Kesehatan Tubuh
Sindrom Stokes-Adams: Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

Table of Contents
Sindrom Stokes-Adams (Stokes-Adams syndrome) adalah salah satu jenis sinkop (pingsan) jantung akibat irama jantung yang tidak normal. Kondisi ini terjadi akibat jantung tidak dapat mengalirkan darah dan oksigen yang cukup ke otak. Pahami lebih lanjut tentang gejala sindrom Stokes-Adams beserta gejala dan pengobatannya melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Sindrom Stokes-Adams?
Seperti yang sudah dijelaskan, sindrom Stokes-Adams, Stokes-Adams syndrome, atau sinkop jantung adalah hilangnya kesadaran secara mendadak akibat irama jantung yang tidak normal. Pada kondisi ini, curah jantung mengalami penurunan yang sangat signifikan sehingga otak tidak mendapatkan cukup darah yang membawa oksigen dan menyebabkan pingsan.
Penyebab Sindrom Stokes-Adams
Terdapat beberapa masalah kesehatan pada jantung yang bisa mendasari terjadinya sindrom Stokes-Adams, di antaranya sebagai berikut:
-
Atrioventricular block.
Adapun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami Stokes-Adams syndrome adalah sebagai berikut:
-
Berusia di atas 60 tahun.
-
Memiliki kondisi bundle-branch block.
-
Memiliki penyakit jantung.
-
Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau irama jantung yang tidak normal (aritmia).
Gejala Sindrom Stokes-Adams
Ketika serangan dimulai, penderita dapat merasa pusing, dan diikuti dengan sensasi ingin pingsan hingga akhirnya penderita benar-benar kehilangan kesadaran. Selain itu, kulit biasanya juga berubah menjadi pucat, namun akan kembali memerah saat sadar. Tergantung dari penyebab serangannya, denyut nadi penderita bisa menjadi sangat lambat atau sangat cepat. Adapun gejala lain yang menyertai adalah:
-
Pingsan bisa terjadi ketika penderitanya sedang melakukan aktivitas tertentu, terutama yang membutuhkan banyak tenaga, atau sedang berbaring telentang.
-
Gerakan berkedut atau konvulsif, seperti kejang.
-
Gejala berlangsung beberapa menit hingga jam, sebelum akhirnya penderitanya benar-benar pingsan.
Diagnosis Sindrom Stokes-Adams
Sebelum menegakkan diagnosis, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah akan terlebih dahulu melakukan anamnesis (wawancara medis) mengenai keluhan dan riwayat kesehatan pasien, termasuk apakah pasien memiliki penyakit jantung. Kemudian, dilanjutkan pemeriksaan fisik untuk:
-
Memeriksa detak dan irama jantung.
-
Memeriksa tekanan darah.
Selanjutnya, guna mengonfirmasi diagnosis Stokes-Adams syndrome, dokter biasanya merekomendasikan pemeriksaan jantung. Pemeriksaan tersebut, di antaranya:
-
Monitor Holter.
-
Exercise stress test.
-
Ekokardiogram.
Komplikasi Sindrom Stokes-Adams
Irama jantung yang tidak normal pada penderita Stokes-Adams syndrome juga dapat menyebabkan henti jantung (cardiac arrest). Selain itu, orang yang tiba-tiba pingsan akibat kondisi ini berpotensi melukai diri sendiri, misalnya terjatuh saat pingsan atau mengalami kecelakaan kendaraan karena tiba-tiba kehilangan kesadaran saat berkendara.
Pengobatan Sindrom Stokes-Adams
Untuk mengatasi Stokes-Adams syndrome, dokter dapat melakukan pengobatan menggunakan alat pacu jantung sementara atau permanen. Fungsi dari alat pacu jantung permanen adalah:
-
Menjaga jantung tetap berdenyut dalam ritme normal.
-
Menjaga jantung agar tidak berhenti.
-
Mencegah sinkop (pingsan) secara tiba-tiba.
Setelah menerima alat pacu jantung sementara atau permanen, pasien biasanya diperbolehkan pulang di hari yang sama atau keesokan harinya (rawat inap 1 malam), tergantung kondisi kesehatannya.
Namun, setelah pulang ke rumah, pasien dianjurkan untuk tidak langsung melakukan aktivitas seperti biasanya, setidaknya selama 1 minggu. Umumnya, waktu yang diperlukan hingga pulih total adalah sekitar 4 minggu setelah menerima alat pacu jantung.
Pencegahan Sindrom Stokes-Adams
Beberapa tips kesehatan yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko irama jantung abnormal yang bisa menyebabkan Stokes-Adams syndrome adalah sebagai berikut:
-
Olahraga secara teratur.
-
Memilih makanan yang sehat untuk jantung, yaitu makanan yang rendah lemak dan garam.
-
Membatasi konsumsi minuman beralkohol.
-
Menghindari produk tembakau, seperti rokok.
-
Tidur yang cukup setiap malam.
-
Menurunkan tingkat stres atau mengelola stres sebaik mungkin.
Perlu dipahami bahwa informasi yang disebutkan hanya untuk tujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis maupun saran perawatan dari dokter. Penyebab dan gejala yang dijelaskan di atas pun tidak secara spesifik merepresentasikan sindrom Stokes-Adams dan bisa terjadi pada kondisi medis lainnya.
Apabila mengalami gejala-gejala tidak biasa yang berkaitan dengan kondisi jantung, penting untuk memperoleh diagnosis yang akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat. Bersama Siloam Hospitals, Anda juga dapat memperoleh penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi tubuh.
Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Jika direkomendasikan oleh dokter, Anda juga bisa melakukan Skrining Jantung untuk deteksi dini berbagai masalah pada jantung. Paket skrining ini dapat dipesan dengan mudah melalui fitur dalam aplikasi MySiloam. Mari unduh aplikasi MySiloam dan nikmati fitur-fitur lainnya yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
WebMD. Stokes-Adams Syndrome. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Stokes-Adams Syndrome. Diakses pada 2024 | Healthline. What Is Adams-Stokes Syndrome?. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini






