Kesehatan Tubuh
Tujuan Pemeriksaan Kolesterol, Jenis-Jenis, & Prosedurnya

Table of Contents
Pemeriksaan kolesterol adalah prosedur pemeriksaan yang dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk memeriksa kadar lemak, yaitu kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida di dalam tubuh. Pemeriksaan ini juga sering dikenal dengan istilah pemeriksaan profil lipid. Mari kenali manfaat, prosedur, dan jenis tes kolesterol selengkapnya melalui ulasan berikut.
Pemeriksaan Kolesterol untuk Cegah Penyakit Kardiovaskular
Pemeriksaan kolesterol atau pemeriksaan profil lipid adalah prosedur pemeriksaan untuk mengetahui kadar lemak di dalam darah. Prosedur pemeriksaan ini biasanya mencakup perhitungan empat jenis lemak di dalam tubuh, yaitu kolesterol total, Low Density Lipoprotein (LDL), High Density Lipoprotein (HDL), dan trigliserida.
Tes kolesterol adalah salah satu metode skrining kesehatan yang penting dilakukan untuk memantau serta mewaspadai risiko penumpukan plak lemak pada pembuluh darah arteri yang menjadi penyebab dari berbagai penyakit kardiovaskular, seperti hipertensi hingga stroke.
Pasalnya, dua penyakit tersebut termasuk ke dalam daftar penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Menurut data BPS tahun 2018, telah terjadi peningkatan prevalensi hipertensi dari 25,8% (tahun 2013) menjadi 34,1% (tahun 2018). Sejalan dengan itu, menurut riskesdas 2018, tingkat prevalensi stroke di Indonesia pada tahun 2018 telah mencapai 10,9%.
Tujuan Pemeriksaan Kolesterol
Tujuan utama dilakukannya tes kolesterol adalah untuk menilai dan memantau risiko penumpukan plak di dalam pembuluh darah arteri yang dapat memicu berbagai penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung, penyakit jantung koroner, hipertensi, dan stroke. Oleh karena itu, pemeriksaan ini direkomendasikan bagi seseorang yang memiliki kondisi berikut ini:
-
Memiliki keluarga dengan riwayat kolesterol tinggi atau pernah mengalami serangan jantung.
-
Berat badan berlebih (obesitas).
-
Menjalani gaya hidup tidak sehat, seperti sering mengonsumsi makanan berlemak tinggi, merokok, mengonsumsi alkohol, dan jarang berolahraga.
-
Memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi.
-
Pria dengan usia lebih dari 45 tahun dan wanita dengan usia di atas 55 tahun.
Jenis-Jenis Pemeriksaan Kolesterol
Cek kolesterol dilakukan dengan memeriksa dan menghitung kadar dari empat jenis lemak di dalam darah, yaitu LDL, HDL, kolesterol total, dan trigliserida. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Pemeriksaan Kolesterol LDL
Pemeriksaan kolesterol LDL merupakan metode skrining kesehatan yang dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien untuk memeriksa kadar kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein), yakni jenis kolesterol yang berpotensi menyebabkan penumpukan plak lemak pada pembuluh darah arteri sehingga bisa memicu berbagai penyakit kardiovaskular.
Adapun hasil tes kolesterol LDL yang ideal adalah kurang dari 130 mg/dL. Sementara itu, seseorang dapat dikatakan memiliki kolesterol tinggi dan berisiko terkena penyakit jantung apabila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar kolesterol LDL lebih dari 190 mg/dL.
2. Pemeriksaan Kolesterol HDL
Pemeriksaan kolesterol HDL adalah prosedur pemeriksaan untuk mengetahui kadar kolesterol HDL (High Density Lipoprotein). HDL merupakan kolesterol baik untuk membantu menghilangkan kadar LDL sehingga dapat mencegah penumpukan plak lemak pada pembuluh darah arteri dan melancarkan aliran darah. Kadar kolesterol HDL yang ideal adalah lebih dari 60 mg/dL. Seseorang berisiko tinggi terkena penyakit jantung apabila kadar HDL kurang dari 40 mg/dl.
3. Pemeriksaan Kolesterol Total
Pemeriksaan kolesterol total merupakan prosedur pemeriksaan untuk mengetahui kadar kolesterol secara keseluruhan, yaitu gabungan dari kadar kolesterol LDL dan HDL di dalam darah. Idealnya, hasil tes kolesterol total ini tidak lebih dari 200 mg/dL. Seseorang dapat dikatakan memiliki kolesterol tinggi dan berisiko terkena penyakit jantung apabila memiliki kadar kolesterol total lebih dari 240 mg/dL.
4. Pemeriksaan Trigliserida
Pemeriksaan trigliserida adalah jenis pemeriksaan laboratorium untuk mengukur kadar trigliserida di dalam darah. Trigliserida merupakan salah satu jenis lemak di dalam darah yang bertugas menyimpan kalori serta memberikan energi untuk tubuh.
Namun, jika kadarnya melebihi batas normal, trigliserida berisiko menyebabkan penyakit jantung. Hasil pemeriksaan trigliserida yang normal adalah tidak lebih dari 150 mg/dL. Perlu diketahui bahwa semakin rendah jumlah trigliserida di dalam darah, maka semakin rendah risiko seseorang terkena penyakit jantung dan stroke.
Prosedur Pemeriksaan Kolesterol
Adapun prosedur dan langkah-langkah pemeriksaan kolesterol yang umum dilakukan adalah sebagai berikut.
A. Persiapan
Sebelum melakukan pemeriksaan kolesterol, pasien diwajibkan untuk berpuasa selama 12 jam sebelum pengambilan sampel darah. Selain itu, terdapat beberapa hal yang penting untuk diperhatikan sebelum menjalani tes kolesterol, di antaranya:
-
Tidak mengonsumsi obat-obatan atau suplemen yang dapat memengaruhi hasil pemeriksaan.
-
Menghindari konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi.
-
Tidak mengonsumsi alkohol.
-
Menghindari aktivitas fisik dan olahraga secara berlebihan.
B. Prosedur Pelaksanaan
Setelah melakukan persiapan, prosedur pemeriksaan kolesterol dapat dilanjutkan dengan mengambil sampel darah yang akan dilakukan oleh tenaga medis melalui langkah-langkah di bawah ini.
-
Mengikat lengan bagian atas menggunakan pengikat elastis untuk memperlambat aliran darah. Hal ini untuk mempermudah petugas kesehatan dalam mengidentifikasi pembuluh darah vena.
-
Membersihkan permukaan kulit yang akan disuntik dengan menggunakan alkohol atau larutan antiseptik.
-
Menyuntikkan jarum ke pembuluh darah vena untuk mengambil sampel darah.
-
Setelah sampel darah dirasa cukup, petugas medis akan menarik jarum suntik dan melepaskan ikatan pada lengan bagian atas.
-
Menekan bagian yang disuntik dengan kapas atau kain kasa untuk menghentikan perdarahan.
Cek Kadar Kolesterol secara Rutin untuk Cegah Berbagai Penyakit Kardiovaskular
Pemeriksaan kolesterol perlu dilakukan secara berkala untuk memantau serta menghindari risiko terjadinya berbagai penyakit kardiovaskular. Siloam Hospitals pun menyediakan Paket Skrining Kolesterol yang bisa Anda pesan dengan mudah melalui aplikasi MySiloam. Anda juga dapat melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh saran pemeriksaan kolesterol yang tepat sesuai kondisi tubuh.
Perlu diketahui bahwa tidak semua fasilitas kesehatan mungkin menyediakan layanan tersebut. Karenanya, tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Total Cholesterol / Kolesterol Total
Darah, Kolesterol
1 Service/Item
Rp63.900
TERPOPULER
LDL-Cholesterol Direct / Kolesterol LDL
Darah, Kolesterol
1 Service/Item
Rp112.500
TERPOPULER
HDL- Cholesterol Direct / Kolesterol HDL
Darah, Kolesterol
1 Service/Item
Rp72.900
TERPOPULER
Paket Cek Kolesterol
Darah, Gula/ Diabetes, Kolesterol
4 Service/Item
Rp319.500







