Tummy Time pada Bayi, Ini Manfaat dan Tips Melakukannya
Ibu dan Anak

Tummy Time pada Bayi, Ini Manfaat dan Tips Melakukannya

22 Agustus 2025 4 menit waktu baca
tummy time pada bayi

Tummy time adalah sesi latihan yang dilakukan dengan memosisikan bayi secara tengkurap saat ia sedang terjaga (bangun). Pada dasarnya, sesi latihan ini dapat dilakukan sejak bayi berusia 0 bulan untuk membantu merangsang fungsi motorik, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Mari kenali manfaat tummy time pada bayi selengkapnya melalui artikel berikut ini.

 

Apa itu Tummy Time?

 

Tummy time adalah kegiatan yang dilakukan dengan memosisikan bayi bertumpu pada perutnya atau tengkurap. Aktivitas ini memiliki peran penting dalam membantu menguatkan otot leher dan pundak bayi.

 

Selain itu, tummy time juga dapat mendukung perkembangan fungsi motorik, sensorik, serta memungkinkan bayi untuk berlatih menggunakan tangannya dengan lebih leluasa. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tummy time dapat dilakukan sejak baru berusia 0 bulan, yaitu segera setelah lahir, sebanyak 2–3 kali sehari dengan durasi 3–5 menit untuk setiap sesinya dan durasinya semakin bertambah seiring bertambahnya usia.

 

Seiring bertambahnya usia dan kekuatan bayi, mereka membutuhkan lebih banyak waktu tengkurap untuk membangun kekuatan mereka sendiri. Tummy time mempersiapkan bayi untuk dapat bergerak meluncur dengan perutnya dan merangkak. Lakukan dengan durasi 15 hingga 30 menit setiap hari pada saat bayi sudah berusia 7 minggu.

 

Manfaat Tummy Time pada Bayi

 

Terdapat sejumlah manfaat tummy time pada bayi yang bisa mendukung proses tumbuh kembangnya, seperti membantu memperkuat otot-otot leher, bahu, dan punggung bayi. Berbagai manfaat tummy time yang penting diketahui di antaranya sebagai berikut:

 

  • Secara umum: Membantu meredakan kekakuan leher akibat tortikolis (gangguan otot leher) dan flat head syndrome pada bayi. Latihan ini juga dapat merangsang kemampuan bayi dalam menguatkan otot, menjaga keseimbangan tubuh, mengontrol gerakan kepala, serta melatih koordinasi kaki, terutama paha.

  • Bayi baru lahir dan berusia 1–3 bulan: Membantu menguatkan otot leher, bahu, dan lengan bayi. Hal ini dapat mendukung perkembangan motorik, terutama motorik kasar, yang memungkinkan bayi untuk duduk, merangkak, dan berjalan nantinya.

  • Bayi berusia 4–7 bulan: Membantu menguatkan otot lengan, dada, dan punggung bayi. Hal ini dapat melatih bayi dalam mengangkat kepala dan dada dengan rentang yang lebih jauh ketika meluruskan tangan. Bahkan, tummy time juga dapat membantu mengatasi perut kembung pada bayi.

  • Bayi dengan tortikolis: Tortikolis pada bayi membuat otot leher bayi menegang dan tidak bisa memutar kepalanya dengan baik. Dalam hal ini, tummy time dapat membantu merilekskan otot leher bayi yang mengalami tortikolis.

  • Bayi dengan flat head syndrome: Flat head syndrome atau positional plagiocephaly adalah kondisi ketika sebagian kepala bayi terlihat datar. Pada dasarnya, tummy time dapat membantu meminimalkan risiko terjadinya flat head syndrome yang terjadi karena bayi menghabiskan terlalu banyak tidur telentang. Namun, pada bayi dengan flat head syndrome sendiri, tummy time dapat membantu menghindari perburukan kondisi.

 

Cara Melakukan Tummy Time pada Bayi

 

Secara umum, tummy time dapat dilakukan pada beberapa jam setelah bayi dilahirkan. Orang tua dapat membaringkan bayi dengan posisi tengkurap ketika ia sedang terjaga. Pastikan untuk tidak melakukan tummy time ketika bayi sedang tidur karena dikhawatirkan dapat menimbulkan cedera hingga kematian mendadak pada bayi (sudden infant death syndrome/SIDS).

 

Lebih jelasnya, langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam melakukan tummy time pada bayi adalah sebagai berikut:

 

Bayi baru lahir (berusia 0 bulan):

 

  • Letakkan bayi dengan posisi tengkurap di dada, perut, atau pangkuan orang tua.

  • Pada posisi tersebut, biarkan bayi bergerak dengan bebas. Hal ini dapat melatih kemampuan bayi untuk mengangkat kepala dan memperkuat otot leher serta bahu.

  • Lakukan tummy time selama beberapa menit (3–5 menit). Orang tua bisa mengarahkan bayi untuk melakukan sesi latihan tersebut sebanyak 2–3 kali sehari.

  • Jika sudah terbiasa, durasi tummy time dapat ditambahkan secara bertahap.

 

Bayi berusia 1–6 bulan:

 

  • Letakkan bayi dengan posisi tengkurap di permukaan yang datar, seperti lantai dengan menggunakan playmat atau matras yang keras dan kokoh. Hindari meletakan bayi di permukaan tinggi, seperti pada sofa, karena dapat meningkatkan risiko bayi untuk terjatuh.

  • Biarkan bayi bergerak dengan bebas pada posisi tersebut selama 3–5 menit. Arahkan bayi untuk melakukan sesi latihan ini sebanyak 2–3 kali sehari.

  • Jika bayi sudah terbiasa, durasi tummy time dapat ditambahkan secara bertahap. Para ahli merekomendasikan tummy time pada bayi berusia 2 bulan selama 30 menit dan 3 bulan selama total 1 jam/hari (bukan sekaligus 1 jam, namun pada waktu yang terpisah dalam satu hari).

  • Pastikan orang tua tetap memantau dan mengawasi bayi selama melakukan tummy time.

 

Waktu yang tepat untuk melakukan tummy time adalah setelah mengganti popok atau saat bayi bangun dari tidur siang. Agar bayi merasa nyaman, orang tua juga bisa membuat suara atau menggoyangkan mainan yang disukai si kecil selama melakukan tummy time. Hal ini juga dapat mendorong bayi untuk melihat ke atas, bergerak, dan melakukan push-up yang bisa memperkuat otot-otot tubuh.

 

Demikian informasi mengenai manfaat serta cara melakukan tummy time pada bayi. Pada intinya, tummy time memang dapat mendukung proses tumbuh kembang bayi secara optimal. Namun, orang tua juga perlu memperhatikan kesehatan si kecil terlebih dahulu sebelum melakukan sesi latihan ini agar tidak memperburuk kondisi yang dialaminya.

 

Dalam hal ini, orang tua dapat berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Pediatri (Anak) berpengalaman di Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh pemeriksaan kesehatan, diagnosis, hingga prosedur perawatan dan penanganan medis yang tepat untuk si kecil.

 

Agar lebih praktis, manfaatkan pula aplikasi MySiloam yang dilengkapi dengan fitur untuk menemukan informasi jadwal praktik hingga reservasi pertemuan dengan dokter terkait. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat melakukan konsultasi virtual dengan dokter pilihan dari mana pun dan kapan pun.

Sumber

Safe to Sleep. Tummy Time for a Healthy Baby. Diakses pada 2024 | Kids Health. Tummy Time. Diakses pada 2024 | Pathways. Tummy Time. Diakses pada 2024 | Raising Children. Tummy time for babies: in pictures. Diakses pada 2024 | Kemenkes Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Tummy Time untuk Bayi Usia 0-4 Bulan. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-liem-eremius-arifin-spa

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Liem Eremius Arifin, SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ifo-faujiah-sihite-mked-ped-spa

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Jambi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-anggun-kusumasari-spa-msc

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail