Sub-Spesialisasi dari Penyakit Dalam

Kardiovaskular

info

Seluruh informasi pada halaman ini ditujukan sebagai referensi umum dan tidak membatasi cakupan layanan medis yang dapat diberikan oleh masing-masing dokter. Untuk memastikan kesesuaian keahlian dokter dengan kebutuhan medis Anda, konsultasikan dengan dokter terkait.

Dokter penyakit dalam dengan subspesialis kardiovaskular adalah dokter yang fokus memberikan diagnosis dan penanganan pada penyakit jantung dan pembuluh darah. 

 

Subspesialis ini dikenal juga dengan sebutan ahli kardiologi. Tugas utamanya adalah mendiagnosis dan memberikan terapi untuk penyakit yang menyerang sistem kardiovaskular, baik jantung, pembuluh darah, maupun keduanya. Tidak hanya diagnosis dan terapi, ahli kardiologi juga dapat memberikan edukasi serta saran perawatan yang tepat mengenai kesehatan jantung. 

 

Beberapa penyakit pada sistem kardiovaskular yang dapat ditangani oleh dokter penyakit dalam dengan subspesialis kardiovaskular adalah infark miokard (serangan jantung), penyakit jantung koroner, hingga henti jantung.

 

Pada tahun 1628, seorang dokter dari Inggris, William Harvey, mempublikasikan pengamatannya mengenai anatomi jantung dan sirkulasi darah. Sejak itulah studi mengenai bidang kardiologi dimulai dan terus berlanjut. 

 

Memasuki abad ke-20, alat diagnosis untuk penyakit kardiovaskular berkembang pesat. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya elektrokardiografi oleh seorang ahli fisiologi Belanda pada tahun 1903, sinar-X pada tahun 1895 oleh fisikawan Jerman, serta ekokardiografi yang ditemukan pada tahun 1950 dan masih digunakan hingga saat ini. 

 

Keunggulan Subspesialisasi

 

Agar mendapatkan pengakuan sebagai seorang yang memiliki keahlian dalam bidang kardiologi, dokter spesialis penyakit dalam dapat memilih pendidikan subspesialis kardiologi hingga mendapatkan gelar Sp. PD, Subsp. KV.  

 

Untuk mendapatkan gelar subspesialis tersebut, diperlukan  pendidikan dokter umum selama kurang lebih 6 tahun, dilanjutkan dengan pendidikan spesialis penyakit dalam selama 4–5 tahun, lalu pendidikan lanjutan mengenai kardiovaskular sekitar 3 tahun. 

 

Sejumlah gejala yang berkaitan dengan jantung, seperti sesak napas, kehilangan kesadaran secara tiba-tiba, nyeri dada, detak jantung cepat, tekanan darah yang tidak normal, serta sensasi berdebar di dada merupakan keluhan yang umum dialami. 

 

Dokter dengan subspesialis ini dilatih untuk mengenal, mendiagnosis, dan mengobati keluhan-keluhan jantung dan pembuluh darah tersebut. Ketika akan menegakkan diagnosis, subspesialis ini dapat melakukan beberapa tes penunjang, seperti ekokardiogram dan CT scan untuk mendeteksi kondisi medis tertentu. 

 

Penyakit dan Prosedur Medis

 

Beberapa penyakit yang dapat ditangani oleh dokter penyakit dalam dengan subspesialis kardiovaskular adalah sebagai berikut:

 

  • Penyakit jantung koroner (PJK).

  • Penyakit katup jantung.

  • Henti jantung.

  • Aritmia.

  • Gagal jantung akut.

  • Aneurisma aorta abdominal (AAA).

  • Aterosklerosis.

  • Perikarditis.

 

Beberapa prosedur medis yang dilakukan oleh dokter penyakit dalam dengan subspesialis kardiovaskular, yaitu:

 

  • Ekokardiogram.

  • Angiogram.

  • Pemeriksaan enzim jantung.

  • Pacu jantung berkas his dan cabang berkas kiri.

 

Baca Lebih Sedikit

Dokter Kami di

arrow_drop_down2
Tidak Ada Data

Temukan Dokter Terdekat

arrow_right
prof-dr-lukman-h-makmun-sppd-kkv-k-ger

Kunjungi Rumah Sakit

Prof. dr. Lukman H. Makmun, SpPD-KKV, KGer, SpJP

Penyakit Dalam

Subspesialis Kardiovaskular


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Selasa, 19 Mei 2026

message

coeSpecialistV2