Sindrom WPW Bisa Timbulkan Gagal Jantung, Benarkah?
Kesehatan Tubuh

Sindrom WPW Bisa Timbulkan Gagal Jantung, Benarkah?

14 Agustus 2025 5 menit waktu baca
sindrom WPW

 

Wolff Parkinson White Syndrome atau Sindrom WPW adalah kondisi ketika sistem konduksi jantung mengalami gangguan akibat pengembangan jalur listrik tambahan sehingga menghasilkan debaran jantung yang dapat mengancam nyawa. Kondisi ini cukup langka dengan perbandingan 1–3 dari 1000 orang di seluruh dunia.

 

Meskipun demikian, penting untuk mengantisipasi efek yang mungkin terjadi dari sindrom WPW. Untuk memahami lebih dalam tentang sindrom WPW, simak pembahasan mengenai penyebab, gejala dan pengobatannya di artikel berikut ini.

 

Apa Itu Sindrom WPW?

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sindrom WPW adalah sebuah kondisi ketika jantung memiliki jalur elektrik ekstra. Kehadiran jalur tambahan ini mengganggu sistem konduksi normal dan menyebabkan irama jantung menjadi tidak teratur atau abnormal. 

 

Kemunculan sindrom WPW bermula pada tahun 1930, ketika tiga orang pasien muda bernama Wolff, Parkinson, dan White mengalami kondisi paroxysms of tachycardia dan memiliki kelainan pada EKG atau elektrodiograf. Hingga saat ini, gejala tersebut dinamakan dengan sindrom Wolff Parkinson White

 

Penyebab Sindrom WPW

 

Normalnya, sinyal listrik jantung mengikuti jalur tertentu untuk dapat membantu jantung berdetak secara teratur. Namun pada pasien WPW, beberapa sinyal listrik dari jantung melewati jalur ekstra. Jalur ekstra tersebut dinamakan dengan jalur asesori. 

 

Berbeda dengan jaringan pengantar sinyal elektrik lain yang tersusun atas jaringan khusus, jalur asesori tersusun dari otot jantung normal sehingga impuls listrik yang diantarkan akan lebih cepat dibandingkan kondisi normal serta mampu menerima impuls dua arah. Situasi tersebut menyebabkan impuls listrik bergerak sangat cepat dan berputar yang dinamakan dengan takikardia supraventrikular atau takikardia re-entri.

 

Dalam penyebaran kasusnya, sindrom WPW lebih banyak diidap oleh pria. Pada sebagian kasus, sindrom ini diwariskan dari orang tua ke anaknya. Namun, bisa juga disebabkan oleh adanya kelainan struktural di jantung saat lahir, sering kali bersamaan dengan Ebstein Anomaly

 

Selain itu, beberapa kelainan genetik juga turut memengaruh kondisi ini, di antaranya:

 

  • Penyakit Pompe, gangguan dengan karakteristik penyimpanan glikogen berlebih.

  • Penyakit Danon, kondisi melemahnya otot jantung dan rangka, serta terjadi disabilitas intelektual.

  • Tuberous Sclerosis Complex, kondisi genetik yang ditandai dengan tumbuhnya banyak tumor jinak (nonkanker) di berbagai bagian tubuh.

 

Gejala Sindrom WPW

 

Gejala sindrom WPW dapat dialami oleh bayi hingga orang dewasa. Pada bayi, kondisi ini biasanya ditandai dengan napas yang cepat, kesulitan saat menyusu atau makan, kulit tampak keabu-abuan, serta sering rewel. Adapun gejala umum WPW Syndrome adalah sebagai berikut:

 

  • Dada berdebar-debar.

  • Sering lesu dan lemas.

  • Gelisah berkepanjangan

  • Nyeri pada dada.

  • Detak jantung lebih cepat.

  • Pusing.

  • Nafsu makan hilang.

  • Sesak napas.

  • Sering pingsan.

 

Perlu diketahui bahwa frekuensi munculnya gejala sindrom WPW dapat berbeda-beda pada setiap orang. Sebagian orang dengan WPW syndrome mungkin hanya mengalami beberapa kali gejala dalam selisih waktu yang panjang, seperti detak jantung meningkat. 

 

Namun, ada juga yang mengalami gejala lebih sering, bahkan satu hingga dua kali dalam seminggu. Sementara itu, sebagian pengidap sama sekali tidak merasakan gejala apa pun dan kondisinya baru dideteksi saat menjalani pemeriksaan jantung.

 

Komplikasi yang Bisa Terjadi

 

Beberapa komplikasi yang dapat timbul akibat kondisi WPW syndrome meliputi:

 

  • Komplikasi pembedahan.

  • Efek samping obat.

  • Penurunan tekanan darah (akibat detak jantung meningkat).

  • Gagal jantung.

 

Diagnosis Sindrom WPW

 

Apabila seseorang mengalami situasi detak jantung menjadi lebih cepat, dokter memiliki beberapa pilihan prosedur untuk memastikan diagnosis sindrom WPW, seperti:

 

  • EKG atau elektrokardiogram, prosedur ini termasuk tes cepat dan bertujuan untuk mengukur aktivitas listrik jantung.

  • Holter monitor, perangkat portabel EKG ini akan dipakaikan kepada pasien untuk merekam detak dan ritme jantung selama satu hari.

  • Event Recorder, perangkat EKG untuk mendeteksi aritmia yang cukup jarang terjadi. Alat ini akan dipakai oleh pasien hingga 30 hari atau sampai aritmia terjadi.

 

Pengobatan Sindrom WPW

 

Pengobatan Wolff Parkinson White Syndrome atau sindrom WPW dapat berbeda-beda pada setiap pasien, tergantung pada gejala yang dirasakan, tingkat keparahan kondisi, serta hasil evaluasi medis dari dokter. Beberapa pilihan pengobatan yang umum diberikan oleh dokter meliputi:

 

1. Obat-obatan

 

Obat yang umumnya dikonsumsi oleh penderita sindrom WPW adalah obat antiaritmia, termasuk amiodarone dan adenosine. Obat-obatan ini dibutuhkan untuk membantu menormalkan irama jantung yang tidak teratur akibat gangguan sistem listrik jantung. 

 

2. Ablasi Kateter

 

Pengobatan ini bertujuan untuk menghancurkan jalur listrik tambahan pada jantung penderita WPW syndrome. Prosedur dilakukan dengan memasukkan kateter kecil melalui pembuluh darah di area selangkangan, kemudian diarahkan secara hati-hati menuju jantung.

 

Setelah kateter mencapai jantung, elektroda akan dipanaskan untuk mengalirkan energi frekuensi radio. Energi ini digunakan untuk menghancurkan area kecil pada jaringan jantung yang menjadi penyebab irama atau detak jantung tidak normal (aritmia).

 

3. Operasi

 

Pilihan pengobatan lain untuk mengatasi sindrom WPW adalah melalui prosedur operasi jantung terbuka. Namun, tindakan ini biasanya akan dilakukan jika penderita membutuhkan pembedahan besar lainnya untuk mengatasi kelainan lain pada jantung.

 

4. Alat Pacu Jantung Buatan

 

Jika gangguan irama jantung terus berlanjut meskipun pengidap telah rutin menjalani pengobatan, pilihan lain yang dapat diambil oleh dokter adalah menanamkan alat pacu jantung buatan. Alat ini berfungsi untuk membantu mengatur ritme jantung agar tetap stabil.

 

5. Kardioversi Elektrik

 

Jika pengobatan dengan obat-obatan tidak memberikan hasil yang efektif, dokter biasanya akan menyarankan prosedur kardioversi. Prosedur ini dilakukan dengan memberikan sengatan listrik ke jantung guna mengembalikan irama detak jantung ke pola yang normal dan teratur.

 

Pada proses ini, pasien akan berada di bawah pengaruh bius. Kemudian, dokter akan meletakkan pedal di dada guna memberikan efek kejut. Prosedur ini hanya dilakukan ketika pasien tidak mengalami perubahan membaik setelah pengobatan lain sudah diterapkan.

 

Kapan Harus Bertemu Dokter

 

Kapan sebaiknya menemui dokter terkait kondisi sindrom WPW? Segera periksakan diri jika mengalami beberapa hal berikut:

 

  • Muncul gejala-gejala yang mirip dengan sindrom WPW.

  • Gejala yang dialami tidak membaik bahkan bertambah buruk seiring berjalannya waktu.

 

Demikian penjelasan mengenai sindrom WPW atau Wolff Parkinson White Syndrome. Penting untuk diketahui bahwa informasi di atas bertujuan sebagai edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis atau saran medis dari dokter. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala sindrom WPW, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.



Tak hanya itu, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, gejala sindrom WPW bisa tidak terdeteksi pada sebagian orang dan baru diketahui melalui pemeriksaan medis. Oleh karena itu, Anda dapat menjalani Skrining Jantung sebagai langkah deteksi dini. Pemeriksaan ini membantu mengidentifikasi gangguan jantung tersembunyi sebelum menimbulkan gejala yang lebih serius.

 

Tahapan, metode, dan pilihan pengobatan yang digunakan di setiap rumah sakit mungkin berbeda. Dokter akan menentukan pemeriksaan dan pengobatan berdasarkan kondisi medis setiap pasien dan fasilitas kesehatan yang tersedia. Karena itu, dalam memilih rumah sakit jantung terbaik dengan layanan yang sesuai kebutuhan, pertimbangkan referensi dan pelayanan kesehatan unggulan sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan Anda.

 

Untuk mempermudah perjalanan kesehatan Anda, gunakan aplikasi MySiloam. Melalui aplikasi ini, Anda dapat mengakses berbagai fitur kesehatan, mulai dari melihat jadwal dokter, memesan janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk mengakses berbagai kebutuhan medis Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 3

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail