Kenali Faktor yang Mendukung Perkembangan Bayi di NICU
Ibu dan Anak

Kenali Faktor yang Mendukung Perkembangan Bayi di NICU

21 November 2025 4 menit waktu baca
faktor yang mendukung kesembuhan dan perkembangan bayi di nicu

Pada beberapa kasus, seperti kelahiran prematur, bayi memerlukan perawatan di NICU sebelum dipindahkan ke ruang perawatan biasa. Lamanya waktu perawatan yang diperlukan di NICU tergantung dari masing-masing kondisi bayi. Di mana, terdapat beberapa faktor yang dapat mendukung perkembangan bayi di NICU agar kondisinya dapat segera membaik. Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

 

Kondisi yang Mengharuskan Bayi Dirawat di NICU

 

Neonatal Intensive Care Unit atau NICU adalah ruangan khusus di rumah sakit yang berfungsi sebagai tempat perawatan intensif untuk bayi baru lahir dengan gangguan atau permasalahan kesehatan tertentu.

 

Umumnya, bayi dengan gangguan kesehatan tertentu akan dirawat di ruang NICU pada 24 jam pertama setelah lahir untuk mendapatkan pengawasan dan perawatan intensif. Meski begitu, lamanya perawatan di ruang NICU bisa berbeda-beda, tergantung dari kondisi kesehatan setiap bayi.

 

Adapun beberapa kondisi yang mengharuskan bayi dirawat di NICU:

 

  • Mengalami masalah saat berlangsungnya persalinan, misalnya asfiksia neonatal karena proses persalinan yang terlalu lama

  • Bayi dengan gangguan pernapasan saat lahir, misalnya respiratory distress syndrome pada bayi, transient tachypnea of newborn, hyaline membrane disease, bronchopulmonary dysplasia, dan sindrom mekonium aspirasi.

  • Bayi dengan penyakit infeksi, misalnya pneumonia dan sepsis. 

  • Bayi dengan kelahiran prematur.

  • Bayi dengan kondisi BBLR (berat badan lahir rendah) di mana berat badan lahirnya kurang dari 2.500 gram.

  • Terdapat tanda-tanda gangguan kesehatan ketika bayi dilahirkan, misalnya terdapat kelainan bawaan atau sindrom tertentu.

  • Bayi baru lahir yang mengalami penyakit kuning (ikterus neonatorum).

 

Faktor yang Mendukung Perkembangan Bayi di NICU

 

Terdapat beberapa faktor yang dapat mendukung perawatan bayi di NICU untuk mempercepat penyembuhan kondisinya. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Fasilitas yang Lengkap

 

Faktor pendukung perkembangan bayi di NICU yang pertama adalah kelengkapan fasilitas dan kebersihan di dalam ruangan. NICU adalah area steril yang hanya bisa dimasuki oleh orang-orang tertentu.

 

Di dalam NICU terdapat suatu perangkat yang dikhususkan sebagai tempat menaruh bayi. Perangkat ini  disebut dengan inkubator yang bertujuan untuk membantu mengoptimalkan perkembangan bayi setelah lahir. Perangkat yang berbentuk seperti boks bayi berbahan plastik transparan ini dilengkapi dengan penghangat untuk menjaga suhu tubuh bayi dan melindungi bayi dari infeksi serta suara bising.

 

Selain inkubator, beberapa peralatan medis yang umumnya ada di dalam NICU, antara lain:

 

  • Fototerapi: Alat yang berfungsi untuk menurunkan tingkat bilirubin tinggi, yang menjadi salah satu penyebab bayi kuning. Alat ini bekerja dengan cara mengeluarkan bilirubin melalui urine.

  • Ventilator: Alat yang digunakan untuk membantu pernapasan bayi baru lahir jika memiliki gangguan pada sistem pernapasannya. Ada berbagai macam tipe atau jenis ventilator, yaitu invasif (selang yang dimasukan melalui hidung atau mulut) dan non-invasif (melalui mask di hidung).

  • Monitor: Alat ini digunakan untuk mengawasi tanda-tanda vital pada bayi, seperti laju pernapasan, detak jantung, suhu tubuh, tekanan darah, dan kadar saturasi oksigen.

  • Selang makanan: Alat yang berfungsi untuk menyalurkan ASI dan nutrisi lain ke bayi. Selang ini akan dimasukkan ke dalam perut melalui hidung atau mulut bayi.

 

2. Peran dari Ibu

 

Peran ibu untuk anak yang sedang dalam masa perawatan intensif di NICU juga sangat penting. Meski berada di ruang NICU, bayi tetap membutuhkan dampingan sang ibu. Keberadaan ibu di dekat bayi diketahui dapat mendukung masa pemulihan yang dijalani bayi.

 

Rumah sakit biasanya memiliki fasilitas yang memungkinkan ibu untuk memantau perkembangan bayi di NICU dari dekat. Bahkan, ibu bisa melakukan skin to skin contact dan pemberian ASI apabila perkembangan bayi di NICU sudah lebih baik. Dengan begitu, diharapkan proses pemulihan kondisi kesehatan bayi bisa menjadi lebih cepat.

 

3. Pemberian ASI

 

Perkembangan bayi di NICU juga bisa didukung oleh pemberian ASI eksklusif dari ibu secara langsung. Jika bayi belum bisa minum melalui mulut, maka ASI dari ibu dapat disalurkan melalui selang makanan. Ibu pun tetap disarankan untuk memerah ASI meski bayi berada di ruangan NICU. Apabila mengalami kesulitan atau produksi ASI tidak lancar, ibu dapat mencoba melakukan pijat laktasi.

 

4. Kangaroo Mother Care

 

Kangaroo mother care adalah metode yang memungkinkan ibu dan bayi melakukan skin to skin contact. Metode ini dilakukan dengan cara menggendong bayi dan mendekapnya tanpa menggunakan pakaian.

 

Metode ini diketahui bermanfaat untuk meningkatkan keterikatan emosional sekaligus bonding antara ibu dan bayi, meningkatkan kepercayaan diri orang tua, hingga membantu meningkatkan produksi ASI dan keberhasilan menyusui.

 

Itulah beberapa faktor yang dapat mendukung perkembangan bayi di NICU. Mendampingi bayi yang membutuhkan perawatan intensif memang sering kali terasa menantang, tetapi dengan tekad bulat dan dukungan dari kerabat, orang tua pasti bisa melaluinya dengan baik.

 

Guna mengurangi risiko masalah kesehatan pada bayi setelah lahir, jangan lupa untuk menjaga kesehatan selama kehamilan dengan melakukan pemeriksaan antenatal secara rutin di rumah sakit.

 

Ibu pun bisa mengunjungi NEST yang terdapat di Siloam Hospitals TB Simatupang dan Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang. Bersama NEST, ibu hamil akan mendapatkan layanan dan fasilitas lengkap yang didukung oleh tim dokter multidisiplin, seperti spesialis kandungan dan kebidanan, anak, anestesi, gizi klinis, konsultan laktasi, serta bidan dan tenaga medis profesional.


Apabila mengalami keluhan lain seputar kehamilan, segera periksakan diri ke Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dengan dokter. Praktis, cukup buat janji temu melalui fitur Cari Dokter atau aplikasi MySiloam untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah. Mari jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

telechat (1)

Dokter Kami
dr-liem-eremius-arifin-spa

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Liem Eremius Arifin, SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ifo-faujiah-sihite-mked-ped-spa

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Jambi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-anggun-kusumasari-spa-msc

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail