Kesehatan Tubuh
Mengenal Hipertiroid (Hipertiroidisme), Ini Gejalanya

Table of Contents
Hipertiroidisme atau lebih dikenal dengan hipertiroid adalah masalah kesehatan yang terjadi karena kelenjar tiroid dalam tubuh memproduksi hormon tiroid secara berlebihan. Kadar hormon tiroid yang terlalu tinggi menyebabkan metabolisme tubuh bekerja sangat cepat.
Akibatnya, tubuh akan mengalami sejumlah gangguan kesehatan seperti nafsu makan meningkat namun berat badan tidak kunjung naik, jantung berdebar kencang, hingga sulit berkonsentrasi. Mari simak informasi mengenai hipertiroid selengkapnya melalui artikel berikut.
Apa Itu Hipertiroid (Hipertiroidisme)?
Hipertiroid atau hipertiroidisme adalah gangguan kesehatan yang terjadi ketika kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid, yaitu triiodothyronine (T3) dan thyroxine (T4), secara berlebihan. Perlu diketahui, hormon tiroid dalam tubuh berperan sebagai pengendali proses metabolisme, seperti mengatur suhu tubuh, mengolah nutrisi pada makanan menjadi energi, serta mengendalikan denyut jantung.
Bila kadar hormon tiroid dalam tubuh melebihi batas normal, proses metabolisme akan bekerja terlalu cepat. Inilah yang menyebabkan penderita hipertiroid memiliki berat badan rendah serta jantung yang berdetak lebih cepat. Penderita hipertiroid yang tidak mendapatkan penanganan tepat mungkin berisiko mengalami berbagai macam komplikasi, mulai dari komplikasi akut thyroid storm, pengeroposan tulang (osteoporosis), aritmia (detak jantung tidak normal), hingga gagal jantung.
Penyebab Hipertiroid
Ada berbagai macam kondisi medis yang dapat memicu terjadinya hipertiroid, mulai dari infeksi hingga gangguan autoimun. Adapun penjelasan lengkap dari kondisi medis yang dapat memicu terjadinya hipertiroid adalah sebagai berikut:
1. Graves’ Disease
Graves’ disease merupakan penyakit autoimun ketika sistem imun menyerang kelenjar tiroid di dalam tubuh. Hal ini akan memicu kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid dalam jumlah banyak. Graves’ disease merupakan penyebab hipertiroid paling umum di antara kondisi medis lainnya.
2. Tiroiditis
Tiroiditis adalah peradangan atau infeksi yang terjadi pada kelenjar tiroid. Tiroiditis bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti gangguan sistem imun tubuh dan infeksi virus tertentu. Beberapa jenis virus yang dapat menginfeksi kelenjar tiroid di antaranya virus flu, gondongan (mumps), dan COVID-19. Peradangan ini dapat mengakibatkan kebocoran pada kelenjar tiroid sehingga hormon tiroid akan masuk ke aliran darah dan memicu gejala-gejala hipertiroid.
3. Nodul Tiroid
Kondisi medis yang juga dapat menyebabkan hipertiroid adalah nodul tiroid. Nodul tiroid merupakan benjolan padat atau bisa juga berisi cairan yang muncul pada kelenjar tiroid. Benjolan tersebut umumnya berisi cairan dan dapat menekan kelenjar tiroid sehingga mengganggu proses produksi hormon. Nodul tiroid bisa diakibatkan oleh beberapa hal, seperti kekurangan yodium hingga kanker tiroid.
4. Penyebab Hipertiroid Lainnya
Selain gangguan kesehatan yang telah disebutkan di atas, hipertiroid juga bisa dipicu oleh kondisi tertentu seperti:
-
Mengonsumsi obat yang mengandung yodium tinggi.
-
Menderita penyakit kronis tertentu, seperti anemia pernisiosa atau diabetes tipe 1.
-
Memiliki keluarga dengan riwayat Graves’ disease.
-
Kehamilan. Ibu hamil memiliki kadar hormon hCG yang tinggi dalam tubuhnya. Hormon tersebut turut merangsang kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid dalam jumlah banyak.
Gejala Hipertiroid
Kemunculan gejala hipertiroid umumnya diakibatkan oleh proses metabolisme dalam tubuh yang bekerja begitu cepat. Beberapa gejala umum dari hipertiroid adalah sebagai berikut:
-
Detak jantung tidak teratur.
-
Nafsu makan meningkat namun berat badan tidak kunjung bertambah.
-
Cemas dan gugup.
-
Tremor, seperti tangan dan jari yang gemetar.
-
Perubahan siklus menstruasi pada wanita.
-
Mudah lelah.
-
Sulit tidur.
-
Kelenjar tiroid di bagian leher membengkak.
-
Mudah kepanasan.
-
Sering berkeringat bahkan dalam jumlah yang tidak wajar.
-
Tekanan darah tinggi (hipertensi).
Pengobatan Hipertiroid
Terdapat beberapa cara mengatasi hipertiroid yang biasanya dilakukan oleh dokter, mulai dari pemberian obat-obatan, terapi, hingga tindakan operasi. Berikut penjelasannya.
1. Pemberian Obat-obatan
Dokter akan memberikan beberapa jenis obat, seperti methimazole dan propylthiouracil, untuk menghambat produksi hormon tiroid yang berlebih. Selain itu, dokter juga akan memberikan obat-obatan berdasarkan gejala hipertiroid yang timbul, seperti propranolol untuk mengatasi gejala jantung berdebar.
2. Terapi Yodium Radioaktif
Tindakan medis lainnya yang dilakukan oleh dokter untuk menangani hipertiroid adalah terapi yodium radioaktif. Terapi ini dilakukan dengan memberikan obat-obatan oral yang mengandung radioaktif serta yodium dosis rendah untuk mengurangi produksi hormon tiroid.
3. Operasi
Tindakan operasi akan dilakukan apabila pasien tak kunjung membaik bahkan setelah mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter. Tindakan ini juga bisa menjadi alternatif bagi pasien dengan kondisi medis tertentu yang membuatnya tidak bisa mendapatkan terapi yodium radioaktif.
Tindakan ini dilakukan oleh dokter dengan mengangkat sebagian besar kelenjar tiroid atau biasa dikenal dengan tiroidektomi. Pascaoperasi pengangkatan kelenjar tiroid, pasien akan membutuhkan terapi hormon tiroid seumur hidup yang diberikan dalam bentuk obat.
Penting untuk diketahui bahwa artikel ini bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi serta saran perawatan dari tenaga medis profesional. Berbagai gejala yang disebutkan pun tidak secara spesifik mewakili kondisi hipertiroid dan mungkin mengindikasikan kondisi medis lainnya.
Oleh karena itu, apabila Anda mengalami gejala yang mengarah pada hipertiroid, seperti pembengkakan kelenjar tiroid di leher disertai kondisi sering berkeringat dalam jumlah banyak, sebaiknya segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh diagnosis serta penanganan yang tepat dan cepat.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan tindakan medis yang akan dijalani terkait hipertiroid akan disesuaikan dengan fasilitas kesehatan di setiap rumah sakit. Tenaga medis profesional akan memastikan seluruh tahapan pemeriksaan dan pengobatan telah sesuai dengan kondisi medis spesifik pasien.
Gunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan dengan mudah, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan nikmati berbagai fitur untuk mempermudah perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Hidup Sehat Basic
Penawaran Spesial, Skrining Lite
11 Service/Item
Rp649.000
TERPOPULER
Skrining Hidup Sehat Mini
Skrining Lite
7 Service/Item
Rp449.000
Paket Hidup Sehat 3 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
8 Service/Item
Rp2.199.000
TERPOPULER
Paket Hidup Sehat 1 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
8 Service/Item
Rp1.025.000
Paket Hidup Sehat 2 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
6 Service/Item
Rp875.000
TERPOPULER
Homecare Bugar
4 Service/Item
Rp800.000
TERPOPULER
Homecare Prima
6 Service/Item
Rp1.500.000







