Kesehatan Tubuh
Hati-Hati! Arteritis Takayasu Sering Menyerang Anak-Anak & Wanita

Table of Contents
Arteritis Takayasu adalah jenis vakulistis (peradangan pembuluh darah) langka yang menyerang pembuluh darah arteri terbesar di tubuh, yaitu aorta, dan pembuluh darah arteri yang bercabang dari aorta. Meski tidak ada obat khusus, dokter mungkin dapat merekomendasikan penggunaan obat-obatan atau prosedur medis untuk menangani gejala arteritis Takayasu. Simak ulasan tentang arteritis Takayasu di bawah ini.
Apa itu Arteritis Takayasu?
Arteritis Takayasu adalah salah satu jenis vaskulitis (peradangan pembuluh darah) yang jarang terjadi. Penyakit ini memengaruhi pembuluh darah arteri terbesar, yaitu aorta (pembuluh darah utama yang meninggalkan jantung untuk mengedarkan darah kaya oksigen ke seluruh tubuh) serta pembuluh darah arteri yang bercabang dari aorta yang juga membawa darah kaya oksigen ke tubuh.
Pembuluh darah arteri yang terdampak termasuk pembuluh darah arteri yang memasok darah ke lengan, ginjal, saluran pencernaan, kaki, dan mengalir melalui leher untuk mengalirkan darah ke otak. Pada arteritis Takayasu, peradangan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah arteri sehingga beberapa bagiannya menjadi melemah dan meregang.
Kelemahan pada bagian pembuluh darah tersebut dapat memicu terjadinya aneurisma, yaitu kondisi ketika dinding pembuluh darah melemah sehingga bagian pembuluh darah melebar, menggelembung, atau menonjol. Pembuluh darah arteri yang meradang juga bisa menyempit sehingga aliran darah menjadi terbatas. Selain itu, aliran darah juga dapat tersumbat sepenuhnya (oklusi).
Penyebab Arteritis Takayasu
Hingga kini, penyebab arteritis Takayasu masih belum diketahui secara pasti. Ada kemungkinan bahwa kondisi ini merupakan kondisi autoimun yang berarti sistem imun tubuh secara keliru menyerang jaringan sehat. Selain itu, para peneliti juga berpendapat bahwa arteritis Takayasu mungkin berasal dari gen yang diperoleh dari kedua orang tua.
Kedua orang tua penderita mungkin saja tidak memiliki gejala karena mereka hanya membawa satu salinan gen. Namun jika penderita mewarisi gen tersebut dari kedua orang tua, penderita dapat mengalami kondisi tersebut. Meski penyebabnya masih belum diketahui secara pasti, ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami arteritis Takayasu:
-
Anak-anak dan wanita berusia antara 20 hingga 40 tahun.
-
Memiliki riwayat keluarga yang menderita arteritis Takayasu.
Gejala Arteritis Takayasu
Gejala arteritis Takayasu terbagi menjadi dua tahap. Berikut masing-masing penjelasannya:
Tahap 1
Tidak semua orang mengalami tanda dan gejala pada tahap awal penyakit. Peradangan dapat merusak pembuluh darah arteri selama bertahun-tahun sebelum penderita menyadari ada sesuatu yang bermasalah pada kesehatannya. Jika muncul gejala, penderita mungkin merasa tidak enak badan yang disertai dengan:
-
Kelelahan.
-
Penurunan berat badan yang tidak disengaja (tidak sedang diet atau menjalani program olahraga tertentu untuk menurunkan berat badan).
-
Nyeri otot dan sendi.
-
Demam ringan, terkadang disertai keringat malam.
Tahap 2
Selama tahap kedua, peradangan makin parah dan menyebabkan pembuluh darah arteri menyempit sehingga lebih sedikit darah kaya oksigen serta nutrisi yang mencapai organ dan jaringan tubuh. Beberapa gejala dari tahap 2 penyakit ini umumnya meliputi:
-
Kelemahan, kesemutan, atau nyeri pada anggota tubuh.
-
Denyut nadi lemah.
-
Kesulitan mengukur tekanan darah atau perbedaan tekanan darah di antara kedua lengan.
-
Pusing, pening, atau pingsan.
-
Sakit kepala dan penurunan kemampuan penglihatan.
-
Masalah memori.
-
Sulit berpikir.
-
Nyeri dada atau sesak napas.
-
Tekanan darah tinggi (hipertensi).
-
Diare atau BAB berdarah.
-
Jumlah sel darah merah yang rendah (anemia).
Diagnosis Arteritis Takayasu
Dalam proses menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) untuk mengetahui tentang gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan fisik menggunakan stetoskop untuk mendengarkan apakah ada kelainan pada jantung, paru, dan pembuluh darah.
Selanjutnya, guna mengonfirmasi diagnosis, dokter dapat melakukan beberapa pemeriksaan penunjang berikut ini:
-
X-ray (pemeriksaan ini dapat menunjukkan lokasi pembuluh darah arteri yang mengalami kerusakan beserta tingkat keparahannya).
-
Magnetic resonance imaging (MRI).
-
CT scan.
-
Angiography.
-
Positron emission tomography (PET).
-
USG.
Komplikasi Arteritis Takayasu
Arteritis Takayasu dapat menyebabkan sejumlah komplikasi berikut ini:
-
Pengerasan dan penyempitan pembuluh darah yang dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah ke organ serta jaringan tubuh.
-
Tekanan darah tinggi (hipertensi), biasanya akibat berkurangnya aliran darah ke ginjal.
-
Peradangan jantung yang dapat memengaruhi otot jantung atau katup jantung.
-
Gagal jantung akibat tekanan darah tinggi, peradangan jantung, masalah pada katup aorta yang memungkinkan darah bocor dan mengalir kembali ke jantung, atau kombinasi dari semuanya.
-
Stroke karena berkurangnya atau tersumbatnya aliran darah di pembuluh darah arteri yang menuju otak.
-
Transient ischemic attack (TIA) atau stroke ringan, suatu kondisi yang bisa berkembang menjadi stroke.
-
Aneurisma aorta, kondisi ketika dinding pembuluh darah melemah dan meregang sehingga membentuk tonjolan yang berpotensi pecah.
-
Serangan jantung, yang dapat terjadi akibat berkurangnya aliran darah ke jantung.
Pengobatan Arteritis Takayasu
Pengobatan arteritis Takayasu berfokus pada pengendalian peradangan dengan obat-obatan dan pencegahan kerusakan lebih lanjut pada pembuluh darah. Kondisi ini sulit diobati sepenuhnya karena penyakit ini mungkin akan tetap ada meskipun gejala telah membaik. Ada kemungkinan juga telah terjadi kerusakan pembuluh darah yang tidak dapat dipulihkan pada saat dokter menegakkan diagnosis.
Pasien yang tidak memiliki tanda dan gejala atau komplikasi serius mungkin tidak memerlukan pengobatan. Namun, jika diperlukan pengobatan, dokter biasanya merekomendasikan obat-obatan medis atau bahkan operasi bila dibutuhkan. Berikut masing-masing penjelasannya.
-
Obat-obatan medis. Beberapa jenis obat yang dapat diresepkan oleh dokter adalah sebagai berikut:
-
Kortikosteroid untuk meredakan peradangan.
-
Obat-obatan untuk menekan sistem imun (obat-obatan imunosupresan), diberikan jika pasien tidak merespons pengobatan kortikosteroid dengan baik.
-
Operasi. Jika pembuluh darah arteri menyempit atau tersumbat parah, dokter mungkin akan merekomendasikan tindakan operasi untuk membuka atau memotong pembuluh darah arteri yang terdampak agar aliran darah kembali lancar. Selain itu, jika pasien mengalami aneurisma besar, pembedahan mungkin diperlukan untuk mencegahnya pecah. Pilihan operasi yang dapat dilakukan untuk menangani kondisi ini di antaranya:
-
Operasi bypass jantung.
-
Prosedur untuk melebarkan pembuluh darah (percutaneous angioplasty).
-
Operasi penggantian katup aorta.
Itulah penjelasan mengenai arteritis Takayasu yang perlu Anda ketahui. Namun, perlu diingat bahwa informasi di atas hanya bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan diagnosis yang akurat secara medis dan saran penanganan dari dokter.
Oleh sebab itu, bila Anda mengalami sejumlah gejala seperti sakit kepala, sesak napas, atau gejala lainnya yang mungkin mengindikasikan penyakit ini, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat.
Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Di samping itu, Siloam Hospitals juga menyediakan aplikasi MySiloam yang dapat memudahkan Anda untuk menemukan informasi jadwal praktik, booking, serta membuat janji temu dengan dokter pilihan. Lewat aplikasi ini, Anda pun dapat melakukan konsultasi langsung dengan dokter secara virtual.
Sumber
StatPearls Publishing. Takayasu Arteritis. Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Takayasu's arteritis. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Takayasu's Arteritis. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Premium Kesehatan Jantung
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp5.400.000
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000
TERPOPULER
Jantung Prima
Skrining Jantung
7 Service/Item
Rp1.399.000






