Kesehatan Tubuh
Apa Itu Tukak Lambung? Cegah dengan Langkah Tepat Sejak Dini!

Table of Contents
Peptic ulcer atau tukak lambung adalah luka yang terbentuk pada dinding lambung dan dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti perut kembung, mual, hingga munculnya rasa nyeri pada ulu hati. Selain itu, luka tersebut biasanya disertai dengan peradangan di sekitar area ulkus.
Kondisi ini bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius jika tidak segera ditangani dengan tepat. Oleh sebab itu, mari pahami lebih lanjut mengenai penyebab, gejala, hingga cara mengobati tukak lambung melalui artikel di bawah ini.
Apa itu Tukak Lambung?
Tukak lambung adalah peradangan pada lambung yang terjadi karena adanya luka terbuka atau ulkus pada lapisan dinding lambung. Normalnya, lambung memiliki dinding pelindung yang dilapisi oleh lendir tebal untuk melindungi jaringan dinding dari kuatnya efek cairan asam lambung.
Apabila terjadi penurunan produksi lapisan lendir yang berfungsi melindungi dinding lambung, kondisi ini dapat menyebabkan asam lambung merusak jaringan yang melapisi lambung. Akibatnya, lapisan lambung terluka dan menimbulkan kondisi yang dikenal sebagai tukak lambung.
Penyebab Tukak Lambung
Tukak atau luka pada lambung terjadi ketika fungsi proteksi dinding lambung menurun sehingga mudah terkikis oleh paparan asam yang diproduksi lambung. Beberapa hal yang dapat menyebabkan penurunan fungsi proteksi dinding lambung adalah:
1. Infeksi Bakteri Helicobacter Pylori
Infeksi bakteri H. pylori sering kali disebut sebagai penyebab utama tukak lambung. Bakteri ini bertanggung jawab atas sekitar 60% kasus tukak lambung dan 90% kasus tukak duodenum. Infeksi terjadi saat bakteri H. pylori hidup di lapisan mukus saluran cerna dan menghasilkan bahan kimia yang mengiritasi serta menyebabkan peradangan. Akibatnya, lapisan mukus pelindung lambung menjadi terurai, membuat asam lambung lebih mudah merusak jaringan lambung.
2. Penggunaan Obat Antiinflamasi Non-steroid
Penggunaan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) bersama dengan obat kortikosteroid, terutama jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama atau dengan dosis tinggi, dapat menyebabkan lapisan mukus di lambung menjadi menipis sehingga memicu terjadinya tukak lambung.
3. Penyebab Lain
Penyakit tukak lambung juga dapat dipicu oleh penyebab lain, seperti kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol. Kedua kebiasaan ini dapat memperbesar risiko terbentuknya luka atau iritasi pada dinding lambung jika dilakukan secara berlebihan dalam jangka waktu panjang.
Gejala Tukak Lambung
Gejala utama tukak lambung pada dasarnya mirip dengan maag, yakni berupa rasa nyeri di area ulu hati. Namun, nyeri yang muncul akibat tukak lambung biasanya memiliki beberapa karakteristik khusus dan berbeda dari keluhan maag biasa, seperti berikut ini:
-
Berlangsung selama beberapa menit hingga jam.
-
Hilang timbul dalam beberapa hari, minggu, bahkan bulan.
-
Gejala mereda setelah mengonsumsi obat atau makanan, tetapi akan muncul kembali selang beberapa waktu.
-
Gejala memburuk di saat-saat tertentu, seperti ketika makan, pagi hari, atau malam hari.
-
Rasa nyeri bertambah saat perut dalam keadaan kosong.
Beberapa gejala lain yang umumnya dirasakan oleh penderita tukak lambung adalah sebagai berikut:
-
Mual dan muntah.
-
Kehilangan nafsu makan.
-
Lemas.
-
Kesulitan menarik napas.
-
Merasakan sensasi terbakar di dada.
-
Mudah kenyang.
-
Penurunan berat badan.
-
Sering bersendawa.
Komplikasi Tukak Lambung
Apabila tukak lambung tidak segera ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat berkembang menjadi lebih serius dan memicu berbagai komplikasi berbahaya. Beberapa komplikasi yang bisa terjadi akibat tukak lambung adalah sebagai berikut:
-
Obstruksi lambung karena tukak memperlambat pergerakan sistem pencernaan.
-
Perforasi lambung akibat tukak berkembang menjadi lubang pada dinding lambung.
-
Peritonitis, yang merupakan peradangan peritoneum atau selaput tipis pembatas dinding perut bagian dalam.
-
Perdarahan organ pencernaan ringan atau berat hingga membutuhkan transfusi darah. Perdarahan biasanya ditandai dengan gejala muntah atau BAB berdarah.
Diagnosis Tukak Lambung
Beberapa tes penunjang yang dapat dilakukan dokter untuk menegakkan diagnosis kepada pasien yang diduga mengalami tukak lambung adalah:
-
Endoskopi: Pemeriksaan ini dilakukan dengan memasukkan alat endoskopi melalui kerongkongan untuk melihat apakah ada tukak dalam saluran pencernaan, mulai dari kerongkongan hingga lambung.
-
Biopsi: Pengambilan sampel jaringan untuk diuji di laboratorium. Biopsi merupakan pemeriksaan yang dilakukan ketika tukak lambung telah ditemukan untuk mendiagnosis penyebabnya.
-
Tes napas C14: Bertujuan untuk memeriksa keberadaan bakteri H. pylori yang mengubah urea menjadi karbondioksida. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menelan sejumlah karbon radioaktif (C14) kemudian menguji udara yang dihembuskan oleh pasien.
Cara Mengobati Tukak Lambung
Tukak lambung dapat diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Dokter biasanya akan menganjurkan pasien untuk mengonsumsi beberapa jenis obat berikut selama 7-14 hari.
-
PPI (Penghambat Pompa Proton) yang berfungsi untuk menurunkan produksi asam lambung dan meredakan gejala tukak lambung.
-
Antagonis H2 untuk menurunkan produksi asam lambung.
-
Bismuth subsalicylate yang berguna untuk melapisi dan melindungi luka dari asam lambung.
-
Antibiotik diberikan untuk membunuh bakteri H. pylori penyebab tukak lambung.
Cara mengatasi tukak lambung tidak hanya dilakukan secara medis. Pasien juga perlu melakukan perawatan di rumah untuk mencegah kambuhnya tukak lambung dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti:
-
Menghentikan kebiasaan merokok.
-
Mengelola stres dengan baik.
-
Istirahat yang cukup.
-
Mengonsumsi sayur, buah, dan biji-bijian yang kaya akan vitamin dan mineral.
-
Menghindari makanan dan minuman pantangan asam lambung.
-
Menjaga berat badan ideal.
-
Makan dengan porsi kecil tetapi sering.
Pencegahan Tukak Lambung
Tukak lambung merupakan kondisi yang dapat menyerang siapa saja, terlebih bagi individu yang memiliki pola makan tidak sehat dan kebiasaan hidup kurang terjaga. Untuk itu, penting untuk memahami beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan tukak lambung, antara lain:
-
Mengurangi kebiasaan merokok.
-
Membatasi konsumsi alkohol.
-
Menjaga kebersihan makanan yang akan dikonsumsi.
-
Menghindari makanan mentah, seperti daging mentah.
-
Berhati-hati dalam menggunakan obat antiinflamasi non-steroid.
Menjalankan pola hidup sehat, seperti berhenti merokok, membatasi alkohol, serta mengonsumsi sayur dan buah sangatlah disarankan untuk mencegah terjadinya tukak lambung. Namun, perlu diingat bahwa informasi ini bertujuan untuk edukasi saja dan tidak dapat menggantikan diagnosis dan penanganan dari tenaga medis profesional.
Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda sehingga memengaruhi cara tubuh merespon gejala atau penyakit tertentu. Oleh karena itu, pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga medis profesional sangat penting untuk memastikan diagnosis yang akurat dan mendapatkan saran medis yang sesuai.
Jika Anda mengalami gejala-gejala tukak lambung, seperti nyeri ulu hati, kesulitan menarik napas, hingga merasakan sensasi terbakar di dada, segera konsultasikan ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat. Pemeriksaan lebih lanjut akan membantu menentukan penyebab gejala tersebut dan mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.
Untuk memeriksa kondisi kesehatan saluran cerna secara menyeluruh, paket Skrining Sistem Pencernaan Lengkap dari Siloam Hospitals dapat menjadi salah satu opsi. Pemeriksaan ini membantu mendeteksi gangguan pada lambung, termasuk tukak lambung, dan memastikan sistem pencernaan berfungsi dengan baik.
Permudah menjaga kesehatan Anda dengan mengunduh aplikasi MySiloam. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengecek jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta mengecek hasil pemeriksaan secara online. Mulai jaga kesehatan Anda dengan MySiloam sekarang!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini







