Buah yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Jantung, Apa Saja?
Pola Hidup Sehat

Buah yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Jantung, Apa Saja?

04 Juni 2025 5 menit waktu baca
buah yang perlu dibatasi oleh penderita penyakit jantung

 

Ada sejumlah buah yang tidak boleh dimakan penderita jantung secara berlebihan karena kandungan nutrisinya berisiko memperburuk kondisi. Meski begitu, bukan berarti penderita penyakit jantung tidak boleh sama sekali mengonsumsi jenis buah-buahan tersebut.

 

Penderita disarankan untuk mulai membatasi asupannya dan memperbanyak konsumsi buah-buahan lain yang dapat memberi manfaat lebih optimal bagi kesehatan jantung. Lantas, buah apa saja yang menjadi pantangan penderita penyakit jantung? Mari simak daftar selengkapnya berikut ini.

 

Buah yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Jantung secara Berlebihan

 

Buah-buahan merupakan makanan yang kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Buah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk kesehatan jantung. Namun, terdapat beberapa buah yang perlu dibatasi konsumsinya oleh penderita penyakit jantung. Berikut adalah buah yang tidak boleh dimakan penderita jantung secara berlebihan.

 

1. Buah Kalengan

 

Buah kalengan adalah buah dalam kemasan yang telah diolah dan diawetkan secara khusus. Buah kalengan, seperti leci dan persik, mengandung gula tambahan yang digunakan sebagai bahan pengawet dan pemanis. Hal tersebut berbahaya karena mengonsumsi gula secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk obesitas, diabetes, dan peningkatan tekanan darah. Oleh karenanya, penderita penyakit jantung sebaiknya membatasi asupan gula tambahan dalam pola makan.

 

2. Buah Tinggi Lemak dan Kalori

 

Buah yang perlu dibatasi konsumsinya oleh penderita penyakit jantung selanjutnya adalah buah dengan kandungan lemak dan kalori tinggi. Buah-buahan yang tinggi lemak dan kalori dapat menyebabkan kenaikan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan.

 

Kelebihan berat badan atau obesitas merupakan faktor risiko utama penyakit jantung sehingga penderita perlu membatasi konsumsi buah-buahan tinggi lemak dan kalori. Berikut adalah beberapa buah dengan kandungan lemak dan kalori tinggi yang perlu dibatasi oleh penderita penyakit jantung:

 

A. Pisang

 

Pisang mengandung karbohidrat, serat, dan kalium yang baik untuk tubuh. Namun, penderita penyakit jantung perlu berhati-hati dalam mengonsumsi pisang. Hal ini dikarenakan buah tersebut memiliki kandungan kalori dan gula yang cukup tinggi di dalamnya.

 

B. Alpukat

 

Alpukat mengandung lemak sehat yang bermanfaat bagi tubuh, seperti lemak tak jenuh tunggal. Namun, mengonsumsi alpukat secara berlebihan dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh yang juga terkandung di dalamnya sehingga tidak baik untuk dikonsumsi secara berlebihan bagi penderita penyakit jantung.

 

C. Kelapa

 

Kelapa memiliki kandungan lemak jenuh dan kalori yang tinggi. Lemak jenuh dalam kelapa dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Meskipun begitu, penggunaan kelapa dengan takaran rendah masih diperbolehkan. Penderita penyakit jantung dapat mengonsumsi kelapa dalam bentuk rendah lemak, seperti air kelapa segar sebagai sumber elektrolit yang dapat menjaga hidrasi tubuh.

 

3. Buah yang Dapat Menghasilkan Gas

 

Sebenarnya, makanan atau buah-buahan yang dapat menghasilkan gas boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit jantung dalam jumlah sedikit. Sebab, gas yang dihasilkan dari buah-buahan tersebut dapat menimbulkan perut kembung

 

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi buah yang dapat menghasilkan gas juga dapat menyebabkan sakit perut hingga rasa panas di dada yang dapat memicu rasa tak nyaman bagi penderita penyakit jantung. Berikut beberapa buah yang dapat menghasilkan gas dan perlu dibatasi konsumsinya:

 

A. Durian

 

Gas yang dihasilkan oleh buah durian dapat menyebabkan peningkatan tekanan dalam perut dan sistem pencernaan. Oleh karenanya, mengonsumsi buah durian secara berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan memperburuk gejala penyakit jantung.

 

B. Nangka

 

Sama halnya dengan durian, buah nangka juga termasuk buah penghasil gas. Jika dikonsumsi secara berlebihan, buah nangka berisiko memproduksi gas di dalam perut yang dapat menyebabkan perut kembung dan dada terasa sesak. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada penderita penyakit jantung.

 

C. Nanas

 

Buah nanas mengandung enzim bromelain yang dapat merangsang produksi gas dalam sistem pencernaan. Bagi penderita penyakit jantung, peningkatan produksi gas dalam perut dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan memperburuk gejala penyakit jantung.

 

Selain buah-buahan di atas, terdapat pula makanan yang perlu dihindari penderita penyakit jantung, seperti gorengan, makanan yang terlalu manis atau asin, maupun makanan cepat saji. Membatasi konsumsi makanan dan buah-buahan tersebut adalah salah satu cara menjaga kesehatan jantung yang tepat.

 

Rekomendasi Buah yang Baik untuk Dikonsumsi Penderita Penyakit Jantung

 

Penderita penyakit jantung perlu membatasi konsumsi buah-buah yang telah disebutkan di atas  guna menjaga kesehatan jantungnya. Namun, untuk tetap mendapatkan nutrisi dari buah, penderita dapat mengonsumsi buah yang baik untuk jantung seperti di bawah ini:

 

  • Anggur: Mengandung resveratrol, sejenis antioksidan yang dapat melindungi jantung dan pembuluh darah.

  • Buah beri (stroberi, blueberry, raspberry): Kaya akan kandungan serat dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan risiko penyakit jantung.

  • Pepaya: Mengandung enzim papain dan serat yang dapat membantu pencernaan, serta menjaga kesehatan sistem kardiovaskular.

  • Apel: Buah apel kaya akan kandungan serat, antioksidan, dan flavonoid yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

  • Delima: Memiliki kandungan antioksidan yang kuat seperti polifenol untuk melindungi jantung dari kerusakan oksidatif.

 

Itulah rekomendasi buah yang perlu dibatasi konsumsinya oleh penderita penyakit jantung. Dapat disimpulkan bahwa buah-buahan yang mengandung gula tambahan, tinggi lemak dan kalori, serta menghasilkan gas tidak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan bagi seseorang dengan gangguan jantung.

 

Apabila Anda atau anggota keluarga mengeluhkan gejala yang berkaitan dengan kondisi jantung, segera konsultasikan keluhan tersebut dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis serta penanganan yang tepat.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang dilakukan di setiap rumah sakit bisa berbeda-beda, mengingat hal tersebut bergantung pada fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan memastikan tahapan pemeriksaan dan pengobatan tersebut telah sesuai dengan kondisi medis spesifik setiap pasien.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang mempermudah perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

 

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail