Ibu dan Anak
Ini Bahaya dan Gejala Atrial Septal Defect yang Patut Diwaspadai!

Table of Contents
Atrial septal defect adalah kelainan kongenital berupa terbentuknya lubang atau celah pada dinding pemisah dua atrium jantung. Jika menimbulkan lubang yang cukup besar, atrial septal defect perlu segera ditangani dengan tepat untuk menghindari risiko komplikasi serius, seperti aritmia, gagal jantung, hingga stroke. Mari pahami lebih lanjut mengenai apa itu atrial septal defect, penyebab, gejala, dan pengobatannya melalui artikel berikut ini.
Apa Itu Atrial Septal Defect (ASD)?
Seperti yang telah disebutkan di atas, atrial septal defect (ASD) adalah kelainan pada proses pembentukan struktur jantung saat janin berada di dalam kandungan yang ditandai dengan adanya lubang atau celah pada dinding pemisah atrium jantung.
Pada dasarnya, atrium adalah bagian jantung yang terdiri dari dua bagian, yaitu atrium kiri dan atrium kanan. Atrium kiri berfungsi untuk menerima darah yang kaya oksigen dari paru-paru. Sementara itu, atrium kanan bertugas untuk menerima darah yang minim oksigen dari seluruh tubuh.
Namun pada kasus ASD, dua bagian atrium jantung tidak memiliki pembatas yang sempurna sehingga menyebabkan darah di atrium kanan dan kiri menyatu. Lalu, darah tersebut akan bergerak dari atrium kiri ke kanan karena adanya tekanan yang lebih besar. Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan gejala tertentu pada penderitanya.
Kendati demikian, jika ASD telah terjadi dalam jangka waktu lama, darah akan bergerak menuju arah sebaliknya, yaitu dari atrium sebelah kanan ke kiri. Kondisi ini menyebabkan darah kaya oksigen yang seharusnya dialirkan dari jantung ke seluruh tubuh menjadi tercemar karena bercampur dengan darah minim oksigen. Inilah yang menyebabkan penderita ASD mengalami gejala klinis tertentu, seperti sesak napas, bibir kebiruan, dan lain sebagainya.
Jenis-Jenis Atrial Septal Defect
Berdasarkan lokasi lubang pada bagian jantung, atrial septal defect dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu secundum, primum, sinus venosus, dan coronary sinus. Berikut adalah masing-masing penjelasannya.
-
Secundum: Jenis ASD yang paling sering terjadi. Kondisi ini ditandai dengan terbentuknya lubang di tengah dinding pemisah atrium (septum atrium) bagian atas.
-
Primum: Jenis ASD yang memengaruhi bagian bawah septum atrium dan kerap terjadi bersamaan dengan kelainan jantung bawaan lainnya.
-
Sinus venosus: Jenis ASD yang langka, biasanya terjadi pada bagian atas dinding pemisah bilik jantung.
-
Coronary sinus: Kondisi yang ditandai dengan hilangnya dinding antara sinus koroner (bagian dari sistem vena jantung), yaitu antara ventrikel kiri dan atrium kiri.
Penyebab Atrial Septal Defect
Atrial septal defect adalah kondisi yang terjadi karena adanya gangguan perkembangan struktur jantung selama janin masih di dalam kandungan. Hingga saat ini, masih belum diketahui secara pasti apa penyebab janin mengalami atrial septal defect. Namun, beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko berkembangnya kondisi tersebut, yaitu:
-
Faktor keturunan (genetika).
-
Mutasi DNA selama masa perkembangan janin.
-
Ibu menderita kondisi medis tertentu saat hamil, seperti lupus, rubella, diabetes, dan lain sebagainya.
-
Paparan zat toksin dari ibu ke janin selama masa kehamilan, seperti asap rokok, alkohol, atau obat-obatan terlarang (sering kali kokain).
Gejala Atrial Septal Defect
Atrial septal defect umumnya tidak menimbulkan gejala tertentu, terutama jika defect atau lubangnya masih berukuran kecil. Maka dari itu, diagnosis sering kali terlambat dan banyak yang baru terdiagnosis saat dewasa ketika mengalami gejala yang mengganggu, seperti:
-
Kelelahan, terutama saat melakukan aktivitas fisik berat.
-
Terdengar suara desingan dari jantung (murmur jantung) saat diperiksa menggunakan stetoskop.
-
Pembengkakan pada tungkai, kaki, atau perut.
-
Pneumonia (infeksi paru) berulang.
-
Eisenmenger syndrome, yaitu komplikasi jangka panjang dari penyakit jantung bawaan, di mana pembuluh darah pada paru-paru menjadi kaku dan menyempit sehingga meningkatkan tekanan pada pembuluh darah arteri paru-paru. Kondisi ini lambat laun dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pembuluh darah.
Komplikasi Atrial Septal Defect
Pada kasus yang tergolong ringan, atrial septal defect cenderung jarang menimbulkan komplikasi tertentu. Namun, jika lubangnya berukuran sedang hingga besar, kondisi ini bisa meningkatkan risiko terjadinya sejumlah komplikasi serius, seperti:
-
Gagal jantung sebelah kanan.
-
Kematian dini.
Diagnosis Atrial Septal Defect
Langkah awal yang biasanya dilakukan oleh dokter dalam mendiagnosis atrial septal defect adalah melakukan anamnesis atau wawancara medis secara menyeluruh. Proses ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai keluhan yang dirasakan pasien serta riwayat kesehatan pribadi dan keluarga.
Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan fisik dengan meletakkan stetoskop pada dada pasien untuk mendeteksi adanya suara desingan dari jantung (murmur jantung). Lalu, sejumlah pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan dokter untuk membantu mengonfirmasi diagnosis atrial septal defect adalah sebagai berikut:
-
Rontgen dada.
-
Ekokardiogram.
-
MRI jantung.
Pengobatan Atrial Septal Defect
Pengobatan atrial septal defect disesuaikan dengan ukuran lubang dan keberadaan kelainan jantung bawaan lain yang diderita pasien. Jika ukuran lubang cenderung kecil dan tidak menimbulkan gejala tertentu, pasien mungkin tidak memerlukan tindakan khusus karena lubang tersebut dapat menutup dengan sendirinya seiring bertambahnya usia.
Namun, dokter tetap akan menyarankan pasien untuk menjalani pemeriksaan rutin guna memantau perubahan atau perkembangan dari kondisi lubang tersebut. Sementara pada kasus yang lebih berat, atrial septal defect dapat ditangani dengan beberapa tindakan medis berikut ini.
-
Pemberian obat-obatan, seperti beta-blockers untuk mengontrol detak jantung dan antikoagulan guna mengurangi risiko penggumpalan darah.
-
Operasi jantung, baik dengan metode percutaneous transcatheter closure (operasi minimal invasif) atau open-heart surgery (perbaikan struktur jantung dengan membuat sayatan terbuka pada dada).
Pencegahan Atrial Septal Defect
Mengingat penyebabnya belum diketahui secara pasti, atrial septal defect cenderung sulit untuk dicegah. Kendati demikian, beberapa cara yang bisa dilakukan oleh calon ibu dan ibu hamil untuk meminimalisasi risiko terjadinya atrial septal defect pada janin adalah sebagai berikut.
-
Melakukan pemeriksaan TORCH sebelum merencanakan kehamilan.
-
Melakukan pemeriksaan genetik dan riwayat kesehatan keluarga sebelum merencanakan kehamilan.
-
Mendapatkan vaksinasi MMR maksimal 1 bulan sebelum hamil.
-
Menghindari paparan toksin, seperti asap rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang selama hamil.
-
Menjalani pemeriksaan antenatal secara rutin, terutama USG kandungan.
Dapat disimpulkan bahwa atrial septal defect merupakan kondisi jantung bawaan yang tidak boleh diabaikan. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius di kemudian hari serta mendukung penderitanya agar dapat menjalani hidup yang lebih sehat dan produktif.
Jika si kecil menunjukkan gejala, seperti sesak napas dan jantung berdebar, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Pediatrik (Anak) di Siloam Hospitals terdekat. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari pemeriksaan fisik hingga tes penunjang untuk memastikan diagnosis dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
Guna mengakses layanan kesehatan lebih cepat, Anda bisa memanfaatkan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter terkait, membuat janji temu, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online. Mari jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan lebih mudah melalui aplikasi MySiloam.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp650.000
TERPOPULER
Rontgen Dada
Rontgen / X-Ray
Rp191.000
TERPOPULER
Rontgen Dada/Thorax PA + Lateral
Rontgen / X-Ray
Rp382.000
TERPOPULER
CT Thorax Non-CNTRS / CT Scan Dada
CT Scan
Rp2.079.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum dan Perawat - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp1.100.000







