Kesehatan Tubuh
Gangguan Lapang Pandang - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Table of Contents
Gangguan lapang pandang adalah kondisi ketika seseorang tidak dapat melihat suatu objek secara utuh akibat penyempitan lapang pandang. Pada kondisi ini, mata terasa seperti tertutup sebagian. Lantas, apa yang menyebabkan terjadinya gangguan lapang pandang? Mari simak penjelasan selengkapnya dalam artikel di bawah ini.
Apa itu Gangguan Lapang Pandang?
Lapang pandang adalah lapangan atau luas area yang bisa dilihat ketika mata berfokus pada titik tengah tanpa menggerakkan mata maupun kepala. Normalnya, luas area lapang pandang adalah mencapai sudut 60 derajat pada sisi nasal, 60 derajat pada sisi atas, 100 derajat pada sisi temporal, dan 70 derajat pada sisi bawah.
Gangguan lapang pandang adalah kondisi ketika seseorang kehilangan kemampuan untuk melihat satu area atau lebih dari lapang pandang tersebut. Gangguan ini dapat terbagi menjadi tiga jenis, berikut di antaranya:
-
Sentral/perifer: Penyempitan lapang pandang akibat masalah pada saraf pusat (sentral) atau saraf tepi (perifer).
-
Skotoma: Adanya titik buta (blind spot) pada area lapang pandang sehingga mengganggu penglihatan.
-
Hemianopia: Hilangnya penglihatan pada sebagian/setengah lapang pandang mata.
Penyebab Gangguan Lapang Pandang
Agar dapat melihat suatu benda, mata akan menangkap cahaya yang dipantulkan oleh benda tersebut lalu mengubahnya menjadi sinyal agar bisa dikirimkan ke otak melalui saraf. Kemudian, otak akan merepresentasikan sinyal tersebut menjadi gambar yang dapat dilihat oleh mata.
Namun, jika terdapat gangguan pada mata, otak, maupun saraf, maka kondisi tersebut dapat memicu gangguan lapang pandang. Adapun beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gangguan lapang pandang adalah sebagai berikut:
-
Gangguan pembuluh darah di mata.
-
Ablasi retina.
-
Tumor mata.
-
Infeksi mata.
-
Gangguan saraf mata lainnya.
-
Penyakit autoimun, seperti multiple sclerosis.
-
Penyakit metabolik, seperti hipertiroid.
-
Aneurisma.
-
Arteritis temporal.
-
Gangguan kelenjar pituitari.
Gejala Gangguan Lapang Pandang
Gangguan penglihatan pada satu mata dapat mengindikasikan adanya masalah pada mata, sedangkan gangguan lapang pandang yang terjadi pada kedua mata dapat menandakan adanya masalah pada otak.
Adapun beberapa gejala yang dapat menandakan seseorang mengalami masalah lapang pandang adalah sebagai berikut:
-
Menabrak benda-benda di sekitarnya.
-
Kesulitan membaca.
-
Menjatuhkan benda saat berusaha menggapainya.
-
Kesulitan mengemudikan mobil.
-
Sebagian mata seperti tertutup atau gelap.
-
Tidak dapat melihat dari satu sisi, baik kanan atau kiri.
Pemeriksaan Gangguan Lapang Pandang
Sebelum menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan wawancara medis (anamnesis) untuk mengetahui tentang gejala dan riwayat kesehatan pasien secara menyeluruh. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan lapang pandang dan pemeriksaan penunjang bila diperlukan.
Tes lapang pandang adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat seberapa luas area penglihatan pasien serta memeriksa kemampuan penglihatan sentral dan perifer. Tes ini juga bertujuan untuk menentukan penyebab dari permasalahan lapang pandang yang dialami pasien.
Pemeriksaan lapang pandang biasanya dilakukan dengan menggunakan tes konfrontasi. Pada tes ini, dokter dan pasien akan saling berhadapan untuk menutup salah satu mata. Kemudian dokter akan menggerakkan jari-jarinya ke beberapa arah untuk memeriksa penglihatan pasien.
Apabila ditemukan gangguan pada tes konfrontasi, maka dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan alat khusus, seperti amsler grid, tangent screen, computerized automated perimeter, atau goldmann perimeter.
Selain melakukan tes penglihatan, dokter biasanya juga meminta pasien untuk menjalani tes pencitraan untuk mencari tahu apakah gangguan yang terjadi disebabkan oleh masalah neurologis.
Komplikasi Gangguan Lapang Pandang
Gangguan lapang pandang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya. Misalnya, penderita merasa kesulitan dalam mengemudi sehingga lebih berisiko mengalami kecelakaan atau jatuh saat berjalan yang dapat menyebabkan cedera. Selain itu, gangguan ini juga berisiko mengakibatkan kebutaan permanen jika tidak segera dilakukan penanganan.
Pengobatan Gangguan Lapang Pandang
Pengobatan gangguan lapang pandang bisa berbeda-beda karena perlu disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Apabila disebabkan oleh gangguan pada mata, maka dokter akan memberikan obat untuk mengatasi masalah tersebut.
Sedangkan gangguan lapang pandang yang dipicu oleh penyakit pada retina mata seperti degenerasi makula dapat diatasi dengan terapi laser. Namun, kerusakan yang terjadi di retina mungkin tidak bisa disembuhkan sepenuhnya.
Apabila gangguan lapang pandang disebabkan oleh tumor mata, maka dokter dapat menyarankan pasien untuk menjalani pembedahan. Sementara itu, jika disebabkan oleh stroke, dokter akan memberikan obat-obatan untuk mengontrol penyakit tersebut.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika mengalami beberapa keluhan atau tanda yang mengarah pada gangguan lapang pandang atau masalah penglihatan lainnya. Kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk segera mendapatkan diagnosis dan penanganan secara tepat.
Siloam Hospitals juga menyediakan layanan Homecare - Kunjungan Dokter Umum dan Perawat bagi Anda yang membutuhkan perawatan dan penanganan medis langsung di rumah. Layanan Homecare - Kunjungan Dokter Umum dan Perawat bisa dipesan secara mudah melalui aplikasi MySiloam. Mari jaga selalu kesehatan Anda dan buah hati #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini







