Kesehatan Tubuh
Mengenal Fibrilasi Ventrikel, Penyebab, & Gejala-Gejalanya

Table of Contents
Fibrilasi ventrikel adalah gangguan irama jantung yang terjadi karena bilik jantung yang terletak di bagian bawah tidak berdenyut secara optimal. Kondisi ini dipicu oleh gangguan sinyal listrik yang dikirimkan ke otot jantung sehingga menyebabkan ventrikel hanya bergetar (fibrilasi) dan tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik.
Fibrilasi ventrikel adalah salah satu penyebab utama dari henti jantung. Karena itu, penting bagi setiap individu untuk mewaspadai fibrilasi ventrikel sedini mungkin. Mari kenali penyebab, gejala, diagnosis, dan penanganan fibrilasi ventrikel selengkapnya melalui artikel berikut ini.
Apa Itu Fibrilasi Ventrikel?
Fibrilasi ventrikel adalah salah satu jenis aritmia yang terjadi karena aliran listrik normal dari nodus sinoatrial tidak memberikan sinyal pada otot jantung secara optimal. Akibatnya, bilik atau ventrikel jantung mengambil alih dan hanya bergetar secara cepat dan tidak terkoordinasi sehingga ventrikel tidak mampu memompakan darah dengan semestinya.
Fibrilasi ventrikel adalah kondisi darurat medis yang memerlukan penanganan medis dengan segera karena berisiko menyebabkan henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest). Adapun pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk menangani fibrilasi ventrikel adalah cardiopulmonary resuscitation (CPR) yang dapat diikuti dengan pemberian kejut jantung sesuai arahan dari alat AED (automated external defibrillator).
Penyebab Fibrilasi Ventrikel
Penyebab utama fibrilasi ventrikel adalah terganggunya sistem aliran dan konduksi listrik menuju bilik jantung sehingga menyebabkan ventrikel bergetar secara cepat dan tidak terkoordinasi, dan tidak mampu memompa darah dengan optimal. Adapun sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan gangguan aliran listrik pada jantung dan memicu fibrilasi ventrikel adalah:
-
Infeksi pada pembuluh darah (sepsis).
-
Pernah menjalani operasi jantung.
-
Pernah mengidap ventrikel takikardi.
-
Riwayat penggunaan obat-obatan tertentu.
-
Ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh.
-
Cedera dada karena kecelakaan atau benturan benda tumpul.
-
Sengatan listrik.
Gejala Fibrilasi Ventrikel
Salah satu gejala yang umum dialami oleh penderita fibrilasi ventrikel adalah kehilangan kesadaran atau pingsan. Kondisi ini dapat terjadi karena jantung tidak dapat memompa darah secara optimal sehingga mengganggu suplai oksigen ke seluruh tubuh, salah satunya ke otak.
Selain itu, sejumlah tanda dan gejala fibrilasi ventrikel yang perlu diwaspadai di antaranya adalah:
-
Nyeri dada.
-
Jantung berdebar sangat cepat (takikardia).
-
Mual.
-
Pusing.
-
Keringat dingin.
Diagnosis Fibrilasi Ventrikel
Fibrilasi ventrikel perlu dideteksi sedini mungkin guna menghindari risiko terjadinya komplikasi yang dapat mengancam nyawa. Adapun prosedur pemeriksaan yang dapat dilakukan dokter untuk mendeteksi fibrilasi ventrikel adalah sebagai berikut:
-
Pemeriksaan denyut nadi. Umumnya, denyut nadi penderita fibrilasi ventrikel tidak dapat teraba.
-
Pemeriksaan rekam jantung dengan elektrokardiogram (EKG) untuk merekam aktivitas listrik jantung.
Setelah fibrilasi ventrikel berhasil ditangani, dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kondisi tersebut. Beberapa pemeriksaan penunjang yang umum dilakukan dokter untuk mendiagnosis penyebab fibrilasi ventrikel adalah:
-
Tes darah untuk memeriksa kebocoran enzim pada darah yang menjadi penanda gangguan jantung.
-
Rontgen dada.
-
Kateterisasi jantung (angiogram).
Komplikasi Fibrilasi Ventrikel
Apabila tidak ditangani dengan tepat, fibrilasi ventrikel berisiko menimbulkan sejumlah komplikasi serius, seperti:
-
Henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest).
-
Kerusakan organ dalam tubuh, seperti hati, ginjal, dan otak.
-
Kematian.
Pengobatan Fibrilasi Ventrikel
Adapun sejumlah tindakan medis yang dapat dilakukan untuk menangani fibrilasi ventrikel adalah sebagai berikut:
1. Cardiopulmonary Resuscitation (CPR)
Cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau resusitasi jantung paru adalah pertolongan pertama yang dapat dilakukan apabila penderita fibrilasi ventrikel mengalami henti jantung mendadak. Prosedur ini bertujuan untuk memompa jantung dari luar dengan kompresi atau memberikan tekanan dari dinding luar dada.
2. Defibrilasi
Defibrilasi merupakan tindakan medis yang menggunakan alat kejut jantung (AED) untuk membantu menstimulasi aliran listrik yang kuat pada jantung pasien sehingga jantung dapat kembali berdenyut normal dan memompa darah ke seluruh tubuh.
3. Pemberian Obat-obatan
Penderita fibrilasi ventrikel dapat mengonsumsi obat-obatan sesuai resep dokter untuk mengontrol irama jantung agar tetap stabil. Obat-obatan yang dikonsumsi juga dapat membantu mengurangi risiko kekambuhan fibrilasi ventrikel dengan mengatasi penyebab yang mendasari.
4. Operasi Bypass
Apabila fibrilasi ventrikel disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah jantung yang tidak dapat ditangani dengan pemasangan ring, maka dokter dapat melakukan operasi bypass untuk mengatasi kondisi tersebut. Melalui tindakan ini, dokter akan membuat pembuluh darah baru sebagai jalur alternatif agar darah dapat mengalir dengan optimal menuju jantung.
5. Ablasi Jantung
Ablasi jantung merupakan tindakan medis yang dilakukan dengan membuat jaringan parut atau bekas luka kecil untuk mencegah sinyal listrik abnormal bergerak di jantung. Dengan begitu, denyut jantung dapat kembali normal.
6. Kateterisasi dan Pemasangan Ring Jantung
Kateterisasi jantung digunakan untuk mengobati fibrilasi ventrikel yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner dan serangan jantung, serta mencegah terjadinya serangan lanjutan. Sementara itu, pemasangan ring jantung bertujuan untuk membuka sumbatan pembuluh darah koroner dan menjaganya untuk tetap terbuka agar aliran darah ke jantung berjalan normal.
7. Implantasi Alat Kejut Jantung (Implantable Cardioverter-Defibrillator)
Implantable cardioverter-defibrillator (ICD) merupakan alat yang ditanamkan pada dinding dada pasien untuk memantau irama jantung yang tidak normal serta mengirimkan sinyal listrik otomatis untuk mengembalikan irama jantung normal.
Pencegahan Fibrilasi Ventrikel
Fibrilasi ventrikel dapat dicegah dengan menghindari faktor risiko serta menangani penyakit jantung sebaik mungkin. Berikut adalah sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya fibrilasi ventrikel:
-
Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.
-
Membatasi konsumsi garam berlebih.
-
Rutin berolahraga.
-
Berhenti merokok.
-
Membatasi konsumsi minuman beralkohol atau berkafein.
-
Mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah secara rutin.
-
Mengonsumsi obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter.
Fibrilasi ventrikel adalah kondisi medis yang perlu ditangani dengan tepat guna menghindari risiko serangan jantung dan henti jantung mendadak. Karena itu, kenali gejala dan lakukan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi potensi masalah jantung sejak dini. Jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat, terlebih jika Anda kerap mengalami nyeri dada, jantung berdebar, hingga kehilangan kesadaran.
Pasalnya, setiap detik begitu berharga bagi kesehatan jantung Anda. Oleh sebab itu, penanganan yang cepat dan tepat harus diberikan untuk mencegah kerusakan jantung yang lebih parah. Dalam hal ini, pastikan untuk mempertimbangkan referensi, rekam jejak, serta layanan kesehatan unggulan dalam memilih rumah sakit jantung terbaik.
Di Siloam International Hospitals kini tersedia layanan Chest Pain Ready Hospitals untuk menangani masalah jantung dengan #CepatTepat. Layanan ini dilengkapi dengan 24/7 unit terintegrasi, dokter spesialis jantung siaga, cath lab, dan perawat bersertifikasi untuk kegawatan jantung. Segera kunjungi Siloam Hospitals atau hubungi emergensi 1-500-911.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Dewasa Muda (20-40 Tahun)
Skrining Jantung
10 Service/Item
Rp1.600.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Lansia (Di Atas 65 Tahun)
Skrining Jantung
16 Service/Item
Rp1.900.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Resiko Metabolik
Skrining Jantung
19 Service/Item
Rp2.200.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Aritmia
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp6.600.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Dewasa (41-64 Tahun)
Skrining Jantung
15 Service/Item
Rp1.700.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Olahraga
Skrining Jantung, Skrining Pelari
13 Service/Item
Rp2.000.000







