan peradangan. Penyebab utama tukak lambung adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori.

 

Di sisi lain, GERD adalah penyakit atau kondisi ketika cairan lambung naik kembali ke kerongkongan, menyebabkan rasa nyeri dan sensasi terbakar di dada. Hal ini terjadi karena kerusakan pada katup lambung yang seharusnya mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

 

2. Gejalanya

 

Perbedaan GERD dan tukak lambung juga dapat dilihat dari lokasi keluhannya. Gejala tukak lambung biasanya berupa nyeri perut bagian atas akibat luka pada lambung. Sementara itu, GERD umumnya menyebabkan keluhan di ulu hati akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan.

 

Tukak lambung biasanya ditandai dengan gejala berikut:

 

  • Nyeri perut bagian atas yang terasa seperti perut kembung atau terbakar. 

  • Mual. 

  • Muntah. 

  • Kehilangan nafsu makan. 

  • Perdarahan gastrointestinal yang dapat menyebabkan tinja berwarna hitam atau muntah darah. 

 

Sementara itu, gejala GERD pada umumnya muncul setelah penderitanya makan atau berbaring dan dapat dipicu oleh makanan pedas, makanan berlemak, alkohol, atau kebiasaan merokok. Berikut beberapa gejala GERD:

 

  • Heartburn (sensasi terbakar di dada).

  • Sering bersendawa.

  • Rasa mengganjal di tenggorokan.

  • Kesulitan menelan.

  • Gangguan tidur. 

 

3. Penanganannya

 

Penanganan tukak lambung dan GERD memerlukan pendekatan yang berbeda. Tukak lambung dapat sembuh sepenuhnya dengan pengobatan dan perawatan medis yang tepat, terutama ketika disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori

 

Sementara itu, pengobatan GERD sering kali fokus pada perubahan gaya hidup, seperti menghindari makanan pemicu, makan dalam porsi kecil, dan tidak berbaring setelah makan. Namun demikian, dalam kasus yang lebih serius, penderita GERD mungkin memerlukan perawatan medis jangka panjang. 

 

Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi atau mencegah kemungkinan komplikasi dari tukak lambung dan GERD:

 

  • Mengatur pola makan: Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil dan lebih sering dapat mengurangi risiko tukak lambung dan GERD. Selain itu, hindari makanan pedas, berlemak, atau asam, serta hindari makan setidaknya 3 jam sebelum tidur.

  • Hindari faktor pemicu: Kurangi konsumsi alkohol, kafein, dan rokok.

  • Obat-obatan: GERD dapat diredakan sementara dengan obat pereda nyeri. Pastikan untuk selalu mengikuti resep dan petunjuk dokter.

 

Pemeriksaan untuk Mendiagnosis Tukak Lambung dan GERD

 

Pemeriksaan yang tepat tidak hanya membantu dalam menegakkan diagnosis yang akurat, tetapi juga dalam merencanakan strategi pengobatan yang efektif. Berikut adalah beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengevaluasi tukak lambung dan GERD:

 

  • Endoskopi

Endoskopi adalah pemeriksaan menggunakan tabung fleksibel dengan kamera untuk melihat lapisan dalam kerongkongan, lambung, atau usus dua belas jari. Endoskopi memungkinkan dokter untuk mengamati peradangan, luka, atau tukak.

 

  • Biopsi

Selama endoskopi, dokter juga dapat melakukan pengambilan sampel jaringan untuk dianalisis di laboratorium guna mendeteksi bakteri atau perubahan sel yang menunjukkan kemungkinan kanker.

 

  • Tes asam 24 jam

Tes ini bertujuan untuk mengukur jumlah asam lambung yang naik ke kerongkongan dalam periode 24 jam. Pasien akan dipasangkan alat kecil di kerongkongan untuk merekam secara otomatis tingkat asam dari lambung.

 

  • Manometri esofagus

Manometri esofagus adalah pemeriksaan untuk mengukur kontraksi otot esofagus dan fungsi kerongkongan dengan memasukkan tabung tipis yang dilengkapi sensor.

 

  • Pemeriksaan urea napas

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan bakteri Helicobacter pylori dengan menghirup urea yang mengandung isotop, kemudian mengukur perubahan urea menjadi karbon dioksida yang dikeluarkan melalui napas.

 

Selain pemeriksaan tersebut, dokter juga akan melihat riwayat medis pasien, melakukan wawancara mengenai gejala, dan mengobservasi kondisi pasien secara keseluruhan. Hal ini membantu dokter untuk memberikan diagnosis yang akurat, apakah pasien mengalami tukak lambung atau GERD, dan dan menentukan penanganan yang tepat.

 

Oleh karena itu, jika Anda mengalami nyeri di area perut disertai rasa mual yang tak kunjung menghilang, segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Gastroenterohepatologi di Siloam Hospitals terdekat untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi tukak lambung dan GERD dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien. 

 

Gunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Aplikasi My Siloam (1)

Dokter Kami
dr-hasan-maulahela-sppd-kgeh

Kunjungi Rumah Sakit

DR. dr. Hasan Maulahela, SpPD-KGEH

Penyakit Dalam

Subspesialis Gastroenterohepatologi


Siloam Hospitals Kebon Jeruk

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail