Hati-Hati, Ini Minuman yang Perlu Dibatasi Penderita Penyakit Jantung
Kesehatan Tubuh

Hati-Hati, Ini Minuman yang Perlu Dibatasi Penderita Penyakit Jantung

02 Mei 2025 4 menit waktu baca
penyakit jantung tidak boleh minum apa

 

Penderita penyakit jantung perlu memperhatikan asupan minuman tertentu agar tidak memperburuk kondisi yang diderita. Lantas, apa saja minuman yang perlu dibatasi oleh penderita penyakit jantung? Mari kenali beberapa jenis serta penjelasannya di bawah ini.

 

Jenis Minuman yang Perlu Dibatasi Penderita Penyakit Jantung

 

Beberapa minuman diketahui dapat memberikan efek negatif pada penderita penyakit jantung, terutama apabila dikonsumsi secara berlebihan. Berdasarkan sejumlah penelitian, konsumsi minuman-minuman berikut di luar batas yang disarankan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung:

 

A. Minuman Beralkohol

 

Konsumsi alkohol dapat berdampak pada kesehatan jantung. Menurut pedoman dari National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism (NIAAA), minum alkohol dalam jumlah sedang atau moderat didefinisikan sebagai:

 

  • Satu minuman per hari atau lebih sedikit untuk wanita.

  • Dua minuman per hari atau lebih sedikit untuk pria.

 

Menurut narrative review dari jurnal Life (2024), konsumsi minuman beralkohol dalam jumlah sedang dapat membantu menurunkan risiko penyakit arteri koroner. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, minuman beralkohol justru diketahui berkaitan dengan kondisi hipertensi, kardiomiopati, bahkan peningkatan angka kematian. Adapun peminum berat dikategorikan dengan konsumsi minuman beralkohol sebagai berikut:

 

  • Lebih dari 3 minuman per hari atau 7 minuman per minggu untuk wanita.

  • Lebih dari 4 minuman per hari atau 14 minuman per minggu untuk pria.

 

Bahkan, mengonsumsi alkohol secara masif dalam waktu singkat atau binge drinking dapat menyebabkan masalah kesehatan jantung akut dan kronis, seperti aritmia, stroke, dan sudden cardiac arrest. Berikut kategori binge drinking yang perlu menjadi perhatian:

 

  • Lebih dari 4 minuman dalam waktu sekitar dua jam untuk wanita.

  • Lebih dari 5 minuman dalam waktu sekitar dua jam untuk pria.

 

B. Minuman dengan Pemanis Tambahan

 

Penderita penyakit jantung juga perlu mengurangi konsumsi minuman dengan pemanis tambahan. Pasalnya, kadar gula yang terlalu banyak di dalam tubuh akibat konsumsi minuman berpemanis tambahan dapat menyebabkan inflamasi kronis dan obesitas. Keduanya merupakan faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

 

Menurut penelitian pada The American Journal of Clinical Nutrition (2024), konsumsi minuman dengan pemanis tambahan yang berlebihan berkaitan dengan sejumlah masalah jantung pada orang dewasa. Hasil dari penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi minuman berpemanis lebih dari dua kali seminggu lebih berisiko terkena penyakit kardiovaskular terlepas dari aktivitas olahraga yang dilakukan.

 

Risiko penyakit kardiovaskular pun akan lebih tinggi terjadi pada orang yang mengonsumsi minuman dengan pemanis tambahan setiap hari. Adapun salah satu contoh minuman dengan pemanis tambahan yang cukup umum ditemukan adalah minuman bersoda.

 

Mengonsumsi soda sering dikaitkan dengan peningkatan berat badan, kerusakan gigi, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular. Asupan gula yang tinggi memicu peningkatan trigliserida, sejenis lipid di dalam darah yang mendorong pengerasan arteri dari waktu ke waktu, membebani fungsi atau kerja hati, dan mengganggu metabolisme tubuh secara keseluruhan.

 

C. Minuman Energi

 

Konsumsi minuman energi dalam jumlah banyak atau secara rutin dapat meningkatkan risiko hipertensi, aritmia, dan sejumlah faktor risiko penyakit jantung. Hal ini disebabkan oleh kadar gula yang tinggi dalam minuman energi. Selain itu, beberapa produk minuman ini juga mengandung kafein tinggi.

 

Namun, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa konsumsi minuman energi dapat memicu serangan jantung mendadak pada orang yang tidak memiliki masalah jantung sebelumnya. Penelitian pada Journal of Translational Medicine (2020) menemukan bahwa minuman berpemanis tambahan, termasuk minuman energi, dapat meningkatkan risiko hipertensi pada orang muda sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

 

Berdasarkan review pada Journal of Electrocardiology (2021), konsumsi minuman energi juga diketahui dapat mengganggu sistem konduksi listrik di jantung, terutama pada kelompok populasi berisiko. Gaya hidup ini dapat meningkatkan risiko aritmia yang merupakan faktor risiko penyakit jantung, seperti stroke dan henti jantung (cardiac arrest).

 

D. Minuman yang Mengandung Kafein

 

Selain pemanis tambahan, kafein merupakan zat lain yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung apabila ditemukan terlalu banyak dalam tubuh. Minuman energi dan kopi adalah dua macam produk mengandung kafein yang kerap kali dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari.

 

Namun, berbeda dengan minuman energi, kopi termasuk aman jika dikonsumsi dalam batas wajar. Konsumsi kafein untuk orang dewasa menurut FDA (The Food and Drug Administration) sebaiknya dibatasi hingga sekitar 400 mg per hari atau setara dengan 2–3 cangkir kopi hitam.  Apabila dikonsumsi lebih dari itu, seseorang dapat merasakan pengaruh negatif kopi terhadap kondisi jantung.

 

Ulasan dari Ochsner Journal (2023) menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang justru dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, hipertensi, kolesterol, gagal jantung, dan atrial fibrilasi. Namun, hasil dari berbagai penelitian mengenai hubungan antara konsumsi kopi yang mengandung kafein dengan penyakit jantung cenderung tidak konsisten. Diketahui, terdapat faktor lain yang mungkin menyebabkan hipertensi dan penyakit kardiovaskular, seperti faktor genetik.

 

Itulah beberapa minuman yang perlu dibatasi penderita penyakit jantung. Perlu dicatat bahwa konsumsi minuman-minuman tersebut dalam batas wajar masih tergolong aman. Namun, penderita penyakit jantung perlu melakukan konsultasi rutin dengan dokter agar kondisinya tetap terpantau. Untuk itu, jadwalkan janji temu dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat guna mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

 

Dokter akan memeriksa dan memberikan rekomendasi pengobatan untuk setiap pasien penyakit jantung sesuai dengan kondisi medisnya. Serangkaian tes dan prosedur penanganan pun akan disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas di masing-masing rumah sakit sehingga pelaksanaannya bisa berbeda antara satu tempat dan lainnya.

 

Untuk memantau kondisi jantung dari waktu ke waktu, Anda bisa memesan paket Skrining Jantung melalui aplikasi MySiloam. Setelahnya, Anda bisa menggunakan fitur pada aplikasi ini untuk memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh MySiloam sekarang untuk menggunakan berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Healthline. Can Consuming Energy Drinks Cause a Heart Attack?. Diakses pada 2024 | MedicalNewsToday. Can Energy Drinks Cause a Heart Attack?. Diakses pada 2024 | MedicalNewsToday. Drinking 2 Servings of Sugary Drinks Like Soda Per Week May Harm Heart Health. Diakses pada 2024 | Hopkins Medicine. Alcohol and Heart Health: Separating Fact from Fiction. Diakses pada 2024 | National Library of Medicine. Impact of Coffee Consumption on Cardiovascular Health. Diakses pada 2024 | MDPI. Alcohol Consumption and Cardiovascular Disease: A Narrative Review of Evolving Perspectives and Long-Term Implications. Diakses pada 2024 | ScienceDirect. Sugar-Sweetened or Artificially-Sweetened Beverage Consumption, Physical Activity, and Risk of Cardiovascular Disease in Adults: A Prospective Cohort Study. Diakses pada 2024 | ScienceDirect. The Impact of Acute Energy Drink Consumption on Electrical Heart Disease: A Systematic Review and Meta-Analysis. Diakses pada 2024 | National Library of Medicine. Atrial Fibrillation. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail