Kesehatan Tubuh
Mengenal Anatomi dan Cara Kerja Sistem Konduksi Jantung

Table of Contents
Sistem konduksi jantung adalah bagian jantung yang berfungsi menghasilkan impuls atau sinyal listrik dan bertanggung jawab atas detak jantung untuk menjaga aliran darah ke seluruh tubuh. Sistem konduksi jantung ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu sinoatrial node, atrioventricular node, atrioventricular bundle (bundle of his), dan Purkinje fibers
Mari simak ulasan lengkap mengenai anatomi, cara kerja, hingga gangguan kesehatan yang memengaruhi sistem konduksi jantung melalui artikel berikut ini.
Apa itu Sistem Konduksi Jantung?
Jantung merupakan organ tubuh yang berdetak setiap detik untuk memompakan darah ke seluruh tubuh. Dalam menjalankan fungsinya, jantung dibantu oleh beberapa bagian seperti sel-sel, nodus, dan sinyal yang tergabung membentuk suatu sistem yang disebut sistem konduksi jantung.
Tujuan sistem konduksi jantung adalah untuk menghasilkan impuls listrik guna menjaga jantung agar tetap berdetak. Sistem kelistrikan jantung ini juga dapat mengirimkan sinyal ke otot jantung untuk berkontraksi ataupun relaksasi. Hal inilah yang membuat jantung dapat bekerja untuk menjaga aliran darah ke seluruh tubuh terdistribusi dengan baik.
Anatomi Sistem Konduksi Jantung
Sistem konduksi jantung adalah sistem yang terbentuk dari sekelompok sel-sel dan nodus yang terdiri dari empat bagian utama, yaitu sinoatrial node, atrioventricular node, atrioventricular bundle (bundle of his), serta Purkinje fibers. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Sinoatrial Node atau Nodus SA
Sinoatrial node atau nodus SA merupakan bagian dari sistem konduksi jantung yang terletak di bagian atas serambi atau atrium kanan dan bertugas untuk mengirimkan impuls listrik untuk membuat jantung berdetak. Nodus SA sering dikenal sebagai pacemaker jantung alami dalam tubuh manusia.
Sel ini dikontrol oleh sistem saraf otonom dengan mengatur kecepatannya dalam mengirimkan impuls listrik ke jantung. Adapun cara kerja sistem saraf otonom untuk mengatur kerja sinoatrial node dalam sistem konduksi jantung adalah sebagai berikut:
- Sistem saraf simpatis: Membuat sinoatrial node bekerja lebih cepat sehingga turut meningkatkan detak jantung.
- Sistem saraf parasimpatis: Membuat sinoatrial node bekerja lebih lambat yang dapat menurunkan detak jantung.
2. Atrioventricular Node
Atrioventricular node atau nodus AV adalah sel khusus yang terletak di septum interatrial dekat dengan katup trikuspid. Nodus ini berfungsi untuk memperlambat impuls listrik yang berasal dari nodus SA sebelum masuk ke dalam ventrikel jantung untuk memastikan tidak ada lagi darah yang tersisa di atrium sebelum kontraksi berhenti.
3. Atrioventricular Bundle (Bundle of His)
Atrioventricular bundle atau bundle of his adalah cabang dari sel-sel saraf yang berada di sepanjang dinding ventrikel jantung. Bagian ini bertugas menerima sinyal listrik dari nodus AV dan membawanya ke Purkinje fibers. Atrioventricular bundle terdiri dari dua cabang yang berbeda, yaitu:
- Left bundle branch untuk mengirimkan sinyal listrik ke Purkinje fibers yang menuju ventrikel kiri.
- Right bundle branch untuk mengirimkan sinyal listrik ke Purkinje fibers yang menuju ventrikel kanan.
4. Purkinje Fibers
Purkinje fibers merupakan bagian ujung cabang sel saraf yang bertugas mengirimkan sinyal listrik ke ventrikel jantung agar dapat berkontraksi. Dengan begitu, darah dari jantung dapat mengalir melalui arteri pulmonalis dan ke dalam aorta.
Cara Kerja Sistem Konduksi Jantung
Setiap jantung berdetak, terdapat impuls listrik yang dikirimkan oleh sistem konduksi jantung dan dialirkan pada bagian-bagian tertentu. Adapun langkah-langkah dan cara kerja sistem konduksi jantung adalah sebagai berikut:
- Nodus SA mengirimkan sinyal listrik menuju atrium jantung.
- Atrium jantung yang menerima sinyal listrik tersebut akan berkontraksi.
- Nodus AV akan menunda pengiriman sebagian sinyal listrik sampai atrium selesai memompakan darah ke ventrikel jantung dan memastikan tidak ada darah yang tersisa di atrium.
- Sebagian sinyal listrik tersebut akan dibawa oleh atrioventricular bundle menuju Purkinje fibers guna memberikan perintah pada ventrikel untuk berkontraksi dan memompakan darah ke seluruh tubuh.
Gangguan Kesehatan yang Memengaruhi Sistem Konduksi Jantung
Adapun sejumlah kondisi medis yang dapat memengaruhi fungsi dan kerja dari sistem konduksi jantung adalah sebagai berikut:
1. Aritmia
Salah satu masalah kesehatan yang dapat memengaruhi fungsi sistem konduksi jantung adalah aritmia, yaitu gangguan irama jantung yang membuat jantung berdetak secara tidak teratur. Kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga kerap membuat seseorang tidak sadar bahwa dirinya sedang mengidap aritmia.
2. Bundle Branch Block
Bundle branch block (BBB) adalah kondisi ketika sinyal listrik pada ventrikel jantung melambat atau terputus. Kondisi ini dapat menyebabkan jantung tidak mampu memompa darah secara optimal.
3. Long QT Syndrome
Long QT Syndrome merupakan gangguan jantung yang terjadi karena aktivitas listrik pada jantung tidak dapat berfungsi secara optimal. Kondisi ini disebabkan oleh ventrikel jantung yang berkontraksi atau relaksasi terlalu lambat sehingga membuat jantung berdetak secara tidak beraturan (kadang bisa menyebabkan sinkop/pingsan dan henti jantung mendadak).
4. Henti Jantung Mendadak
Henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest) yaitu kondisi ketika jantung tidak dapat berfungsi dan berhenti berdetak secara tiba-tiba. Adapun sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami henti jantung mendadak adalah hipertensi, sleep apnea, ketidakseimbangan elektrolit, obesitas, dan lain-lain.
Sistem konduksi jantung adalah bagian tubuh yang memiliki peran penting untuk menjaga fungsi jantung dalam memompakan darah ke seluruh tubuh. Maka dari itu, sistem kelistrikan jantung ini perlu dijaga sebaik mungkin agar jantung dapat bekerja dengan optimal.
Jangan ragu untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat apabila Anda atau kerabat mengeluhkan gangguan terkait dengan kondisi jantung. Bersama Siloam Hospitals, Anda dapat memperoleh diagnosis serta penanganan yang tepat dari dokter berpengalaman.
Jadwalkan pertemuan Anda dengan dokter Siloam Hospitals secara praktis melalui fitur Cari Dokter. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memperoleh berbagai layanan kesehatan dengan mudah dan cepat. Unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Premium Kesehatan Jantung
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp5.400.000
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Skrining Jantung Advance
Skrining Jantung
9 Service/Item
Rp2.950.000
Diagram Profesional Doppler
Skrining Jantung
17 Service/Item
Rp7.200.000
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000
TERPOPULER
Jantung Prima
Skrining Jantung
7 Service/Item
Rp1.399.000
TERPOPULER
Jantung Ultima
Skrining Jantung
8 Service/Item
Rp1.900.000
Diagram Profesional
Skrining Jantung
18 Service/Item
Rp6.550.000
TERPOPULER
Diagram Eksekutif Doppler
Skrining Jantung
20 Service/Item
Rp4.250.000
TERPOPULER
Diagram Eksekutif
Skrining Jantung
19 Service/Item
Rp3.750.000
TERPOPULER
Diagram Primer Doppler
Skrining Jantung
15 Service/Item
Rp3.200.000
TERPOPULER
Diagram Primer
Skrining Jantung
14 Service/Item
Rp2.700.000







