7 Penyebab Gelisah dan Jantung Berdebar, Atasi dengan Cara Ini!
Kesehatan Mental

7 Penyebab Gelisah dan Jantung Berdebar, Atasi dengan Cara Ini!

04 Juni 2025 6 menit waktu baca
penyebab gelisah dan jantung berdebar dan cara mengatasi

 

Gelisah disertai jantung berdebar adalah perasaan yang tidak nyaman. Kondisi ini mungkin dialami oleh setiap orang, namun dengan pemicu yang berbeda-beda. Selain karena gangguan kecemasan, gelisah disertai jantung berdebar juga bisa disebabkan oleh gaya hidup, seperti kebiasaan merokok.

 

Memiliki pemahaman yang baik mengenai penyebab gelisah dan jantung berdebar dapat membantu menentukan langkah penanganan yang tepat, baik secara mandiri maupun dengan bantuan tenaga medis. Untuk itu, artikel ini akan membahas mengenai beberapa penyebab serta cara mengatasi gelisah dan jantung berdebar. Simak informasi berikut. 

 

Penyebab Gelisah dan Jantung Berdebar

 

Penyebab gelisah dan jantung berdebar pada setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung dari seberapa sering keluhan terjadi, usia, riwayat obat-obatan yang dikonsumsi, serta gaya hidup yang diterapkan sehari-hari. Jadi, langkah terbaik untuk memastikan penyebab rasa gelisah dan cemas adalah dengan memeriksakan diri ke dokter. Namun, secara umum, perasaan ini dapat dipicu oleh beberapa kondisi berikut.

 

1. Gangguan Cemas

 

Gangguan cemas merupakan salah satu penyebab munculnya rasa gelisah dan cemas pada seseorang. Kondisi ini dapat terjadi akibat adanya fobia terhadap sesuatu, stres, atau beberapa bentuk serangan dari luar yang berpengaruh pada kondisi psikis.

 

Selain gelisah dan jantung berdebar, kondisi ini juga dapat menimbulkan gejala fisik lain, seperti nyeri kepala, hiperventilasi (napas cepat ketika panik), keringat berlebihan, nyeri perut, kesulitan berbicara, tersedak, dan tubuh gemetar.

 

2. Gangguan Psikosomatis

 

Gangguan psikosomatis adalah masalah kesehatan mental yang berdampak pada kesehatan fisik. Salah satu gejala yang paling umum muncul adalah jantung berdebar sangat kencang, terutama ketika pengidapnya sedang mengalami stres dan merasa gelisah.

 

Tanda seseorang mengalami gangguan psikosomatis adalah merasakan sejumlah gejala fisik tanpa penyebab yang jelas. Ketika pemeriksaan fisik dan penunjang dilakukan oleh dokter, tidak ditemukan adanya kelainan pada hasil pemeriksaan yang merujuk pada penyakit apa pun.

 

3. Penyakit Hipertiroid

 

Penyebab gelisah dan jantung berdebar berikutnya adalah penyakit hipertiroid, yakni kondisi ketika kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, namun lebih sering dialami oleh wanita.

 

Pasalnya, kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gejala yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari pengidapnya. Beberapa di antaranya termasuk tremor, mudah berkeringat, sulit tidur, gelisah, penurunan berat badan, diare, gangguan pada siklus menstruasi, serta detak jantung lebih cepat pada kondisi tertentu.

 

4. Aritmia (Gangguan Irama Jantung)

 

Jantung berdebar kencang juga bisa menjadi salah satu tanda seseorang mengalami aritmia atau gangguan irama jantung. Selain jantung berdebar-debar, kondisi ini juga dapat menyebabkan jantung berdetak secara lambat atau tidak teratur.

 

Pada kondisi yang serius, aritmia dapat menyebabkan penderitanya kehilangan kesadaran dan mengalami penurunan tekanan darah secara drastis. Aritmia dapat dideteksi melalui pemeriksaan jantung, seperti EKG (elektrokardiogram).

 

5. Gaya Hidup

 

Selain masalah kesehatan tertentu, penyebab gelisah dan jantung berdebar lainnya adalah gaya hidup sehari-hari yang kurang sehat. Beberapa di antaranya adalah kebiasaan merokok, sering bergadang, dan mengonsumsi alkohol dan kafein secara berlebihan.

 

Minum kopi dengan jumlah takaran yang tepat dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, kopi dapat menimbulkan efek jantung berdebar kencang, cemas, dan gelisah sekaligus. Hal ini terjadi karena kandungan kafein dalam kopi dapat merangsang sistem saraf pusat untuk mengirimkan sinyal waspada sehingga gejala-gejala tersebut muncul.

 

6. Dehidrasi Berat

 

Penyebab gelisah dan jantung berdebar berikutnya adalah dehidrasi berat dan demam. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, keseimbangan cairan dalam tubuh akan terganggu. Hal ini dapat memengaruhi kinerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

 

Sementara itu, ketika seseorang mengalami demam, detak jantung pun cenderung meningkat. Hal ini terjadi karena jantung berusaha lebih keras untuk memompa atau mengalirkan darah dengan cepat ke seluruh tubuh sebagai respons terhadap kenaikan suhu tubuh.

 

7. Pengaruh Obat-obatan

 

Beberapa jenis obat juga dapat menjadi penyebab gelisah dan jantung berdebar, seperti obat asma, antibiotik, antihistamin, antihipertensi, dan antidepresan. Itulah sebabnya, jenis obat-obatan tersebut tidak dapat dikonsumsi tanpa pengawasan secara langsung dari dokter.

 

Cara Mengatasi Gelisah dan Jantung Berdebar

 

Ketika mengalami gelisah dan jantung berdebar, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejalanya. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Melakukan Relaksasi

 

Mengingat bahwa salah satu penyebab gelisah dan jantung berdebar adalah emosi yang sangat kuat, maka melakukan relaksasi atau latihan pernapasan bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasinya. Berikut adalah panduan latihan pernapasan yang dapat diikuti:

 

  1. Buat posisi duduk senyaman mungkin, kemudian pejamkan mata.

  2. Tarik napas panjang melalui hidung, tahan selama beberapa detik, kemudian embuskan secara cepat.

  3. Ulangi langkah-langkah tersebut hingga tubuh serta pikiran menjadi lebih tenang, dan jantung kembali berdetak dengan normal. 

 

Latihan pernapasan dapat membantu melancarkan aliran oksigen ke otak secara optimal. Ketika aliran oksigen mencukupi, fungsi otak menjadi lebih maksimal sehingga pikiran dapat terbebas dari stres serta terasa lebih tenang dan jernih.

 

2. Minum Air Putih dan Jaga Keseimbangan Elektrolit

 

Cara mengatasi cemas dan gelisah berikutnya adalah dengan memperbanyak asupan air putih. Pasalnya, kekurangan cairan dapat menyebabkan dehidrasi dan memicu pengentalan darah sehingga peredaran darah menjadi terhambat. Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

 

Selain itu, menjaga keseimbangan elektrolit juga bisa menjadi salah satu cara mengatasi jantung berdebar. Perbanyak konsumsi makanan dan minuman yang mengandung elektrolit (kalium, natrium, dan magnesium), seperti pisang, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

 

3. Memperbaiki Pola Tidur dan Rutin Berolahraga

 

Upaya lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi gelisah dan jantung berdebar adalah memperbaiki pola tidur dan rutin berolahraga. Usahakan tidur tepat waktu, hindari bergadang pada malam hari, dan bangunlah lebih awal. Pasalnya, kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan kegelisahan.

 

Sementara itu, rutin berolahraga bermanfaat untuk menyegarkan pikiran dan meningkatkan suasana hati. Jadi, tidak hanya bisa menyehatkan tubuh secara fisik, olahraga juga dapat membantu menjaga kesehatan mental, seperti menghilangkan perasaan gelisah.

 

4. Hindari Penyebab Jantung Berdebar

 

Jika sudah mengetahui penyebab gelisah dan jantung berdebar, sebaiknya hindari penyebab-penyebab tersebut agar gejala tidak semakin parah. Misalnya, jika perasaan gelisah dan jantung berdebar dipicu oleh konsumsi kafein secara berlebihan, sebaiknya hindari atau batasi minum kopi atau minuman berkafein lainnya sementara waktu.

 

5. Berkonsultasi dengan Dokter

 

Perlu dicatat bahwa penyebab serta cara mengatasi gelisah dan jantung berdebar di atas yang telah dipaparkan sebelumnya bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis dan saran perawatan dari dokter. Oleh karena itu, apabila perasaan gelisah dan jantung berdebar tidak kunjung membaik setelah menerapkan cara di atas, segera konsultasi dengan Psikolog di Siloam Hospitals terdekat.

 

Langkah ini penting untuk mengetahui secara pasti penyebab gelisah dan jantung berdebar yang dirasakan. Dengan begitu, dokter dapat menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi spesifik Anda. Penanganan yang tepat tidak hanya membantu meredakan gejala, tetapi juga mencegah kondisi memburuk dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

 

Untuk memudahkan proses pemeriksaan, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam. Dengan aplikasi ini, Anda dapat menikmati berbagai layanan yang ditawarkan Siloam Hospitals, mulai dari mengecek jadwal praktik dokter terkait, membuat janji temu, dan memantau hasil pemeriksaan secara online. Jadi, mari unduh aplikasi MySiloam sekarang juga untuk mempermudah perjalanan kesehatan Anda. 

 

telechat

message

ArticleDetail