Ambulatory Blood Pressure Monitoring: Kegunaan & Prosedurnya
Kesehatan Tubuh

Ambulatory Blood Pressure Monitoring: Kegunaan & Prosedurnya

17 November 2025 • 3 menit waktu baca
Ambulatory blood pressure monitoring

Table of Contents

Ambulatory blood pressure monitoring atau biasa disebut dengan ABPM adalah tindakan medis yang dilakukan untuk memantau tekanan darah pasien selama 24 jam. Tindakan medis ini biasanya diterapkan untuk menangani pasien penyakit hipertensi.

 

Karena bertujuan untuk memantau tekanan darah pasien selama 24 jam, ambulatory blood pressure monitoring ini menggunakan alat tensi khusus yang dipasangkan ke tubuh pasien.

 

Penjelasan mengenai kegunaan dan prosedur ABPM selengkapnya akan dibahas pada artikel ini. Karena itu, yuk disimak!

 

Apa itu Ambulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM)?

 

Ambulatory blood pressure monitoring adalah tindakan medis yang dilakukan untuk memantau tekanan darah pasien selama 24 jam menggunakan alat tensi khusus.

 

Ya, alat tensi khusus tersebut berbentuk digital dan dilengkapi sabuk khusus agar dapat dipasangkan dengan mudah ke tubuh pasien.

 

Ukuran alatnya cukup kecil sehingga tindakan ABPM tidak begitu mengganggu aktivitas pasiennya.

 

Biasanya, ABPM adalah prosedur medis yang diterapkan dalam menangani pasien hipertensi.

 

Salah satu tujuan dilakukannya ambulatory blood pressure monitoring adalah untuk mencegah komplikasi hipertensi yang dapat memperburuk kondisi pasien.

 

Kegunaan Ambulatory Blood Pressure Monitoring

 

ABPM biasanya dipilih dokter dalam menangani pasien hipertensi karena beberapa kegunaannya. Adapun kegunaan dari ABPM adalah sebagai berikut:

 

  • Mengidentifikasi jenis hipertensi.
  • Mendeteksi white coat hypertension. White coat hypertension adalah suatu sindrom berupa meningkatnya tekanan darah pasien hanya saat diperiksa oleh dokter atau tim medis lain di rumah sakit. Namun, tekanan darahnya akan kembali normal ketika sudah di rumah. Pasien hipertensi ini biasanya tidak memerlukan obat-obatan hipertensi.
  • Memantau tekanan darah pada pasien sleep apnea di malam hari.
  • Sebagai bentuk evaluasi pengobatan hipertensi pada pasien.
  • Memantau respon obat penurun tekanan darah yang diberikan pada pasien hipertensi.

 

Di samping itu, hasil ABPM cenderung menjadi tidak akurat apabila dilakukan untuk menangani pasien hipertensi yang juga menderita penyakit aritmia atau detak jantung tidak normal.

 

Oleh karena itu, penggunaan ABPM perlu berdasarkan rekomendasi dokter spesialis jantung agar telah melalui pertimbangan secara menyeluruh terhadap kondisi pasien.

 

Baca juga: Punya Hipertensi? Waspada Serangan Jantung!

 

Prosedur Penggunaan Ambulatory Blood Pressure Monitoring

 

Ambulatory blood pressure monitoring merupakan prosedur medis yang menggunakan alat tertentu untuk dikenakan pada tubuh pasien.

 

Prosedur penggunaan ABPM ini cukup mudah dan pasien tidak memerlukan persiapan khusus. 

 

Namun, dokter terkadang akan menyarankan pasien untuk menggunakan pakaian lengan pendek dan longgar agar memudahkan pemasangan alat ABPM di tubuhnya.

 

Berikut prosedur penggunaan ABPM:

 

  1. Sabuk dari alat tensi digital akan dipasangkan secara melingkar pada pinggang pasien. Alat tersebut juga akan terhubung dengan manset yang digunakan oleh pasien pada lengan bagian atas.
  2. Alat tensi digital kemudian akan mengukur tekanan darah pasien secara otomatis. Nantinya, manset yang dikenakan pada lengan bagian atas akan mengembang serta mengempis dengan sendirinya apabila alat tensi sudah diaktifkan.
  3. Alat tensi digital biasanya akan mengukur tekanan darah pasien setiap 15 sampai 30 menit sekali untuk siang hari. Sedangkan, malam harinya alat tensi digital tersebut mengukur tekanan darah pasien setiap 30 sampai 60 menit sekali.
  4. Selama menggunakan alat ABPM, pasien tetap dapat beraktivitas seperti biasa sehari-harinya, baik itu bekerja atau istirahat sekalipun. Namun, alat ABPM tidak boleh terkena air sehingga perlu dilepas ketika akan mandi, berenang, serta aktivitas yang berhubungan dengan air lainnya.
  5. Setelah pemasangan ABPM selama 24 jam, pasien kemudian diminta mengunjungi rumah sakit kembali untuk melepas alat serta memeriksa hasil pengukuran tekanan darahnya.
  6. Hasil pemeriksaan tekanan darah selama 24 jam dengan alat ABPM tersebut nantinya akan dianalisis oleh dokter sebagai pertimbangan dalam keberlanjutan tindakan medis untuk pasien. 

 

Baca juga: Bantu Redakan Tekanan Darah Tinggi dengan Suplemen Ini!

 

Seperti itulah informasi seputar tindakan medis ambulatory blood pressure monitoring yang bisa Anda ketahui.

 

Untuk mendapatkan penanganan pada masalah kesehatan jantung dan pembuluh darah, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter di Siloam Hospitals CInere.

 

Siloam Hospitals Cinere merupakan pusat kardiologi (cardiology center) yang dihadirkan oleh Siloam Hospitals Group untuk menyediakan layanan jantung berkualitas dan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

 

Cardiology center dari Siloam Hospital ini telah dilengkapi oleh dokter spesialis berpengalaman serta alat-alat pendukung berteknologi tinggi dan canggih.

 

Dengan begitu, Anda akan mendapatkan pengobatan untuk masalah jantung dan pembuluh darah secara cepat, tepat, dan optimal.

 

Atau, Anda juga dapat menggunakan layanan Basic Homecare Service dari Siloam Hospitals apabila ingin mendapatkan penanganan tekanan darah secara efektif di rumah.

 

Untuk itu, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk membuat janji temu dengan dokter atau memesan layanan homecare Siloam Hospitals.


Baca juga: Hipertensi Sekunder dan Hipertensi Primer, Apa Bedanya?

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 1

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail