Sakit Perut - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Kesehatan Tubuh

Sakit Perut - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

22 Agustus 2024 6 menit waktu baca
Sakit perut

Sakit perut adalah masalah kesehatan yang umum dialami oleh setiap orang. Sensasi tidak nyaman ini dapat berkisar dari ringan hingga parah, serta dapat disertai dengan berbagai gejala lainnya seperti kram perut, mual, muntah, atau gangguan pencernaan lainnya. Sakit perut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab, dan sering kali menunjukkan adanya gangguan pada organ-organ dalam sistem pencernaan.

 

Mari pahami lebih jauh mengenai penyebab, gejala, dan cara mengatasi sakit perut dalam ulasan berikut ini.

 

Definisi Sakit Perut

 

Sakit perut atau nyeri perut adalah keluhan yang umum terjadi di masyarakat. Kondisi ini menyebabkan rasa tidak nyaman di perut atau di area antara tulang iga dan tulang panggul, gejala yang menyertainya pun bervariasi. Sakit perut bisa berasal dari gangguan organ-organ dalam perut, maupun di luar perut.

 

Nyeri perut dapat menyebabkan penderitanya mengalami mulas, kram perut, hingga sensasi tertusuk di perut. Rasa nyeri perut pun bisa bersifat ringan hingga berat, dan bisa muncul/hilang secara tiba-tiba. Sakit perut juga bisa terjadi dalam waktu singkat maupun lama.

 

Penyebab Sakit Perut

 

Penyebab nyeri perut berbeda-beda, tergantung dari area perut yang terdampak. Nyeri pada perut biasanya dapat dikelompokkan menjadi dua berdasarkan area nyerinya, yaitu nyeri perut bagian atas dan bagian bawah. 

 

Nyeri perut bagian atas biasanya disebabkan oleh gangguan pada organ-organ perut di bagian atas yang meliputi hati, lambung, ginjal empedu, dan usus halus. Sementara itu, nyeri perut pada bagian bawah biasanya dipicu oleh gangguan pada organ-organ di saluran pencernaan bawah yang terdiri dari usus besar, rektum, hingga anus. 

 

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab nyeri perut berdasarkan letak nyerinya:

 

1. Sakit perut Bagian Ulu Hati

 

Penting untuk diketahui bahwa gejala nyeri ulu hati dapat dibagi menjadi dua berdasarkan penyebabnya, yaitu nyeri ulu hati akibat penyakit jantung dan akibat penyakit pada saluran pencernaan. 

 

Nyeri di area ulu hati yang terasa secara tiba-tiba biasanya dipicu oleh penyakit jantung koroner, robekan pada organ berongga, misalnya karena ruptur aneurisma aorta abdominal, atau robekan pada lambung. Sementara itu, nyeri ulu hati yang terasa dalam jangka waktu tertentu dapat disebabkan oleh radang pankreas, tukak lambung, radang usus buntu pada fase awal, radang pada saluran empedu, dan lain-lain.

 

2. Sakit Perut Bagian Kanan Bawah

 

Rasa nyeri pada perut bagian kanan bawah dapat disebabkan oleh:

 

  • Infeksi saluran kemih.

  • Hernia.

  • Obstruksi usus.

  • Penyakit radang usus (inflammatory bowel disease).

  • Usus buntu.

  • Batu saluran kemih.

  • Infeksi pada sistem reproduksi seperti pada indung telur, rahim, dan saluran tuba.

  • Sumbatan pada usus besar.

  • Divertikulitis

  • Kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim).

 

3. Sakit Perut Bagian Kanan Atas

 

Beberapa kondisi yang memicu nyeri perut bagian kanan atas, antara lain:

 

  • Batu ginjal.

  • Kanker hati.

  • Hepatitis.

  • Radang kandung empedu.

  • Infeksi ginjal.

  • Pneumonia paru-paru bagian bawah yang dekat dengan perut.

 

4. Sakit Perut Bagian Kiri Bawah

 

Adapun sejumlah penyebab nyeri perut bagian kiri bawah adalah sebagai berikut:

 

  • Infeksi pada sistem organ reproduksi wanita seperti indung telur, rahim, dan saluran tuba.

  • Penyakit radang usus (inflammatory bowel disease).

  • Batu saluran kemih.

  • Kehamilan ektopik.

  • Obstruksi usus.

  • Infeksi saluran kemih.

  • Peradangan pada testis.

  • Konstipasi.

  • Divertikulitis.

  • Abses psoas.

 

5. Sakit Perut Bagian Kiri Atas

 

Beberapa penyebab perut bagian kiri atas terasa sakit, antara lain:

 

  • Infeksi ginjal.

  • Sembelit.

  • Batu ginjal.

  • Pembesaran limpa.

  • Robekan atau ruptur limpa.

  • Serangan jantung.

  • Emboli paru.

  • Pneumonia pada paru-paru bagian bawah yang dekat dengan perut.

 

Nyeri perut bagian kiri atas juga bisa berkaitan dengan masalah paru-paru. Kondisi medis lain, seperti gagal jantung dan angina juga bisa menyebabkan munculnya nyeri pada perut sisi kiri atas.

 

6. Sakit Perut Bagian Bawah 

 

Secara umum, nyeri perut bagian tengah bawah sering kali disebabkan oleh radang saluran pencernaan atau kandung kemih. Pada wanita, ada beberapa kondisi medis atau masalah pada organ sistem reproduksi yang dapat menyebabkan nyeri di perut bagian tengah bawah, di antaranya:

 

  • Penyakit radang panggul.

  • Keguguran.

  • Endometriosis.

  • Kehamilan ektopik.

  • Kista ovarium.

  • Obstruksi pangkal kandung kemih (bladder outlet obstruction).

  • Infeksi kandung kemih.

  • Dismenore (nyeri perut pada saat menstruasi).

 

7. Sakit di Seluruh Bagian Perut (Tidak Spesifik)

 

Sementara itu, nyeri perut yang terasa menyeluruh tanpa area nyeri yang spesifik bisa jadi menandakan beberapa kondisi berikut:

 

  • Peritonitis. 

  • Penyakit Crohn.

  • Cedera perut.

  • Irritable bowel syndrome.

 

Gejala Sakit Perut

 

Beberapa karakteristik munculnya sakit perut adalah sebagai berikut:

 

  • Berlangsung dalam waktu singkat, beberapa jam, bahkan bisa beberapa hari.

  • Bisa hilang timbul atau menetap.

  • Dapat muncul secara perlahan, bisa juga tiba-tiba.

  • Nyeri akan berkurang atau bertambah parah saat penderitanya berada di posisi tertentu, misalnya batuk.

 

Gejala nyeri perut yang biasanya muncul dapat berupa sensasi mulas, kram perut, nyeri yang terasa menusuk dengan derajat keparahan ringan hingga berat. Sensasi nyeri tersebut bisa muncul di bagian perut mana saja, tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Sakit perut sering kali juga disertai mual, muntah, sendawa, kedutan, dan perut kembung.

 

Apabila disebabkan oleh infeksi saluran kemih, sakit perut biasanya disertai dengan rasa tidak tuntas setelah buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, dan perubahan pada warna urine.

 

Sementara itu, nyeri pada perut yang disebabkan oleh adanya gangguan pada organ sistem reproduksi wanita biasanya disertai dengan keputihan, perdarahan pada vagina, dan nyeri saat berhubungan seksual.

 

Diagnosis Sakit Perut

 

Sebelum menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan anamnesis atau wawancara medis terkait gejala dan riwayat kesehatan pasien secara keseluruhan. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik dengan menekan perut pasien guna mendeteksi area perut mana yang terasa sakit.

 

Jika diperlukan, dokter akan menyarankan pasien menjalani pemeriksaan penunjang untuk membantu menegakkan diagnosis penyebab nyeri perut, seperti:

 

  • Tes urine, darah, dan tinja untuk mencari tahu penyebab nyeri pada perut.

  • Tes pemindaian, seperti rontgen, USG, CT scan, atau MRI untuk mencari tahu gangguan pada organ-organ dalam perut, misalnya jika terdapat peradangan atau tumor pada saluran pencernaan.

  • Endoskopi yang mencakup esophagogastroduodenoscopy (EGD) atau kolonoskopi untuk mencari tahu gangguan pada saluran pencernaan yang menyebabkan perut sakit.

  • Tes kehamilan dan USG panggul untuk pasien wanita.

  • USG skrotum untuk pasien pria.

  • Pemeriksaan EKG untuk melihat kondisi jantung.

 

Cara Mengobati Sakit Perut 

 

Cara mengobati sakit perut akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Misalnya, jika perut sakit disebabkan oleh infeksi bakteri, maka dokter akan meresepkan obat antibiotik. Sedangkan, nyeri perut yang disebabkan oleh pola makan yang kurang sehat hanya disarankan untuk menjalani perubahan pola makan sesuai anjuran dokter.

 

Sementara itu, apabila penyebab nyeri perut adalah penyakit asam lambung atau GERD, maka dokter akan memberikan obat penurun asam lambung. Pasien memerlukan penanganan berupa tindakan operasi apabila mengalami radang usus buntu, hernia, atau batu empedu.

 

Adapun perawatan yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan gejala nyeri pada perut, di antaranya:

 

  • Hindari makan dalam porsi besar sekaligus.

  • Menggunakan bantal hangat di area perut yang sakit.

  • Mengunyah makanan secara perlahan.

  • Mengonsumsi makanan lunak, apabila mengalami gejala gangguan saluran pencernaan.

  • Mengonsumsi minuman hangat, seperti teh hangat.

 

Apabila Anda mengalami gejala sakit perut yang tak kunjung membaik, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat dari dokter. 

 

Kunjungi Siloam Hospitals terdekat layanan pemeriksaan berkualitas bagi Anda. Dapatkan informasi mengenai jadwal dokter dan buat janji temu dari fitur aplikasi MySiloam dan cari dokter.

 

Siloam Hospitals juga menyediakan layanan telekonsultasi yang dapat Anda manfaatkan untuk melakukan pemeriksaan secara online. Mari jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Laboratory Digital Booking

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail