Apakah Telur Dapat Menyebabkan Bisul? Ini Faktanya!
Pola Hidup Sehat

Apakah Telur Dapat Menyebabkan Bisul? Ini Faktanya!

15 Oktober 2025 3 menit waktu baca
Apakah telur menyebabkan bisul

Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang baik dikonsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan protein tubuh. Bahkan, terdapat sejumlah kandungan telur yang mampu  menunjang kesehatan tubuh secara menyeluruh, seperti vitamin A, vitamin D, asam folat, asam lemak omega-3, fosfor, selenium, dan masih banyak lagi.

 

Namun, sebagian individu enggan untuk mengonsumsi telur karena dianggap dapat menyebabkan munculnya bisul pada kulit. Lantas, apakah benar telur menyebabkan bisul? Mari simak faktanya melalui artikel berikut ini.

 

Apakah Telur Menyebabkan Bisul?

 

Furunkel atau bisul adalah peradangan pada folikel rambut yang dapat menimbulkan gejala berupa munculnya benjolan merah yang berisi nanah pada kulit dan terasa nyeri. Sebagian individu menganggap kemunculan bisul ini sebagai akibat dari konsumsi telur terlalu banyak. 

 

Sebetulnya, apakah telur menyebabkan bisul? Perlu diluruskan, informasi mengenai kemunculan bisul akibat makan telur hanyalah sebuah mitos belaka. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan konsumsi telur dapat menyebabkan munculnya bisul.

 

Alih-alih karena mengonsumsi telur, penyebab utama bisul adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada folikel rambut. Pada dasarnya, bakteri tersebut sering ditemukan pada permukaan kulit dan lapisan dalam hidung, namun tidak menimbulkan masalah apa pun. 

 

Meski demikian, bakteri Staphylococcus aureus bisa menginfeksi tubuh jika terdapat luka gores atau gigitan serangga pada permukaan kulit yang menjadi pintu masuk bakteri tersebut ke dalam tubuh.

 

Selain itu, sejumlah faktor lainnya yang dapat meningkatkan risiko munculnya bisul adalah sebagai berikut.

 

  • Terpapar bahan kimia beracun yang dapat mengiritasi lapisan kulit.

  • Kurang menjaga kebersihan diri sendiri maupun lingkungan di sekitar.

  • Kurangnya asupan nutrisi tubuh.

  • Kontak langsung dengan penderita bisul.

  • Terdapat luka terbuka yang mengalami infeksi.

  • Obesitas.

  • Menderita diabetes.

  • Sedang menjalani perawatan kemoterapi.

  • Menderita masalah kulit lain, seperti scabies atau eksim.

  • Memiliki sistem imun yang lemah atau menderita gangguan autoimun.

  • Sering menggunakan pakaian ketat.

 

Hubungan antara Alergi Telur dengan Risiko Munculnya Bisul

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, konsumsi telur bukan menjadi penyebab utama munculnya bisul. Namun, sebagian individu memang bisa mengalami alergi telur, terutama anak-anak. Alergi telur sendiri merupakan kondisi yang terjadi karena sistem imun tubuh menganggap protein yang terkandung di dalam telur sebagai zat berbahaya.

 

Akibatnya, sistem imun tubuh melepaskan histamin sebagai bentuk perlindungan tubuh dari zat berbahaya tersebut sehingga memicu munculnya gejala-gejala yang merupakan reaksi alergi, seperti ruam merah hingga gatal-gatal pada kulit.

 

Saat muncul reaksi alergi tersebut, penderita alergi telur mungkin akan sering menggaruk kulitnya. Jika digaruk secara berlebihan, hal tersebut dapat menimbulkan luka pada kulit yang menjadi pintu masuk bagi bakteri dan memicu terjadinya infeksi. Hal inilah yang dapat meningkatkan risiko munculnya bisul pada kulit.

 

Selain itu, orang yang memiliki alergi telur juga berisiko mengalami sejumlah gangguan pencernaan, seperti sakit perut, mual dan muntah, serta diare. Meski jarang terjadi, penderita alergi telur juga bisa mengalami reaksi alergi parah (anafilaksis) ketika mengonsumsi telur.

 

Dapat disimpulkan, mengonsumsi telur bukanlah penyebab munculnya bisul sehingga aman untuk dikonsumsi oleh orang sehat atau orang yang tidak memiliki riwayat alergi telur. Namun, jika seseorang memiliki riwayat alergi telur, disarankan untuk membatasi konsumsi telur guna menghindari risiko munculnya reaksi alergi.

 

Saat ini Anda dapat memesan paket Catering Sehat Homecare untuk mendapatkan asupan gizi yang sehat serta sesuai dengan kondisi tubuh. Paket ini sudah termasuk dengan satu kali kunjungan perawat, konsultasi dengan ahli gizi, paket makan siang dan malam, hingga jasa pengantaran katering ke rumah dengan jarak maksimal 10 km.

 

Dalam melakukan pengobatan dengan Siloam Hospitals, Anda dapat memanfaatkan aplikasi MySiloam yang menyediakan berbagai fitur menarik, mulai dari pemesanan paket kesehatan, check in mandiri, hingga antre secara online sebelum mengunjungi Siloam Hospitals terdekat. Mari jaga selalu kesehatan fisik dan mental Anda #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam (1)

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail