Kesehatan Tubuh
Apa itu Osteoblas? Ini Fungsinya dalam Pembentukan Tulang

Table of Contents
Osteoblas adalah jenis sel yang berperan penting dalam proses pembentukan dan perkembangan tulang. Sel ini akan terus aktif meski seseorang telah mencapai usia dewasa untuk menjaga kepadatan tulang.
Dalam proses pembentukan tulang baru, osteoblas akan bekerja sama dengan osteoklas, yaitu sel yang berfungsi untuk menghancurkan tulang yang sudah tua atau rusak. Untuk mengenal fungsi osteoblas dalam proses pembentukan tulang selengkapnya, Anda dapat menyimak artikel berikut ini sampai tuntas.
Apa itu Osteoblas?
Osteoblas adalah sel yang dibutuhkan untuk proses osifikasi (pembentukan jaringan tulang baru), baik selama masa pertumbuhan maupun tahap remodeling ketika tulang mengalami fraktur.
Lebih tepatnya, sel ini akan menyintesis dan menyimpan osteoid (protein penyusun matriks tulang) yang akan mengalami proses mineralisasi untuk pembentukan tulang baru.
Sel ini juga dapat menghasilkan berbagai senyawa yang berfungsi untuk mendukung proses pembentukan tulang, seperti kolagenase, osteokalsin, alkali fosfatase, dan lain sebagainya.
Perbedaan Osteoblas dan Osteoklas
Osteoblas adalah sel yang berfungsi untuk membentuk tulang baru selama masa pertumbuhan ataupun proses penyembuhan patah tulang. Sel ini dapat melepaskan matriks tulang yang akan mengubah protein menjadi jaringan tulang baru.
Selanjutnya, matriks tulang tersebut akan berbaur dengan kalsium dan membentuk tulang berkalsium. Tulang berkalsium ini kemudian akan menyerap osteoblas dan membentuk osteosit untuk mengisi ruang atau celah pada jaringan tulang yang sudah ada.
Sementara itu, osteoklas adalah sel yang berada di dalam jaringan tulang matang. Fungsinya adalah untuk menghancurkan tulang tua atau yang sudah rusak guna memicu suatu reaksi kimia agar dapat merangsang osteoblas untuk mengeluarkan osteoid atau protein penyusun matriks tulang.
Fungsi Osteoblas dalam Proses Pembentukan Tulang
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa fungsi osteoblas adalah untuk mengoptimalkan proses pembentukan tulang baru. Sel-sel ini dapat memperkuat jaringan tulang yang ada sekaligus membentuk tulang baru.
Secara umum, terdapat tiga fungsi utama osteoblas dalam proses pembentukan tulang, di antaranya sebagai berikut.
-
Membentuk jaringan tulang dalam proses pertumbuhan.
-
Membentuk kembali tulang yang mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya usia (remodeling).
-
Menyembuhkan tulang yang mengalami fraktur atau kerusakan.
Berbagai Kondisi Medis yang Berkaitan dengan Fungsi Osteoblas
Terdapat sejumlah kondisi medis yang turut memengaruhi fungsi osteoblas, di antaranya adalah osteoporosis, osteopenia, hiperparatiroidisme, dan penyakit Paget. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Osteoporosis
Osteoporosis adalah kondisi ketika berkurangnya kepadatan tulang yang membuat tulang menjadi mudah patah/retak dan keropos. Kondisi ini dapat terjadi karena proses metabolisme tulang mulai melambat seiring dengan bertambahnya usia, pada kondisi ini osteoklas bekerja lebih cepat dibandingkan dengan osteoblas, sehingga kepadatan tulang akan berkurang seiring waktu.
2. Osteopenia
Osteopenia adalah kondisi ketika kadar bone mineral density lebih rendah daripada batas normal, namun belum dikategorikan sebagai osteoporosis. Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan gejala sehingga cenderung sulit untuk dideteksi lebih awal.
Kendati demikian, penting untuk tetap menangani osteopenia sebaik mungkin guna meminimalkan risiko terjadinya osteoporosis.
3. Hiperparatiroidisme
Salah satu kondisi medis yang berkaitan dengan fungsi osteoblas adalah hiperparatiroidisme, yaitu gangguan kelenjar paratiroid yang menyebabkan terjadinya produksi hormon paratiroid secara berlebihan. Pada dasarnya, hormon paratiroid berfungsi untuk menjaga keseimbangan kadar kalsium di dalam darah serta mengatur proses penyerapan kalsium pada tulang.
Namun, jika kadar hormon paratiroid melebihi batas normal, kondisi tersebut dapat menghambat proses penyerapan kalsium pada tulang sehingga menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah.
4. Penyakit Paget
Penyakit Paget adalah kondisi ketika terdapat gangguan proses regenerasi tulang. Pada penderita penyakit Paget, osteoklas akan menyerap dan menghancurkan jaringan tulang tua lebih cepat dari biasanya. Di sisi lain, osteoblas akan membentuk tulang baru sangat cepat, namun dengan bentuk yang tidak normal dan lebih mudah rapuh.
Cara Mengoptimalkan Fungsi Osteoblas
Penting bagi setiap individu untuk mengoptimalkan fungsi osteoblas di dalam tubuh sebagai upaya menjaga kesehatan tulang secara keseluruhan. Adapun sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi osteoblas adalah sebagai berikut.
-
Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.
-
Menghindari rokok dan konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
-
Menjaga berat badan ideal.
-
Berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10–15 menit untuk mengoptimalkan proses sintesis vitamin D di dalam tubuh. Sebelum berjemur, pastikan untuk menggunakan sunscreen terlebih dahulu guna mencegah risiko masalah kulit.
Jadi, osteoblas adalah sel pembentuk tulang yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang manusia. Untuk mengetahui kesehatan tulang secara menyeluruh, Anda dapat segera mengunjungi Siloam Hospitals terdekat dan memesan paket Cek Kesehatan Tulang yang tersedia pada layanan Medical Check Up Siloam Hospitals.
Melalui paket ini, Anda dapat memantau kadar kalsium dan vitamin D yang berperan penting dalam proses pembentukan sel tulang baru (osteoblas). Praktis, pemesanan paket tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi MySiloam yang bisa diunduh secara gratis pada smartphone Anda. Jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed
Ortopedi (Tulang)
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS
Ortopedi (Tulang)
Subspesialis Panggul dan Lutut
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Rontgen Tulang Belakang Bawah Dan Ekor/VERT. Lumbosacral AP + LAT
Rontgen / X-Ray
Rp509.000
TERPOPULER
Pedis / Rontgen Kaki
Rontgen / X-Ray
Rp335.000
TERPOPULER
Rontgen Tulang Paha/Femur
Rontgen / X-Ray
Rp335.000
CT Scan Tulang Belakang Bawah Dan Ekor/Lumbosacral (Non Kontras)
CT Scan, Tulang/ Ortopedi
Rp2.808.000
MRI Tulang Belakang Tengah/Punggung/Spine Thoracic (Non Kontras)
MRI / MRA
Rp2.870.000
TERPOPULER
1.5T MRI LUMBAL NON CONTRAST
MRI / MRA, Tulang/ Ortopedi
Rp2.870.000
MRI Pergelangan Kaki/Ankle Non-Kontras (1 Sisi)
MRI / MRA
Rp2.870.000







