Kesehatan Tubuh
Karsinoma Sel Skuamosa - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

Table of Contents
Karsinoma sel skuamosa (squamous cell carcinoma) adalah jenis kanker kulit yang disebabkan oleh produksi sel skuamosa secara tak terkendali dan berlebihan di lapisan kulit paling atas (epidermis). Salah satu faktor utama yang dapat meningkatkan risiko timbulnya jenis kanker ini adalah paparan sinar UV yang berlebihan. Simak penjelasan selengkapnya tentang karsinoma sel skuamosa melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Karsinoma Sel Skuamosa?
Seperti yang sudah dijelaskan, karsinoma sel skuamosa (squamous cell carcinoma) merupakan salah satu jenis kanker kulit yang pertumbuhannya dimulai dalam sel skuamosa yang membentuk lapisan tengah dan luar kulit. Jenis kanker ini umumnya tidak mengancam jiwa. Namun, bila tidak mendapatkan pengobatan, squamous cell carcinoma bisa tumbuh semakin besar dan menyebar ke bagian tubuh lainnya hingga menyebabkan komplikasi serius.
Karsinoma sel skuamosa dapat terjadi di bagian kulit mana saja. Pada orang berkulit putih yang mudah terbakar sinar matahari, kanker ini biasanya ditemukan pada area kulit yang banyak terkena sinar matahari. Sementara itu, pada orang dengan kulit hitam dan cokelat, karsinoma sel skuamosa lebih mungkin terjadi pada kulit yang tidak terpapar sinar matahari, seperti area alat kelamin.
Penyebab Karsinoma Sel Skuamosa
Karsinoma sel skuamosa terjadi karena adanya mutasi pada gen p53. Mutasi ini paling sering disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari atau penggunaan tanning bed. Namun, kanker kulit juga bisa tumbuh di area kulit yang tidak terkena sinar matahari. Artinya, terdapat faktor lain yang dapat memicu kanker ini, salah satunya paparan jangka panjang terhadap agen karsinogen, seperti tar dalam rokok.
Gen p53 sendiri bertugas untuk mengontrol seberapa banyak dan sering suatu sel membuat sel baru. Terjadinya mutasi pada gen p53 membuat gen tersebut tidak bisa memberikan instruksi yang dibutuhkan sel untuk melakukan tugasnya dengan baik. Akibatnya, sel skuamosa membelah dan menggandakan diri terlalu banyak sehingga membentuk tumor (benjolan).
Adapun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya karsinoma sel skuamosa adalah sebagai berikut:
-
Memiliki warna kulit terang yang membuat mudah mengalami sunburn.
-
Terlalu sering terkena paparan sinar matahari.
-
Penggunaan tanning bed.
-
Memiliki lesi prakanker di kulit, seperti pada kondisi actinic keratosis.
-
Pernah mengidap kanker kulit.
-
Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau mengonsumsi obat-obatan imunosupresan.
-
Memiliki bekas luka atau luka yang sudah bertahan lama di kulit.
-
TeriInfeksi HPV (human papillomavirus), yang meningkatkan risiko terkena karsinoma sel skuamosa di area genital.
Gejala Karsinoma Sel Skuamosa
Meski bisa terjadi di bagian kulit mana saja, karsinoma sel skuamosa paling sering terbentuk di kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti kulit kepala, punggung tangan, telinga, atau bibir. Beberapa gejala squamous cell carcinoma yang penting untuk diperhatikan adalah sebagai berikut:
-
Benjolan keras pada kulit (nodul). Nodul ini bisa berwarna seperti kulit atau warna lain, misalnya merah muda, merah, hitam, atau cokelat.
-
Luka datar dengan kerak bersisik.
-
Luka baru atau area yang meninggi pada bekas luka.
-
Bercak putih atau pucat di mulut, lidah, gusi, atau pipi.
-
Bercak kasar dan bersisik pada bibir yang bisa menjadi luka terbuka.
-
Bercak yang meninggi atau luka seperti kutil di dalam anus atau alat kelamin.
-
Nyeri pada luka atau bercak dialami pada beberapa kasus.
Diagnosis Karsinoma Sel Skuamosa
Untuk mendiagnosis karsinoma sel skuamosa, dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien beserta keluarga. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik di area tubuh yang mengalami gejala, seperti memeriksa ukuran, bentuk, dan lokasi benjolan/lesi.
Guna mengonfirmasi diagnosis karsinoma sel skuamosa, dokter biasanya meminta pasien menjalani serangkaian pemeriksaan tambahan, seperti:
-
Biopsi, mengambil sampel kulit atau jaringan yang terdapat benjolan untuk diuji di laboratorium.
-
Tes pencitraan dengan CT scan atau MRI, untuk mengidentifikasi ukuran karsinoma dan melihat apakah kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Pengobatan Karsinoma Sel Skuamosa
Sebagian besar karsinoma sel skuamosa di kulit bisa dihilangkan dengan operasi sederhana. Beberapa di antaranya bahkan bisa dihilangkan dengan obat-obatan yang diberikan di kulit. Dokter akan menentukan jenis pengobatan yang tepat sesuai dengan lokasi, ukuran, serta penyebaran kanker.
Pengobatan untuk karsinoma sel skuamosa yang berukuran kecil:
-
Kuret dan elektrodesikasi. Perawatan ini dilakukan dengan mengangkat bagian atas kanker kulit dengan alat pengikis yang disebut kuret. Sedangkan, bagian dasar atau bawah kanker akan dipanaskan menggunakan jarum listrik.
-
Terapi laser. Tujuan perawatan ini adalah menghancurkan pertumbuhan sel abnormal menggunakan sinar cahaya yang intens.
-
Terapi fotodinamik. Penggunaan obat-obatan yang membuat sel kanker sensitif terhadap cahaya pada kulit. Kemudian, energi cahaya akan digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker tersebut.
Pengobatan untuk karsinoma sel skuamosa yang berukuran besar:
-
Simple excision. Prosedur ini melibatkan pemotongan kanker dan sedikit kulit sehat di sekitarnya, kemudian menyatukan kembali kulit dengan penjahitan.
-
Pembedahan Mohs. Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat lapisan kulit yang terkena kanker, dan memeriksa setiap lapisan bawah di bawah mikroskop agar tidak ada sel kanker yang tersisa.
-
Radioterapi. Terapi yang menggunakan sinar berenergi tinggi untuk menghancurkan sel kanker.
Pengobatan untuk karsinoma sel skuamosa yang sudah menyebar ke bagian tubuh lain:
-
Kemoterapi. Terapi yang menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker.
-
Terapi target. Terapi yang menargetkan bagian spesifik dari sel kanker agar sel tersebut mati.
-
Imunoterapi. Terapi yang mendorong sistem imun tubuh agar bisa melawan sel kanker di dalam tubuh.
Komplikasi Karsinoma Sel Skuamosa
Jika tidak diobati, karsinoma sel skuamosa dapat merusak jaringan sehat di sekitarnya. Meski tidak umum terjadi, sel-sel kanker juga dapat menyebar ke kelenjar getah bening atau organ lain, sehingga dapat berakibat fatal. Berikut adalah beberapa komplikasi karsinoma sel skuamosa pada kulit:
-
Gangguan estetika.
-
Nyeri pada kulit.
-
Kehilangan fungsi peraba.
-
Metastasis atau menyebar ke organ tubuh lainnya.
Perlu dipahami bahwa tanda serta gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili karsinoma sel skuamosa. Dengan kata lain, tanda dan gejala yang disebutkan dapat terjadi pada kondisi medis lainnya, sehingga penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang akurat.
Penting pula untuk dicatat bahwa proses pemeriksaan dan pengobatan di setiap rumah sakit bisa berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang disediakan. Namun, tenaga medis tentu akan memastikan bahwa tahapan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
Jika ingin mendapatkan perawatan yang efektif, tepercaya, serta berkualitas prima terhadap kanker, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals. Sebagai salah satu pusat unggulan kanker, MRCCC menyediakan beragam layanan kesehatan untuk menangani kanker, mulai dari deteksi dini, onkologi bedah, kemoterapi, radioterapi, dan lain sebagainya.
Sumber
Cleveland Clinic. Squamous Cell Carcinoma. Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Squamous Cell Carcinoma of the Skin. Diakses pada 2024 | NCBI. Cutaneous Squamous Cell Carcinoma. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Armina Haramaini, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini






