Pola Hidup Sehat
Manfaat Kalium (Potassium) bagi Kesehatan Tubuh dan Sumbernya

Table of Contents
Kalium atau yang dikenal juga dengan potassium adalah jenis mineral yang memiliki beragam manfaat penting bagi kesehatan tubuh. Salah satu manfaat utamanya adalah menurunkan risiko penyakit jantung. Namun, terdapat banyak manfaat lain dari kalium yang perlu Anda ketahui. Mari simak informasi lengkap mengenai apa saja manfaat kalium serta jenis makanan tinggi kalium melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Kalium?
Kalium adalah salah satu jenis mineral yang sangat penting untuk tubuh. Fungsi kalium bagi tubuh adalah sebagai elektrolit larut yang menghantarkan listrik. Listrik tersebut akan digunakan untuk mengelola berbagai fungsi organ tubuh, termasuk kontraksi otot dan keseimbangan elektrolit dan cairan di dalam tubuh.
Manfaat Kalium untuk Kesehatan Tubuh
Kalium atau potasium adalah mineral yang memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, itulah mengapa kebutuhan hariannya perlu dipenuhi. Mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan kalium untuk pria dan wanita usia 19–80 tahun adalah 4700 mg. Berikut adalah penjelasan selengkapnya mengenai masing-masing manfaat kalium bagi tubuh.
1. Menjaga Keseimbangan Cairan
Manfaat potasium yang pertama adalah menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh karena merupakan salah satu elektrolit penting. Pasalnya, tingkat elektrolit dalam tubuh dapat berubah-ubah akibat volume air yang juga terus berubah.
Maka dari itu, tubuh memerlukan jumlah air yang masuk sama dengan jumlah yang hilang. Hal ini dikarenakan jika keseimbangan cairan terganggu, maka seseorang berpotensi mengalami dehidrasi. Dalam hal ini, kalium berperan dalam menentukan jumlah air dalam sel agar tidak terjadi dehidrasi ataupun overhidrasi.
2. Mengurangi Risiko Diabetes
Manfaat potasium berikutnya adalah mengurangi risiko diabetes. Pasalnya, terdapat hubungan antara tingginya kadar insulin dengan rendahnya kadar potasium dalam tubuh. Maka dari itu, penderita diabetes sering kali disarankan untuk menjaga kadar kalium agar tetap stabil guna membantu mengurangi terjadinya lonjakan atau penurunan kadar glukosa dan insulin secara tiba-tiba. Di samping itu, rendahnya kalium juga dianggap sebagai salah satu indikator perkembangan penyakit diabetes.
3. Mencegah Batu Ginjal
Potasium juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya batu ginjal. Mengonsumsi makanan tinggi potasium diketahui dapat menurunkan kadar kalsium dalam urine yang berpotensi memicu penyakit batu ginjal. Dengan memenuhi kebutuhan potasium harian, risiko seseorang mengalami batu ginjal pun bisa diminimalkan.
4. Membantu Fungsi Sistem Saraf Tubuh
Sistem saraf tubuh berfungsi untuk mengirimkan pesan atau sinyal berupa impuls saraf. Impuls saraf terdiri dari ion natrium yang berpindah ke dalam sel dan ion potasium yang berpindah ke luar sel. Dalam hal ini, manfaat potasium adalah memaksimalkan impuls saraf yang dihasilkan oleh sistem saraf pusat, sehingga sinyal dari otak bisa tersampaikan dengan baik.
5. Membantu Mencegah Stroke
Manfaat potasium juga diketahui dapat membantu mengurangi risiko stroke hingga 20%, terutama stroke iskemik yang disebabkan oleh penggumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah.
6. Menjaga Massa Otot
Manfaat kalium untuk pria salah satunya adalah membantu menjaga massa otot. Pasalnya, pemenuhan asupan potasium (kalium) dapat mencegah penurunan massa otot yang dipengaruhi oleh asidosis metabolik dan sensitivitas insulin. Meski begitu, hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
7. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Mengonsumsi makanan yang diperkaya potasium setiap hari bermanfaat dalam menjaga denyut jantung tetap stabil. Perlu diketahui bahwa kekurangan potasium dalam tubuh menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kematian akibat aritmia, terutama pada orang dengan riwayat penyakit jantung sebelumnya.
Jenis Makanan Tinggi Potasium
Setelah mengetahui sejumlah manfaat potasium yang penting bagi tubuh, Anda perlu mempertimbangkan untuk memasukkan berbagai makanan tinggi potasium ke dalam menu harian. Beberapa pilihan sumber alami yang diperkaya oleh potasium adalah sebagai berikut:
- Protein hewani dari ikan salmon atau daging ayam.
- Kacang-kacangan, seperti kacang almond.
- Air kelapa.
- Kentang.
- Buah kering, seperti kismis.
- Yogurt.
- Sayuran hijau, seperti brokoli dan bayam.
- Buah-buahan, seperti jeruk, alpukat, tomat, dan pisang.
Hindari Konsumsi Potasium Berlebih
Memang benar bahwa tubuh memerlukan kalium atau potasium agar bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Akan tetapi, Anda perlu memastikan bahwa sumber potasium yang dikonsumsi sesuai dengan takaran yang disarankan, terutama penderita penyakit ginjal kronis.
Penderita penyakit ginjal kronis perlu berhati-hati dalam mengonsumsi asupan yang dapat meningkatkan kadar potasium dalam darah karena dapat memicu terjadinya hiperkalemia. Di mana, kondisi ini sebenarnya juga bisa terjadi pada sejumlah orang dengan kondisi:
- Penyakit hati.
- Gagal jantung kongestif.
- Diabetes tipe 1.
- Insufisiensi adrenal.
Potassium atau kalium adalah mineral penting yang mendukung fungsi organ-organ tubuh. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan kalium sangat diperlukan. Namun, untuk memastikan asupan makanan yang tepat sesuai kondisi tubuh, Anda bisa memanfaatkan paket Healthy Catering Homecare dari Siloam Hospitals. Dengan memesan paket ini, Anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan ahli gizi kami.
Pemesanan paket Healthy Catering Homecare dapat dilakukan secara mudah melalui aplikasi MySiloam. Aplikasi ini juga dapat Anda gunakan untuk kebutuhan lainnya, seperti melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini








