Efusi Perikardium - Penyebab, Gejala, dan Penanganannya
Kesehatan Tubuh

Efusi Perikardium - Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

13 Mei 2025 3 menit waktu baca
efusi perikardium

Table of Contents

Pericardial effusion atau efusi perikardium adalah kondisi medis yang terjadi karena adanya penumpukan cairan pada perikardium di sekitar jantung. Kondisi ini menyebabkan tekanan berlebih pada jantung sehingga akan memengaruhi fungsinya dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

 

Efusi perikardium dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat, mulai dari gagal jantung hingga kematian. Mari kenali efusi perikardium selengkapnya melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Efusi Perikardium?

 

Efusi perikardium (pericardial effusion) adalah masalah kesehatan berupa menumpuknya cairan berlebih di antara dua lapisan perikardium atau jaringan yang menyelubungi organ jantung akibat cedera atau peradangan.

 

Pada kondisi normal, ruang di antara dua lapisan perikardium berisi sekitar 15-50 mililiter cairan yang berfungsi sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan ketika jantung sedang berdetak. Namun, ketika perikardium mengalami cedera atau meradang (efusi perikardium), produksi cairan tersebut dapat melebihi batas normal bahkan melebihi 100 mililiter. Hal tersebut membuat jantung mendapatkan tekanan berlebih sehingga mengganggu fungsinya dalam memompakan darah ke seluruh tubuh.

 

Berdasarkan waktu perjalanan penyakitnya, efusi perikardium dibagi menjadi dua jenis, yaitu akut dan kronis. Efusi perikardium akut terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dengan cepat. Sementara itu, efusi perikardium kronis berlangsung secara bertahap dan terjadi lebih dari sekali.

 

Penyebab Efusi Perikardium

 

Terdapat beragam faktor yang dapat memicu terjadinya penumpukan cairan pada perikardium, berikut di antaranya:

 

 

Selain faktor-faktor di atas, terdapat beberapa kasus di mana penyebab efusi perikardium tidak diketahui secara pasti yang dikenal dengan istilah idiopathic pericardial effusion.

 

Gejala Efusi Perikardium

 

Efusi perikardium sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Biasanya, gejala baru disadari ketika cairan di antara perikardium sudah terlalu banyak dan menekan organ jantung. Beberapa keluhannya antara lain:

 

  • Dada terasa nyeri dan tertekan.
  • Sesak napas yang semakin memburuk ketika berbaring.
  • Kesulitan menelan.
  • Perasaan seperti akan pingsan.
  • Perut atau kaki membengkak.
  • Jantung berdebar.

 

Diagnosis Efusi Perikardium

 

Diagnosis dilakukan melalui tiga tahap. Pertama-tama, dokter akan melakukan wawancara medis terkait gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik melalui stetoskop untuk mengevaluasi suara detak jantung. Setelah itu, dokter biasanya menyarankan pasien menjalani pemeriksaan penunjang, seperti:

 

  • Elektrokardiogram (EKG): Untuk mengevaluasi aktivitas kelistrikan jantung.
  • Ekokardiografi: Untuk memeriksa jumlah cairan yang berada di antara lapisan perikardium.
  • CT scan dan Magnetic Resonance Imaging (MRI): CT Scan merupakan prosedur pemeriksaan yang menggunakan teknologi komputer khusus dan sinar X untuk melihat jaringan serta struktur organ jantung. Sementara itu, MRI menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio untuk memeriksa struktur jantung.
  • Rontgen dada: bertujuan untuk melihat ukuran dan bentuk jantung. Jantung akan tampak membesar apabila terdapat banyak cairan efusi.

 

Penanganan Efusi Perikardium

 

Pengobatan efusi perikardium bervariasi menyesuaikan dengan penyebabnya. Adapun sejumlah tindakan medis yang dilakukan untuk menangani penyakit ini di antaranya:

 

1. Meresepkan Obat-Obatan

 

Apabila tidak terjadi atau tak ada risiko gangguan kompresi jantung, dokter umumnya akan meresepkan obat-obatan untuk mengurangi peradangan yang menjadi penyebab dari efusi perikardium. Obat-obatan yang diresepkan oleh dokter di antaranya:

 

  • Obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau indomethacin.
  • Aspirin.
  • Antibiotik bila peradangan disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Kortikosteroid.
  • Diuretik.
  • Colchicine.

 

2. Perikardiosentesis

 

Perikardiosentesis adalah prosedur medis dengan memasukkan jarum suntik serta kateter ke dalam rongga perikardium untuk menghilangkan cairan. Dokter biasanya melakukan prosedur ini dengan bantuan ekokardiografi agar jarum suntik dan kateter mencapai lokasi yang tepat.

 

3. Peregangan Perikardium

 

Peregangan perikardium dilakukan dengan memasukkan suatu kantong udara di antara perikardium untuk meregangkan lapisan yang menempel.

 

4. Operasi

 

Tindakan operasi akan dipilih oleh dokter apabila terjadi perdarahan pada perikardium. Tindakan operasi dimaksudkan untuk mengeluarkan cairan serta memperbaiki kerusakan pada struktur jantung.

 

Bila Anda mengeluhkan gejala di atas, segera kunjungi Siloam Hospitals Cinere untuk mendapatkan penanganan dengan tepat. Siloam Hospitals Cinere telah bekerja sama dengan rumah sakit berstandar internasional untuk meningkatkan kualitas diagnosis serta pelayanan kesehatan jantung.


Anda dapat membuat janji temu dengan dokter Siloam Hospitals melalui call center kami di 1-500-181 atau menggunakan fitur yang tersedia pada aplikasi MySiloam. Mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail