Mengenal Otot Deltoideus dan Beberapa Gangguan Kesehatannya
Kesehatan Tubuh

Mengenal Otot Deltoideus dan Beberapa Gangguan Kesehatannya

03 Desember 2024 4 menit waktu baca
Mengenal otot deltoideus

 

Otot deltoideus (deltoid muscle) adalah salah satu otot yang membentuk kelompok otot utama di tubuh bagian atas. Jenis otot ini terhubung dengan banyak otot dan tulang lain di daerah punggung atas, leher, dan bahu, serta mudah digerakkan. Lantas, apa fungsi otot deltoideus di dalam tubuh? Simak penjelasan selengkapnya melalui ulasan di bawah ini sampai tuntas.

 

Apa itu Otot Deltoideus?

 

Otot deltoideus, yang dikenal juga sebagai otot bahu, adalah jenis otot rangka yang terletak di tempat di mana humerus (tulang lengan atas) dan batang tubuh saling terhubung. Otot ini membantu menggerakkan lengan ke berbagai arah, serta melindungi dan menstabilkan sendi bahu.

 

Otot rangka merupakan otot yang bersifat voluntary (sukarela), artinya gerakannya dapat dikendalikan sesuai dengan keinginan. Berbeda dengan otot polos yang bekerja tanpa perlu diperintah. Deltoid muscle memiliki 3 kepala yang menempel pada tulang dan jaringan lain, yaitu tulang selangka (klavikula), tulang belikat (skapula), dan tulang lengan atas (humerus). 

 

Otot deltoideus memiliki 3 struktur atau komponen, berikut penjelasannya:

 

  • Anterior deltoid: Otot pada bagian ini digunakan saat sedang menggerakkan lengan ke depan tubuh.

  • Lateral deltoid: Otot pada bagian ini membantu menggerakkan lengan ke samping. Bagian lateral adalah bagian terbesar dari otot deltoideus.

  • Posterior deltoid: Otot pada bagian ini digunakan ketika menjangkau ke belakang. Bagian posterior deltoid adalah bagian terkecil karena lebih jarang digunakan daripada dua jenis lainnya. 

 

Fungsi Otot Deltoideus

 

Deltoid muscle bekerja sama dengan otot bahu lainnya, yaitu otot rotator cuff, untuk melakukan berbagai gerakan, seperti:

 

  • Abduksi lengan atau mengangkat lengan ke samping tubuh.

  • Fleksi (menggerakkan lengan ke depan, ke posisi di atas kepala) dan ekstensi (menggerakkan lengan ke belakang).

  • Rotasi internal dan eksternal. Otot deltoid dapat melakukan gerakan memutar tulang lengan atas (humerus) ke arah dalam dan luar.

 

Otot deltoid juga dapat menggantikan kekuatan lengan yang hilang ketika terjadi cedera, seperti pada rotator cuff tear. Adapun fungsi lainnya adalah menjaga stabilitas sendi bahu untuk mencegah risiko dislokasi ketika mengangkat lengan atau membawa beban dengan lengan di samping tubuh.

 

Gangguan Kesehatan yang Dapat Menyerang Otot Deltoideus

 

Otot bahu, termasuk otot deltoideus, adalah salah satu jenis otot yang paling sering mengalami cedera. Beberapa masalah kesehatan yang biasanya melibatkan otot deltoideus adalah sebagai berikut:

 

  • Adhesive capsulitis: Kondisi saat kapsul di sekitar sendi bahu mengalami penebalan dan kekakuan hingga menyebabkan nyeri bahu serta kejang otot. Kondisi ini dikenal juga sebagai bahu beku.

  • Kelumpuhan saraf aksila (ketiak): Saraf ini memasok sensasi ke otot deltoideus sehingga kerusakan atau kelumpuhan pada saraf aksial dapat menyebabkan kelemahan dan mati rasa di bahu, terutama di sekitar otot deltoideus. 

  • Bursitis: Peradangan pada bursa (kantong kecil berisi cairan) di bahu.

  • Fibrosis deltoideus: Terbentuknya jaringan parut pada bagian otot deltoid, misalnya karena cedera atau suntikan intramuskular.

  • Rotator cuff tear: Robekan pada kelompok otot rotator cuff.

  • Sindrom benturan bahu: Kondisi yang terjadi akibat adanya gesekan oleh otot atau tendon dengan tulang. Kondisi ini menyebabkan peradangan dan nyeri sendi.

  • Bahu yang terpisah: Masalah pada bahu ini bisa terjadi ketika ligamen robek di antara tulang selangka dan tulang belikat. Kondisi ini mungkin memerlukan pembedahan.

  • Strain dan overuse: Ketegangan pada bahu akibat serat otot yang terlalu meregang. Ketegangan ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau berkembang perlahan.

  • Tendonitis: Kondisi ketika tendon di bahu mengalami peradangan sehingga menyebabkan atau menyulitkan penggunaan otot bahu.

 

Cara Menjaga Kesehatan Otot Deltoideus

 

Bahu adalah bagian tubuh yang fungsinya cukup penting sehingga kesehatannya perlu dijaga. Karenanya, guna mencegah berbagai masalah yang bisa menyerang otot deltoideus, langkah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

 

  • Mematuhi pedoman khusus saat olahraga, misalnya baju dan sepatu seperti apa yang sesuai.

  • Tidak membebani otot bahu jika terasa sakit.

  • Mengistirahatkan otot bahu setelah melakukan banyak gerakan lengan di atas kepala.

  • Melakukan peregangan dan pemanasan otot bahu sebelum beraktivitas.

  • Gunakan teknik yang tepat saat sedang melempar bola, misalnya saat melakukan baseball.

 

Itulah penjelasan mengenai fungsi otot deltoideus dalam tubuh dan beberapa hal yang perlu diketahui terkait otot ini, termasuk gangguan kesehatan yang bisa menyerangnya. Namun, ingat bahwa informasi di atas hanya bersifat edukatif sehingga tidak bisa menjadi acuan medis untuk mendiagnosis masalah pada bahu.

 

Bila Anda mengalami keluhan yang mengarah pada gangguan kesehatan yang melibatkan otot ini, seperti nyeri bahu, Anda bisa mengunjungi Dokter Spesialis Ortopedi di Siloam Hospitals terdekat. Bersama Siloam Hospitals, Anda juga dapat memperoleh diagnosis yang akurat dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi tubuh.

 

Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Cleveland Clinic. Deltoid Muscles. Diakses pada 2024 | WebMD. Deltoid Muscle: What to Know. Diakses pada 2024 | Very Well Health. Deltoid Muscle Anatomy and Function. Diakses pada 2024 | KENHUB. Deltoid Muscles. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail