Jahe Merah untuk Atasi Nyeri Haid dan Berbagai Manfaat Lainnya
Pola Hidup Sehat

Jahe Merah untuk Atasi Nyeri Haid dan Berbagai Manfaat Lainnya

30 Desember 2024 4 menit waktu baca
manfaat jahe merah

 

Jahe merah atau Zingiber officinale var. rubrum adalah salah satu tanaman herbal yang diketahui menawarkan segudang manfaat kesehatan, seperti membantu meredakan rasa nyeri menstruasi. Jahe merah bisa dikonsumsi dengan mengolahnya menjadi minuman teh. Mari simak lebih lanjut mengenai manfaat jahe merah serta efek samping yang mungkin ditimbulkan melalui ulasan di bawah ini.

 

Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan

 

Jahe merah menawarkan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Meski tidak bisa menjadi pengganti pengobatan utama, mengonsumsi jahe merah bisa membantu mengatasi beberapa masalah kesehatan. Berikut uraian selengkapnya mengenai manfaat jahe merah untuk kesehatan.

 

1. Membantu Meredakan Nyeri Menstruasi

 

Dalam jurnal berjudul Effect of Spice Drinks (Red Ginger and Cinnamon) on Dysmenorrhea Pain menyebutkan bahwa jahe merah memiliki efek analgesik (mengurangi rasa nyeri) dan melindungi saluran pencernaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mengonsumsi minuman herbal, seperti jahe merah, efektif untuk meredakan nyeri haid pada remaja. 

 

2. Mengatasi Infeksi Mulut

 

Manfaat jahe merah selanjutnya adalah membantu mengatasi infeksi pada mulut. Beberapa penelitian diketahui telah melaporkan adanya efek antimikroba serta antijamur yang berasal dari ekstrak etanol dan metanol yang terkandung di dalam jahe merah.

 

Berdasarkan penelitian dalam Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, ekstrak jahe merah bersama dengan temulawak (Boesenbergia pandurata) dan daun Stevia rebaudiana yang dikombinasikan dengan pemberian antibiotik konvensional seperti amoxicillin, vancomycin, dan ketoconazole dapat meningkatkan efektivitas antibiotik dalam membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab infeksi mulut.

 

3. Memiliki Efek Antiinflamasi

 

Membantu mengatasi peradangan juga menjadi salah satu manfaat jahe merah yang sayang untuk dilewatkan. Dilansir dari jurnal berjudul Zingiber officinale var. rubrum: Red Ginger’s Medicinal Use, tanaman herbal ini diketahui memiliki efek antiinflamasi atau antiperadangan. Peradangan sendiri merupakan penyebab utama berbagai penyakit, seperti alergi, aterosklerosis, kanker, diabetes, infeksi, obesitas, dan degenerasi saraf.

 

4. Membantu Menangkal Radikal Bebas

 

Menurut jurnal Molecules, sejumlah penelitian mengonfirmasi bahwa jahe merah memiliki kemampuan antioksidan yang kuat, sehingga berpotensi melawan kerusakan akibat radikal bebas. 

 

Penelitian juga menunjukkan bahwa jahe merah yang dikeringkan melalui metode pembekuan memiliki aktivitas penangkal radikal bebas lebih tinggi dibandingkan dengan pengeringan menggunakan vakum atau oven. Aktivitas antioksidan ini disebabkan oleh kandungan senyawa flavonoid dan vanilloid yang terdapat pada jahe merah.

 

5. Membantu Menghambat Perkembangan Kanker di Stadium Awal

 

Jahe merah juga diketahui memiliki efek antikanker yang diperoleh dari senyawa vanilloid. Menurut penelitian yang dilakukan oleh British Journal of Cancer, jahe merah dapat berperan dalam menghambat perkembangan kanker di stadium awal, terutama kanker yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV).

 

EBV dikenal sebagai penyebab beberapa jenis kanker, termasuk limfoma dan kanker nasofaring. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa ekstrak jahe merah dapat membantu menghambat aktivitas antigen awal EBV, yang berarti bahwa jahe merah dapat mengintervensi salah satu tahap penting dalam infeksi dan replikasi virus ini. Dengan begitu, jahe merah berpotensi untuk mengurangi kemampuan virus dalam menginfeksi sel dan mengubah sel-sel sehat menjadi sel kanker.

6. Meningkatkan Kualitas Sperma

 

Manfaat jahe merah lainnya adalah dapat membantu meningkatkan kualitas sperma. Jurnal Molecules menyebutkan bahwa kandungan vanilloid dalam jahe merah memiliki efek antioksidan yang kuat sehingga bisa mengurangi stres oksidatif yang dapat merusak berbagai sel dalam tubuh, termasuk sel sperma.

 

Efek antioksidan yang tinggi dapat melindungi proses spermatogenesis (pembentukan sperma) dari dampak buruk yang disebabkan oleh oksidan atau radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak sel-sel tubuh, termasuk dapat menurunkan kualitas dan jumlah sperma. 

 

Selain itu, jahe merah juga diketahui memiliki efek androgenik sehingga bisa meningkatkan hormon-hormon yang berperan dalam perkembangan dan fungsi sistem reproduksi pria, terutama dalam meningkatkan kualitas sperma.

 

Risiko Efek Samping Konsumsi Jahe

 

Jahe adalah tanaman herbal yang aman dan jarang menimbulkan efek samping. Namun, saat dikonsumsi, beberapa orang mungkin mengalami mulas, diare, bersendawa, dan merasakan ketidaknyamanan pada perut. Risiko efek samping ini akan meningkat bila seseorang mengonsumsi jahe secara berlebihan (lebih dari 5 gram per hari). Hal ini disebabkan karena jahe dapat merangsang produksi asam lambung dan meningkatkan pergerakan usus.

 

Selain itu, ibu hamil dan orang yang baru menjalani operasi juga perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe. Pasalnya, tanaman herbal ini memiliki efek mengencerkan darah sehingga berisiko menyebabkan perdarahan dan memperlambat pembekuan darah. Sebaiknya, hentikan penggunaan jahe setidaknya 2 minggu sebelum operasi yang dijadwalkan atau saat mendekati persalinan.

 

Itulah penjelasan mengenai manfaat jahe merah yang perlu Anda ketahui. Penting untuk dipahami bahwa informasi di atas sekadar bertujuan sebagai edukasi dan tidak bisa menggantikan saran dari tim medis profesional. Manfaat dan risikonya bisa berbeda-beda, tergantung kondisi kesehatan masing-masing orang.

 

Apabila ingin melakukan konsultasi lebih lanjut mengenai nutrisi penting untuk kesehatan Anda, jangan ragu mengunjungi Dokter Spesialis Gizi Klinik di Siloam Hospitals terdekat. Bersama Siloam Hospitals, Anda juga dapat memperoleh saran kesehatan lebih lanjut sesuai dengan kondisi tubuh. 

 

Guna menunjang kesehatan tubuh, selain beraktivitas fisik, Anda juga bisa memesan layanan Healthy Catering Homecare dari Siloam Hospitals. Paket makanan ini bisa disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda, serta sudah dilengkapi dengan sesi konsultasi bersama ahli gizi kami. Praktis, anda bisa memesannya secara virtual melalui aplikasi MySiloam.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 1

Sumber

Molecules. Zingiber officinale var. rubrum: Red Ginger’s Medicinal Uses. Diakses pada 2024 | Sean Institute. The effect of giving red ginger drinks (zingiber officinale var. Rubrum) on dysmenorrhea complaints in female studentsm class of 2020 FK UMI. Diakses pada 2024 | WebMD. Ginger - Uses, Side Effects, and More. Diakses pada 2024 | British Journal of Cancer. Anti-tumour promoter activity in Malaysian ginger rhizobia used in traditional medicine. Diakses pada 2024 | Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research. ANTIBACTERIAL INTERACTION OF COMBINATION OF ETHANOLIC EXTRACT OF ZINGIBER OFFICINALE VAR RUBRUM RHIZOME, BOESENBERGIA PANDURATA RHIZOME, AND STEVIA REBAUDIANA LEAVES WITH CERTAIN ANTIBIOTICS AGAINST INFECTIOUS MOUTH MICROBIAL. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail