Pola Hidup Sehat
Mengenal Manfaat Ketosis bagi Tubuh dan Cara Mengatasinya

Table of Contents
Ketosis adalah proses di mana tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama karena pasokan karbohidrat yang terbatas. Proses ini terjadi ketika tubuh memecah lemak menjadi asam lemak dan keton di dalam hati, yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar untuk sel-sel tubuh. Ketosis biasanya terjadi saat seseorang menjalani diet rendah karbohidrat atau puasa yang panjang.
Mari ketahui lebih lanjut mengenai proses terjadinya, tanda-tanda, dan cara mengatasi ketosis dalam ulasan berikut ini.
Apa itu Ketosis?
Ketosis adalah proses alami di dalam tubuh yang terjadi ketika tubuh kehabisan karbohidrat sebagai sumber energi utama, sehingga mengambil cadangan lemak untuk dijadikan energi. Proses ini nantinya akan menghasilkan senyawa keton, yaitu, produk sampingan metabolisme lemak.
Karena menjadi proses alami dalam tubuh, maka ketosis adalah metabolisme yang normal terjadi. Namun, apabila jumlah keton yang dihasilkan terlalu banyak, maka akan timbul berbagai gangguan kesehatan. Hal ini bisa dikendalikan melalui pola makan yang sehat dan bergizi seimbang.
Perbedaan Ketosis dan Ketoasidosis
Banyak yang masih bingung mengenai istilah ketosis dan ketoasidosis, bahkan tak jarang orang menganggap kedua hal tersebut sama. Padahal, keduanya berbeda. Sederhananya, ketosis adalah proses metabolisme yang menghasilkan keton dan cukup normal terjadi.
Sementara itu, ketoasidosis adalah lanjutan dari kondisi ketosis berlebihan yang dapat menimbulkan komplikasi serius. Lebih jelasnya, sejumlah gejala ketoasidosis di antaranya:
- Sering buang air kecil.
- Nyeri perut.
- Sering merasakan haus.
- Sesak napas.
- Penurunan kesadaran.
- Kehilangan konsentrasi.
- Dehidrasi.
- Kulit kering.
- Mual dan muntah.
Proses Terjadinya Ketosis
Ketosis adalah kondisi yang umumnya terjadi pada pelaku diet keto. Untuk mencapai kondisi ketosis, seseorang harus mengonsumsi karbohidrat tidak lebih dari 50 gram per harinya. Selain itu, pelaku diet keto juga harus menghindari asupan yang manis, bersoda, dan jenis karbohidrat lainnya.
Ketika tubuh terbiasa dengan diet rendah karbohidrat, maka akan terjadi penurunan kadar hormon insulin dan pelepasan asam lemak yang besar. Nantinya, asam lemak tersebut dipindahkan ke hati, lalu diubah menjadi senyawa keton. Senyawa itulah yang kemudian digunakan sebagai energi.
Gejala Ketosis
Beberapa gejala atau tanda-tanda yang muncul ketika seseorang sudah mencapai ketosis adalah sebagai berikut:
- Cenderung memiliki aroma napas mulut yang khas hasil dari pembentukan senyawa keton dan aseton saat terjadi metabolisme lemak.
- Tubuh mudah merasa lelah karena tubuh kekurangan karbohidrat yang merupakan sumber energi utama.
- Mengalami gangguan pencernaan, seperti diare atau sembelit.
- Mengalami gangguan tidur, namun akan membaik ketika tubuh sudah mendapatkan asupan karbohidrat yang sesuai.
- Menurunnya nafsu makan akibat masalah pada sistem pencernaan.
- Meningkatkan risiko kram otot akibat berkurangnya keseimbangan elektrolit dan mineral dalam tubuh.
Manfaat Ketosis
Meski menimbulkan sejumlah gejala yang membuat kurang nyaman, kondisi ketosis juga membawa berbagai manfaat bagi tubuh. Sejumlah manfaat ketosis adalah sebagai berikut:
1. Membantu Penurunan Berat Badan
Salah satu manfaat ketosis adalah membantu menurunkan berat badan. Ketosis terjadi ketika asupan karbohidrat dalam tubuh terlalu rendah, sehingga tubuh akan mengambil lemak dan memecahnya untuk menghasilkan senyawa keton sebagai sumber energi. Ketika tubuh mengandalkan lemak sebagai energi, maka proses pembakaran lemak menjadi lebih cepat. Itulah mengapa diet keto banyak dipilih sebagai metode diet.
2. Memberikan Energi ke Otak
Selain digunakan sebagai energi untuk tubuh, sebagian besar sel otak juga menggunakan senyawa keton sebagai sumber energi ketika tubuh sedang kelaparan atau kekurangan karbohidrat. Pasalnya, otak akan mendapatkan 25% energi dari keton ketika merasa kelaparan selama tiga hari. Angka tersebut berpotensi untuk terus meningkat hingga 60% bila dilakukan jangka panjang.
3. Meringankan Gejala Epilepsi
Epilepsi merupakan kondisi kelainan otak yang ditandai dengan kejang-kejang berulang. Dalam hal ini, manfaat ketosis adalah bisa meringankan gejala epilepsi. Itulah mengapa pasien epilepsi sering kali dianjurkan untuk menjalani diet keto disertai pola makan yang seimbang.
4. Manfaat Lainnya
Selain beberapa manfaat di atas, kondisi ketosis ternyata juga bisa membantu mengatasi sejumlah masalah kesehatan, seperti:
- Resistensi insulin.
- Diabetes tipe 2.
- Jerawat.
- Sindrom metabolik.
- Kanker.
- Gangguan sistem saraf, seperti alzheimer.
- PCOS (sindrom ovarium polikistik).
Cara Mengatasi Ketosis
Pada dasarnya, ketosis adalah kondisi yang cukup normal terjadi. Ketosis umumnya tidak berbahaya dan jarang memerlukan penanganan atau perawatan khusus. Kondisi ini bisa diatasi dengan mengubah gaya hidup dan pola makan, seperti mengonsumsi karbohidrat sesuai kebutuhan tubuh.
Itulah seputar penjelasan mengenai proses ketosis dan manfaatnya bagi tubuh. Jika Anda berencana menjalani diet keto, Anda bisa mendapatkan makanan-makanan sehat secara praktis dari paket Medical Check Up Healthy Catering Home Care Siloam Hospitals.
Paket Healthy Catering Home Care menyediakan menu-menu yang dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda. Bahkan, Anda berkesempatan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi dari Siloam Hospitals secara gratis.
Anda juga dapat mengunjungi Siloam Hospitals terdekat apabila memiliki keluhan lain atau efek samping yang tidak biasa akibat diet keto atau kondisi ketosis untuk berkonsultasi dan mendapatkan penanganan dari dokter.
Gunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasinya dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini








