Cara Menambah Berat Badan Penderita Kanker yang Tepat
Kesehatan Tubuh

Cara Menambah Berat Badan Penderita Kanker yang Tepat

26 Mei 2025 6 menit waktu baca
cara menambah berat badan penderita kanker

Penderita kanker sering kali mengalami penurunan berat badan secara drastis karena tidak nafsu makan. Hal tersebut kerap membuat penderita kanker merasa kelelahan dan tidak bertenaga untuk menjalani serangkaian perawatan kanker, sehingga bisa menghambat pemulihan tubuh. Lantas, bagaimana cara menambah berat badan bagi penderita kanker? Untuk mengetahui caranya, mari simak informasi dalam pembahasan berikut ini.

 

Cara Menambah Berat Badan Penderita Kanker

 

Serangkaian prosedur pengobatan yang dijalani penderita kanker bisa menimbulkan sejumlah efek samping, seperti mual dan muntah. Hal ini kerap memengaruhi nafsu makan penderita kanker, sehingga bisa mengakibatkan berat badan menurun secara drastis. Padahal, berat badan ideal merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan penderita penyakit kronis ini untuk menunjang proses pemulihan tubuh.

 

Maka dari itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan penderita kanker untuk menambah dan kembali mendapatkan berat badan ideal. Adapun beberapa cara tersebut, di antaranya sebagai berikut:

 

1. Memperhatikan Pola Makan yang Tepat

 

Cara menambah berat badan penderita kanker yang pertama adalah memperhatikan pola makan yang tepat. Meski tidak merasa lapar, penting untuk tetap mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang sesuai dengan jadwal. Dalam hal ini, cobalah untuk makan dengan porsi sedikit namun sering.

 

Selain itu, agar tidak membuat tubuh merasa cepat kenyang, disarankan untuk membatasi minum air putih selama sedang makan. Sebab, minum air putih dapat memenuhi rongga lambung saat makan, sehingga bisa bisa menurunkan asupan kalori tubuh.

 

Hindari pula konsumsi makanan yang dapat memicu rasa mual, seperti makanan yang memiliki bau menyengat, makanan berlemak, dan lain sebagainya yang kerap memengaruhi nafsu makan penderita kanker.

 

Apabila merasa mual, penderita kanker bisa mengonsumsi makanan bersuhu dingin, seperti cold sandwich (roti lapis dingin) atau salad dingin. Sebab, makanan bersuhu dingin biasanya tidak memiliki aroma yang kuat yang kerap memicu rasa mual. Selain itu, penderita kanker juga disarankan untuk mencoba makanan yang kering, menghindari makanan terlalu manis dan terlalu banyak cairan. 

 

Untuk membantu meningkatkan nafsu makan, penderita kanker juga bisa membuat makanan agar terlihat lebih menarik, seperti memvariasikan warna atau tekstur makanan. Menciptakan suasana yang menyenangkan saat makan, seperti menyalakan lagu yang menyenangkan, membaca buku, menonton acara TV yang disukai juga bisa membantu meningkatkan nafsu makan.

 

2. Meningkatkan Asupan Kalori

 

Sangat penting untuk meningkatkan asupan kalori harian tubuh dengan cara yang sehat. Selain membantu meningkatkan berat badan, menambah asupan kalori tubuh juga bisa membuat tubuh lebih bertenaga dalam menjalani serangkaian perawatan kanker. Adapun sejumlah tips yang bisa dilakukan untuk meningkatkan asupan kalori tubuh, di antaranya:

 

  • Menambahkan mentega, margarin, atau minyak sehat ke dalam makanan, seperti minyak zaitun, minyak kanola, dan lain-lain.

  • Mengonsumsi makanan tinggi kalori secukupnya, seperti selai kacang, kacang-kacangan, alpukat, cokelat hitam (dark chocolate), dan lain sebagainya.

  • Mengonsumsi minuman yang mengandung kalori, seperti jus buah, milkshake, dan smoothies. Tambahkan susu maupun yoghurt dalam minuman tersebut untuk menambah kalori. 

  • Mengonsumsi camilan sehat, seperti buah yang telah dikeringkan, crackers yang diolesi selai kacang atau krim keju, dan yoghurt di sela-sela waktu makan atau beberapa jam sebelum tidur.

 

3. Meningkatkan Asupan Protein

 

Cara menaikkan berat badan penderita kanker selanjutnya yaitu meningkatkan asupan protein tubuh. Protein sendiri merupakan salah satu jenis makronutrien yang dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Karena itulah, saat sedang menderita penyakit tertentu, seperti kanker, disarankan untuk menambah asupan protein guna mendukung pemulihan tubuh.

 

Dalam hal ini, beberapa tips pola makan yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan asupan protein adalah:

 

  • Menambahkan makanan berprotein tinggi ke dalam menu makanan, seperti daging merah, ayam, ikan, kacang-kacangan, keju, susu, telur, dan lain sebagainya.

  • Mengonsumsi suplemen protein sesuai anjuran dokter.

 

4. Mempertimbangkan Konsumsi Multivitamin

 

Penderita kanker juga bisa mempertimbangkan untuk mengonsumsi multivitamin untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Namun, konsumsi multivitamin mungkin dapat memengaruhi beberapa jenis perawatan kanker, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen tersebut.

 

5. Rutin Berolahraga

 

Rutin berolahraga juga menjadi salah satu cara sehat untuk menambah berat badan bagi penderita kanker. Sebab, olahraga dapat membantu meningkatkan massa otot dan mengurangi jaringan lemak. Tak hanya itu, olahraga untuk penderita kanker juga diketahui bisa membantu meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

 

American Cancer Society sendiri menyarankan para penyintas kanker untuk melakukan aktivitas fisik dengan ketentuan seperti berikut ini:

 

  • Memulai olahraga secara perlahan dan meningkatkan intensitasnya seiring berjalannya waktu.

  • Melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang selama 150–300 menit/minggu atau 75–150 menit/minggu untuk intensitas berat.

  • Melakukan latihan ketahanan (resistance training exercise), seperti lari jarak jauh, push up, atau high-intensity interval training (HIIT), minimal 2 hari dalam seminggu.

  • Lakukan latihan peregangan (stretching) setidaknya 2 hari dalam seminggu.

 

Berat Badan Penderita Kanker juga Berkaitan dengan Kesehatan Mental, Benarkah?

 

Tak hanya menjaga pola makan, penderita kanker juga perlu memperhatikan kesehatan mental guna membantu meningkatkan berat badan. Dilansir dari situs resmi Cancer Council Victoria, sebanyak 40% pasien kanker mengalami gangguan kesehatan mental yang signifikan, termasuk gangguan kecemasan dan depresi. Lantas, apa kaitannya dengan berat badan penderita kanker?

 

Perlu diketahui bahwa gangguan kesehatan mental, seperti depresi, dapat membuat seseorang kehilangan minat untuk melakukan aktivitas sehari-hari, tidak terkecuali dengan mengonsumsi makanan. Hal ini juga bisa membuat seseorang tidak termotivasi untuk rutin berolahraga yang bisa membantu meningkatkan massa otot dan berat badan secara menyehatkan.

 

Selain itu, gangguan kecemasan yang kerap dialami oleh penyintas kanker juga bisa menurunkan nafsu makan secara signifikan. Kondisi tersebut juga dapat memicu gangguan pencernaan, seperti diare, yang dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap makanan. Hal inilah yang juga bisa menyebabkan penderita kanker mengalami penurunan berat badan.

 

Tips Menjaga Kesehatan Mental bagi Penderita Kanker untuk Meningkatkan Nafsu Makan

 

Seperti yang telah dijelaskan, menjaga kesehatan mental juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk menambah berat badan penderita kanker karena berkaitan dengan nafsu makan. Untuk itu, beberapa tips yang dapat dilakukan penderita kanker dalam menjaga kesehatan mental adalah sebagai berikut:

 

  • Tidak menyalahkan diri sendiri atas penyakit kanker yang diderita.

  • Bercerita dan berbagi keluh kesah dengan keluarga maupun teman terdekat untuk mendapatkan dukungan psikologis.

  • Menerapkan teknik relaksasi secara rutin, seperti yoga, meditasi, dan latihan pernapasan.

  • Melakukan hobi atau aktivitas yang disukai, seperti membaca buku, membuat kerajinan tangan, dan lain-lain.

  • Melakukan konseling dengan psikolog atau psikiater jika dibutuhkan.

 

Demikian informasi mengenai cara menambah berat badan bagi penderita kanker yang bisa dilakukan. Pada intinya, penderita kanker perlu memenuhi asupan nutrisi tubuh sebaik mungkin agar tetap dalam keadaan prima untuk menjalani serangkaian perawatan kanker. Menjalani pola hidup sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi yang bergizi dan seimbang adalah langkah penting bagi penderita kanker untuk mendukung proses pengobatan kanker.

 

Untuk mengetahui saran asupan gizi yang tepat dan sesuai dengan kondisi tubuh, Anda juga bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik di Siloam Hospitals terdekat. Dalam hal ini, dokter dapat merencanakan pola makan serta asupan gizi tepat untuk mendukung proses pemulihan tubuh.

 

Lebih lanjut, apabila direkomendasikan oleh dokter, Anda juga dapat memesan paket Catering Sehat dari layanan Siloam at Home yang mencakup menu makanan yang telah disesuaikan dengan kondisi tubuh, kebutuhan gizi, serta rekomendasi pantangan yang perlu diterapkan. Praktis, pemesanan paket katering tersebut dapat dilakukan secara online melalui aplikasi MySiloam.

Sumber

Mayo Clinic. No Appetite? How to Get Nutrition During Cancer Treatment. Diakses pada 2024 | American Cancer Society. Physical Activity and the Person with Cancer. Diakses pada 2024 | Cancer Council. Mental Health: The Forgotten Impact of Cancer. Diakses pada 2024 | MD Anderson Cancer Center. Cancer and Weight Loss. Diakses pada 2024 | Macmillan Cancer Support. Cancer and Your Emotions. Diakses pada 2024 | National Cancer Institute. Emotions and Cancer. Diakses pada 2024 | Cancer Research UK. Boosting Energy and Protein in Everyday Foods. Diakses pada 2024 | Kemenkes. Pengaturan Pola Makan pada Penderita Kanker. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail