Kesehatan Tubuh
Pitiriasis Alba - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Table of Contents
Pitiriasis alba (pityriasis alba) adalah kelompok penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya bercak kemerahan atau berwarna lebih terang dari kulit yang berbentuk oval atau bulat. Kondisi ini sering dialami oleh anak-anak dan remaja, serta sering dikaitkan dengan alergi atau atopi penderitanya. Pahami lebih lanjut tentang kondisi pitiriasis alba melalui ulasan berikut.
Apa itu Pitiriasis Alba?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pitiriasis alba (pityriasis alba) adalah penyakit kulit yang ditandai dengan timbulnya bercak pada kulit yang berwarna kemerahan, berbentuk oval atau bulat, dan memiliki pola penyebaran yang tidak beraturan.
Meski gejalanya hampir mirip, namun pityriasis alba berbeda dengan panu (tinea versicolor). Panu disebabkan oleh infeksi jamur, sedangkan pitiriasis alba termasuk dalam eksim yang diduga berkaitan dengan dermatitis atopik. Kondisi ini tidak menular dan bisa memudar dalam waktu beberapa minggu, namun bisa juga bertahan selama bertahun-tahun.
Penyebab Pitiriasis Alba
Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa penyebab pityriasis alba. Namun, terdapat dugaan bahwa kondisi ini berkaitan dengan alergi/atopi, di mana pada masa perkembangan anak-anak ke remaja, sistem imun tubuh juga beradaptasi dan berkembang sesuai dengan jenis paparan yang mengenai anak.
Adanya respons imun tubuh yang berlebihan dapat menyebabkan munculnya reaksi alergi yang mana salah satunya berupa pityriasis alba. Kondisi ini juga dikaitkan dengan faktor genetik, khususnya jika orang tua memiliki riwayat atopi/alergi serupa.
Adapun beberapa faktor risiko lain yang berperan sebagai pemicu terjadinya pitiriasis alba adalah paparan sinar matahari yang berlebihan, memiliki warna kulit terang, sering terpapar air panas, menderita dermatitis atopik, dan penggunaan kortikosteroid oles secara berlebihan.
Gejala Pitiriasis Alba
Gejala utama pityriasis alba adalah munculnya plak/bercak pucat atau terang di kulit. Bercak tersebut paling sering muncul di bagian wajah, leher, lengan, ketiak, dan dada. Gejala ini biasanya tidak disertai dengan rasa gatal, kulit kering, maupun kulit mengelupas.
Namun pada beberapa kasus, penderita mungkin mengalami rasa gatal pada bagian kulit yang mengalami perubahan warna. Penyebaran dan bentuk kemerahan yang muncul juga bisa bervariasi, sehingga terkadang sulit dibedakan dengan penyakit kulit lainnya, seperti eksim atau infeksi jamur.
Sebagian besar kasus pityriasis alba bisa sembuh namun meninggalkan bercak hipopigmentasi, artinya kulit yang terdampak tidak memiliki melanin sebanyak kulit di sekitarnya sehingga berwarna lebih terang. Melanin sendiri merupakan pigmen alami yang menentukan warna rambut, mata, dan kulit. Namun seiring waktu, kulit biasanya dapat kembali ke warna normalnya secara bertahap dalam beberapa minggu, bulan, atau tahun.
Diagnosis Pitiriasis Alba
Untuk membantu menegakkan diagnosis pitiriasis alba, dokter akan terlebih dahulu melakukan anamnesis (wawancara medis) terkait gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dengan memeriksa bagian kulit yang mengalami ruam menggunakan kaca pembesar.
Mengingat bahwa gejala pityriasis alba sering kali mirip dengan penyakit kulit lain seperti panu dan vitiligo, maka dokter perlu melakukan pemeriksaan penunjang untuk mengonfirmasi diagnosis pityriasis alba, di antaranya:
-
Biopsi kulit.
-
Pemeriksaan dengan wood lamp.
-
Pemeriksaan KOH 10%.
-
Pemeriksaan darah.
-
Pemeriksaan alergi.
Pengobatan Pitiriasis Alba
Pengobatan utama pitiriasis alba adalah menggunakan krim yang bersifat menekan sistem imun untuk mengurangi respons peradangan, seperti krim steroid. Jika pasien merasakan gatal, dokter akan memberikan obat-obatan antihistamin, seperti chlorpheniramine maleate (CTM) dan cetirizine.
Sementara itu, pasien yang mengalami kulit kering bisa diberikan pelembap yang mengandung petrolatum atau squalene yang dapat melembutkan kulit kering dan bersisik. Adapun upaya lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi pityriasis alba adalah:
-
Menghindari paparan sinar matahari atau air panas yang dapat memperparah gejala.
-
Menghindari faktor pemicu atopi.
-
Menjaga kelembapan kulit menggunakan krim pelembap.
-
Menjaga kebersihan kulit dengan baik.
-
Rutin memakai sunscreen saat bepergian ke luar rumah.
Pencegahan Pitiriasis Alba
Dikarenakan pitiriasis alba berkaitan dengan alergi/atopi, maka penderita yang memiliki riwayat alergi perlu menghindari beberapa zat yang dapat memicu alergi. Selain itu, menjaga kebersihan kulit juga sangat penting agar terhindar dari masalah kulit. Hal ini bisa dilakukan dengan menghindari paparan sinar matahari, debu, dan asap rokok secara berlebihan.
Itulah penjelasan mengenai pityriasis alba yang perlu Anda ketahui. Apabila Anda merasakan sejumlah tanda-tanda yang dicurigai sebagai pitiriasis alba, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit melalui layanan Telekonsultasi di aplikasi MySiloam untuk berdiskusi mengenai perawatan paling tepat.
Apabila muncul gejala yang menandakan infeksi sekunder, seperti demam, keluarnya nanah atau darah, dan kemerahan disertai benjolan maka pertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke Siloam Hospitals terdekat dengan dokter spesialis kulit. Mari jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Armina Haramaini, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Paket Tes Alergi 20 Parameter
Penawaran Spesial, Skrining Lite
21 Service/Item
Rp2.000.000
TERPOPULER
Paket Tes Alergi 54 Parameter
Penawaran Spesial, Skrining Lite
56 Service/Item
Rp3.800.000
Dermatologue - Aquapure Facial (3x treatment)
Lainnya
Rp2.050.000
Peeling Face 1x + Facial Aquapure
Lainnya
2 Service/Item
Rp1.300.000
Aquapure Essential Facial GW
Lainnya
1 Service/Item
Rp850.000







