Kebutuhan Kalori Ibu Hamil, Cek Jumlah Per Trimesternya!
Ibu dan Anak

Kebutuhan Kalori Ibu Hamil, Cek Jumlah Per Trimesternya!

10 September 2025 4 menit waktu baca
kebutuhan kalori ibu hamil

 

Selama masa kehamilan, tubuh memerlukan energi tambahan untuk mendukung pertumbuhan janin sekaligus menjaga kesehatan ibu. Energi ini diperoleh dari kalori yang bersumber dari makanan bergizi seimbang sehingga asupan nutrisi dapat memenuhi kebutuhan ibu dan bayi secara optimal.

 

Namun, perlu diingat bahwa kebutuhan kalori ibu hamil berbeda di setiap trimester yang disesuaikan dengan perkembangan janin dan kondisi tubuh ibu. Memahami jumlah kalori yang tepat serta memilih sumber energi yang sehat akan membantu memastikan kebutuhan nutrisi Ibu dan bayi tercukupi dengan baik. Simak penjelasan lengkap tentang anjuran kalori, sumber energi, serta makanan yang tidak ideal untuk ibu hamil di bawah ini.

 

Berapa Kebutuhan Kalori Ibu Hamil?

 

Kebutuhan kalori ibu hamil akan meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Hal ini karena tubuh harus menyediakan energi ekstra untuk mendukung perkembangan janin, pembentukan jaringan baru, serta perubahan fisiologis pada tubuh ibu seperti peningkatan volume darah dan pertumbuhan jaringan payudara. Selain itu, kebutuhan energi juga digunakan untuk menjaga stamina ibu agar tetap bugar menjalani aktivitas selama masa kehamilan.

 

Berdasarkan Permenkes No. 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia, kebutuhan kalori ibu hamil dihitung dari kebutuhan energi dasar sesuai kelompok umur, lalu ditambahkan kebutuhan ekstra sesuai trimester. Berikut adalah perhitungannya:

 

  • Trimester 1: Kebutuhan energi dasar + 180 kkal.

  • Trimester 2: Kebutuhan energi dasar + 300 kkal.

  • Trimester 3: Kebutuhan energi dasar + 300 kkal.

 

Sebagai contoh, untuk ibu berusia 30–49 tahun dengan kebutuhan energi dasar sebesar 2150 kkal, maka kebutuhan kalori per trimesternya adalah sebagai berikut:

 

  • Trimester 1: 2.330 kkal.

  • Trimester 2: 2.450 kkal.

  • Trimester 3: 2.450 kkal.

 

Sumber Energi yang Baik untuk Ibu Hamil

 

Pemilihan sumber energi yang tepat menjadi kunci pertumbuhan janin sekaligus menjaga kesehatan ibu. Energi yang cukup dan berkualitas tidak hanya membantu ibu tetap bugar, tetapi juga memastikan kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi di setiap tahap perkembangan.

 

Pemilihan nutrisi yang baik dapat membantu ibu hamil dalam mengatasi beban tambahan pada tubuh seiring perkembangan kehamilan. Tujuannya adalah menyeimbangkan asupan nutrisi yang cukup sehingga dapat mendukung pertumbuhan janin dan menjaga berat badan yang sehat. Berikut adalah beberapa sumber energi yang baik untuk ibu hamil:

 

  • Karbohidrat kompleks yang berasal dari nasi, roti gandum, oatmeal, kentang, atau ubi untuk energi yang bertahan lama.

  • Protein hewani, seperti ikan, telur, ayam, dan lainnya.

  • Protein nabati, yang diperoleh dari tahu, tempe dan kacang-kacangan.

  • Buah dan sayur berwarna yang kaya serat, vitamin, dan antioksidan untuk daya tahan tubuh dan pencernaan sehat.

  • Lemak sehat dari alpukat, kacang, biji-bijian, dan minyak zaitun.

  • Air putih 8–12 gelas per hari untuk mencegah dehidrasi.

  • Produk susu, seperti yoghurt bebas lemak atau rendah lemak, susu rendah lemak atau skim, dan susu kedelai yang diperkaya kalsium, kalium, vitamin A, dan D.

 

Makanan yang Sebaiknya Dibatasi Ibu Hamil

 

Selain mengetahui makanan yang baik untuk dikonsumsi, ibu hamil juga perlu mewaspadai jenis makanan yang sebaiknya dihindari. Sebab, beberapa makanan dan minuman dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, baik bagi ibu maupun janin. Berikut adalah makanan dan minuman yang perlu dihindari selama masa kehamilan:

 

  • Susu yang tidak dipasteurisasi (proses pemanasan untuk membunuh bakteri berbahaya) dan makanan yang dibuat dari susu tersebut, misalnya keju lunak. 

  • Daging olahan seperti sosis, daging asap dan daging kalengan, kecuali jika dipanaskan hingga benar-benar panas saat disajikan.

  • Makanan laut, telur, dan daging mentah atau setengah matang. Oleh karena itu, hindari sushi yang terbuat dari ikan mentah.

  • Makanan laut asap yang disimpan di lemari pendingin.

 

Bisakah Asupan Kalori Menambah Berat Badan Ibu Hamil?

 

Asupan kalori yang tidak terkontrol atau terlalu tinggi dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak sehat pada ibu hamil. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan asupan kalori dengan kebutuhan individu dan kondisi kesehatan ibu hamil. 

 

Penelitian dari International Journal of Gynecology & Obstetrics (2024) menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki pola makan yang tidak seimbang, dengan konsumsi tinggi makanan olahan dan rendah sayuran serta buah-buahan. Meski sebagian besar ibu hamil menyadari risiko obesitas dan dampak negatif kalori berlebihan, hanya sedikit yang berhasil menjaga kenaikan berat badan sesuai pedoman kesehatan.

 

Oleh karena itu, edukasi gizi yang rutin dan dukungan dari tenaga kesehatan sangat penting untuk membantu ibu hamil mencapai asupan kalori yang tepat dan menjaga berat badan ideal. Perlu diingat, informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan saran medis dari dokter. Untuk itu, ibu hamil tetap disarankan rutin berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Dokter akan memberikan panduan yang sesuai dengan kondisi masing-masing, termasuk rekomendasi menu harian, porsi makan, hingga suplemen. Tak hanya itu, ibu hamil juga dapat memanfaatkan paket Healthy Catering Homecare yang menyediakan menu seimbang sesuai kebutuhan gizi tiap trimester. Layanan ini memudahkan ibu hamil mendapatkan asupan yang tepat tanpa repot menyiapkan sendiri, sekaligus menjaga kesehatan ibu dan janin.

 

Untuk memudahkan pemesanan, gunakan aplikasi MySiloam. Aplikasi ini juga menyediakan beragam layanan kesehatan lainnya, mulai dari melihat jadwal praktik dokter, memesan janji temu dengan dokter yang Anda pilih, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online. Unduh MySiloam sekarang dan nikmati kemudahan layanan kesehatan dengan lebih praktis dan efisien.

Sumber

Ayo Sehat Kemkes. Kehamilan. Diakses pada 2025 | Peraturan Menteri Kesehatan Indonesia. Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Diakses pada 2025. | Johns Hopkins Medicine. Nutrition During Pregnancy. Diakses pada 2025 | International Journal of Gynecology & Obstetrics. Pregnant women's dietary patterns and knowledge of gestational weight gain: A cross-sectional study. Diakses pada 2025 | ACOG. Nutrition During Pregnancy. Diakses pada 2025 |

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail