Perbedaan Nyeri Dada karena Asam Lambung dan Jantung: Kenali Sebelum Terlambat
Kesehatan Tubuh

Perbedaan Nyeri Dada karena Asam Lambung dan Jantung: Kenali Sebelum Terlambat

14 April 2026 4 menit waktu baca
perbedaan nyeri dada karena asam lambung dan jantung

Penyakit asam lambung (GERD) dan penyakit jantung sama-sama dapat menimbulkan gejala berupa nyeri dada pada penderitanya. Namun, adakah perbedaan nyeri dada akibat asam lambung dan sakit jantung? Sebetulnya perbedaan tersebut dapat dilihat dari gejala penyertanya.

 

Ciri nyeri dada karena sakit jantung biasanya juga disertai dengan sesak napas, keringat dingin, hingga rasa tercekik di leher. Sementara itu, nyeri dada akibat GERD umumnya disertai dengan sendawa dan perut kembung. Untuk mengetahui perbedaan nyeri dada karena asam lambung dan sakit jantung selengkapnya, mari simak ulasan berikut ini.

 

Perbedaan Nyeri Dada karena Asam Lambung dan Sakit Jantung

 

Perbedaan nyeri dada karena asam lambung dan sakit jantung dapat dilihat dari beberapa faktor, yaitu rasa nyeri yang timbul, gejala penyerta, waktu kemunculan, obat yang dikonsumsi, hingga riwayat penyakit. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Dari Rasa Nyerinya

 

Perbedaan nyeri dada karena asam lambung dan sakit jantung yang pertama terletak dari rasa nyeri yang dialami penderitanya. Nyeri dada akibat penyakit asam lambung (GERD) digambarkan seperti sensasi terbakar di dada atau nyeri pada ulu hati (heartburn).

 

Sementara itu, nyeri dada yang terjadi karena serangan jantung, dipicu oleh kekurangan pasokan darah ke otot jantung sehingga menyebabkan keluhan dada terasa seperti ditekan, diremas, atau tertimpa benda berat di bagian dada kiri. Selain itu, nyeri dada karena sakit jantung biasanya dapat menjalar hingga ke lengan bagian kiri. Kondisi ini dikenal dengan istilah angin duduk (angina pectoris).

 

2. Dari Gejala Penyertanya

 

Pada dasarnya, gejala penyerta nyeri dada karena penyakit jantung dan GERD cenderung berbeda. Selain nyeri dada, penderita GERD sering kali mengeluhkan gejala gangguan pencernaan, di antaranya:



  • Perut kembung.

  • Sendawa terus-menerus.

  • Mual.

  • Rasa pahit di mulut.

  • Nyeri saat menelan.

 

Di sisi lain, gejala yang sering menyertai nyeri dada karena sakit jantung adalah sebagai berikut:

 

 

3. Dari Waktu Kemunculannya

 

Perbedaan nyeri dada karena asam lambung dan sakit jantung berikutnya bisa dilihat dari waktu kemunculannya. Nyeri dada akibat GERD biasanya akan muncul beberapa saat setelah mengonsumsi makanan tertentu ataupun ketika belum makan sama sekali.

 

Selain itu, nyeri dada karena GERD juga bisa muncul jika seseorang sedang dalam keadaan stres emosional, serta memiliki kebiasaan berbaring atau tidur setelah makan. Jika dipicu oleh serangan jantung, rasa nyeri dada yang muncul tidak berhubungan dengan konsumsi makanan ataupun pola waktu makan. Biasanya, kondisi ini terjadi secara tiba-tiba atau saat sedang melakukan aktivitas fisik berat.

 

4. Dari Riwayat Penyakitnya

 

Beda nyeri dada karena serangan jantung dan gejala asam lambung juga dapat dilihat dari riwayat penyakit penderitanya. Umumnya, seseorang yang memiliki riwayat penyakit diabetes, hipertensi, ataupun obesitas lebih rentan mengalami nyeri dada yang muncul akibat serangan jantung. Berbeda dengan serangan jantung, nyeri dada akibat penyakit asam lambung lebih sering dikeluhkan oleh seseorang yang memiliki riwayat gangguan sistem pencernaan serta pola makan tidak teratur.

 

5. Dari Metode Penanganannya

 

Nyeri dada karena serangan jantung memerlukan penanganan medis dengan segera karena berisiko mengancam nyawa. Karena itu, seseorang yang dicurigai mengalami serangan jantung perlu segera menghubungi atau mendatangi UGD terdekat agar segera mendapatkan tindakan medis yang tepat.

 

Sementara itu, dada nyeri karena asam lambung biasanya dapat mereda setelah mengonsumsi obat golongan antasida, penghambat pompa proton, dan H2 blocker. Kondisi ini juga dapat ditangani dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti:

 

  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.

  • Mengunyah makanan secara perlahan.

  • Mengonsumsi makanan dengan porsi sedikit namun sering.

  • Berhenti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.

  • Mengelola stres sebaik mungkin.

  • Menghentikan kebiasaan makan sebelum tidur atau berbaring setelah makan.

 

6. Dari Cara Mendiagnosisnya

 

Apabila nyeri dada yang muncul dicurigai sebagai gejala penyakit jantung, dokter akan mengonfirmasi diagnosis dengan menggunakan beberapa metode skrining jantung, seperti:

 

 

Sementara itu, prosedur pemeriksaan yang dapat dilakukan dokter untuk memastikan diagnosis penyakit asam lambung adalah:

 

  • Pemeriksaan fisik.

  • Endoskopi.

  • USG abdomen.

  • Dan lain-lain.

 

Penting untuk dicatat bahwa nyeri dada juga dapat mengindikasikan kondisi medis lainnya, tidak terbatas pada penyakit jantung dan penyakit asam lambung saja. Karenanya, apabila Anda mengalami nyeri dada yang tak kunjung hilang disertai jantung berdebar, segera konsultasikan kondisi tersebut dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh diagnosis serta penanganan yang tepat.

 

Setiap detik sangatlah berarti. Manfaatkan layanan Chest Pain Ready Hospital untuk penanganan gawat darurat jantung yang cepat dan tepat. Dengan layanan ini, pasien akan langsung menjalani pemeriksaan elektrokardiografi (EKG) dalam waktu kurang dari 10 menit sejak tiba, ditangani oleh tim jantung multidisiplin yang siaga 24/7, serta didukung fasilitas cath lab dan perawat bersertifikasi. Hubungi emergensi 1-500-911 untuk selamatkan lebih banyak jantung.

 

Image Article Cardiac by Condition

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail