Pola Hidup Sehat
Apa itu Vegetarian? Kenali Jenis-Jenis dan Manfaatnya

Table of Contents
Vegetarian adalah salah satu pola makan populer yang diterapkan oleh banyak orang. Sebagian besar berpendapat bahwa orang yang menerapkan vegetarian hanya boleh mengonsumsi makanan berbasis nabati dan menghindari produk hewani. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Mari simak penjelasan lebih lanjut mengenai vegetarian melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Vegetarian?
Vegetarian adalah pola makan yang menggunakan sumber makanan nabati sebagai asupan utama dalam menu harian. Namun, bukan berarti seorang vegetarian tidak dapat mengonsumsi sumber makanan hewani. Batasan pola makan tersebut bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis diet vegetarian yang diterapkan.
Sumber makanan nabati mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jika diterapkan dengan tepat, pola makan ini dapat memberikan segudang manfaat bagi tubuh. Hasil penelitian dalam IOPScience menunjukkan bahwa diet vegetarian bisa membantu mengurangi risiko obesitas, kanker usus besar, diabetes tipe 2, dan hipertensi.
Perbedaan Vegan dan Vegetarian
Perlu diketahui bahwa vegetarian dan vegan merupakan dua hal yang berbeda. Perbedaan vegan dan vegetarian terdapat pada batasannya. Vegan adalah salah satu jenis vegetarian yang ketat, di mana penganutnya sama sekali tidak mengonsumsi sumber hewani, bahkan menghindari produk apa pun yang berasal dari hewan atau diujicobakan ke hewan.
Sementara vegetarian adalah pola makan yang mengutamakan sumber makanan nabati, namun tidak sepenuhnya melarang penganutnya mengonsumsi sumber hewani, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Jenis-Jenis Vegetarian
Seperti yang sudah dijelaskan tadi, batasan terhadap vegetarian berbeda-beda. Selain vegan, masih ada beberapa jenis vegetarian lain, di antaranya lacto-vegetarian, ovo-vegetarian, lacto-ovo vegetarian, pescatarian, dan flexitarian. Berikut uraian selengkapnya terkait jenis-jenis vegetarian tersebut.
-
Lacto-vegetarian: Jenis vegetarian yang masih memperbolehkan mengonsumsi produk olahan susu, seperti yoghurt, keju, dan lain-lain.
-
Ovo-vegetarian: Jenis vegetarian yang menghindari daging dan produk susu, namun masih boleh mengonsumsi telur.
-
Lacto-ovo vegetarian: Kombinasi dari lacto dan ovo vegetarian, artinya orang yang menjalani jenis diet ini diperbolehkan mengonsumsi produk olahan susu dan telur. Namun, tetap harus menghindari daging.
-
Pescatarian: Pola makan vegetarian ini tidak memperbolehkan mengonsumsi daging, telur, dan produk olahan susu, namun boleh makan makanan laut.
-
Flexitarian: Jenis diet vegetarian ini memperbolehkan orang yang menjalaninya mengonsumsi produk hewani namun di saat-saat tertentu. Diet ini biasanya dilakukan oleh orang yang baru beralih ke pola makan vegetarian sehingga masih membutuhkan penyesuaian secara bertahap.
Manfaat Vegetarian
Jika dilakukan dengan tepat, pola makan vegetarian dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, salah satunya menurunkan berat badan. Namun, tidak hanya sebatas itu, diet vegetarian juga menawarkan segudang manfaat lain. Adapun masing-masing penjelasan tentang manfaat vegetarian adalah sebagai berikut.
-
Mencegah penyakit jantung. Pasalnya, orang yang mengikuti pola makan vegetarian cenderung memiliki kadar kolesterol keseluruhan yang lebih rendah sehingga dapat mengurangi risiko aterosklerosis yang dapat menyebabkan penyakit jantung.
-
Mengurangi risiko diabetes. Dalam pola makan vegetarian, pengikutnya banyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat larut, rendah lemak, serta kadar indeks glikemik yang rendah sehingga bisa mengontrol stabilitas kadar gula darah.
-
Menurunkan tekanan darah. Pasalnya, orang yang menjalankan pola makan vegetarian memiliki tekanan darah lebih rendah daripada orang yang sering makan daging.
-
Menurunkan risiko terkena kanker. Sebuah studi di Amerika dan Kanada menunjukkan bahwa kejadian kanker secara keseluruhan lebih rendah di kalangan vegetarian dibandingkan nonvegetarian. Oleh karena itu, beberapa literatur berpendapat bahwa pola makan nondaging mungkin dapat memberikan perlindungan dari kanker.
-
Melancarkan sistem pencernaan. Sumber nabati cenderung mengandung serat yang tinggi sehingga bisa meningkatkan kerja sistem pencernaan.
-
Menjaga berat badan ideal. Pola makan vegetarian dapat membantu mengendalikan berat badan sehingga banyak dimanfaatkan sebagai program diet.
Risiko Vegetarian
Pada dasarnya, vegetarian adalah pola makan yang aman dilakukan, bahkan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, jika tidak diterapkan secara benar atau tidak memperhatikan kebutuhan asupan nutrisi, beberapa konsekuensi atau efek samping yang bisa terjadi adalah sebagai berikut:
-
Kekurangan vitamin B12 dan D.
-
Kekurangan protein.
-
Kekurangan asam lemak omega-3.
-
Kekurangan zat besi.
-
Kekurangan kalsium.
Untuk menghindari risiko tersebut, asupan nutrisi penting lainnya pun perlu diperhatikan. Adapun beberapa langkah yang bisa dilakukan yaitu:
-
Pastikan mengonsumsi setidaknya 5 porsi variasi buah dan sayuran setiap hari.
-
Mendasarkan makanan pada kentang, roti, nasi, pasta, dan karbohidrat bertepung lainnya. Pilihlah varietas gandum utuh jika memungkinkan.
-
Konsumsi beberapa alternatif produk susu rendah lemak dan rendah gula.
-
Konsumsi kacang-kacangan dan sumber protein lainnya.
-
Memilih minyak tak jenuh dalam jumlah kecil.
-
Minum kurang lebih 2 liter air per hari agar tetap terhidrasi.
Itulah penjelasan mengenai pola makan vegetarian yang perlu Anda ketahui. Jika ingin menjalankan diet sehat sembari memenuhi kebutuhan gizi harian, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi dengan mengunjungi Siloam Hospitals terdekat di kota Anda.
Anda juga bisa memesan layanan Homecare - Catering Sehat 30 Hari dari Siloam Hospitals. Paket ini sudah termasuk konsultasi gratis dengan ahli gizi, kunjungan perawat 1x, serta gratis pengantaran untuk jarak rumah maksimal 10 km.
Anda dapat memesan paket Homecare Catering Sehat - 30 Hari dengan lebih mudah melalui aplikasi MySiloam. Lewat aplikasi MySiloam, Anda juga bisa mendapatkan beragam kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan. Mari jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini








