Kesehatan Tubuh
Tes Toleransi Glukosa, Deteksi Risiko Diabetes Sebelum Gejala!

Table of Contents
Tes toleransi glukosa (TTG) merupakan salah satu metode diagnostik yang penting dalam mendeteksi prediabetes dan diabetes tipe 2. Hasil dari tes ini tidak hanya membantu tenaga medis dalam menegakkan diagnosis, tetapi juga memberikan gambaran mengenai risiko komplikasi jangka panjang yang berkaitan dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol. Simak ulasan selengkapnya mengenai tes toleransi glukosa di bawah ini.
Apa Itu Tes Toleransi Glukosa?
Tes toleransi glukosa adalah pemeriksaan yang digunakan untuk memastikan apakah tubuh bisa menggunakan dan menyimpan glukosa (gula) sebagaimana mestinya. Tes ini sering digunakan oleh dokter untuk mendiagnosis diabetes. Terdapat beberapa varian tes toleransi glukosa, namun yang paling umum adalah tes toleransi glukosa oral (TTGO).
Sebagai catatan, glukosa adalah sumber energi utama tubuh yang berasal dari karbohidrat dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi tubuh. Insulin adalah hormon yang membantu mengatur kadar gula darah dengan cara memasukkan glukosa ke dalam sel-sel tubuh untuk dipakai sebagai energi untuk beraktivitas. Apabila terdapat masalah pada fungsi insulin, glukosa tidak bisa dimasukkan ke dalam sel, akibatnya gula darah akan meningkat (hiperglikemia).
Tujuan Tes Toleransi Glukosa
Tes toleransi glukosa bertujuan untuk membantu dokter mendiagnosis salah satu dari kondisi berikut ini:
-
Diabetes, termasuk prediabetes, diabetes tipe 2, atau diabetes gestasional.
-
Resistensi insulin.
-
Hipoglikemia reaktif (gula darah rendah).
-
Kelainan metabolisme karbohidrat yang langka.
Prosedur Tes Toleransi Glukosa
Karena ada beberapa variasi tes toleransi glukosa, langkah-langkah khusus yang perlu diambil untuk mempersiapkannya mungkin berbeda-beda. Namun, persiapan yang secara umum dilakukan adalah:
-
Memberi tahu dokter tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Pasalnya, beberapa jenis obat bisa memengaruhi hasil tes.
-
Makan seperti biasa setidaknya selama tiga hari sebelum pemeriksaan, pasien tetap makan dengan karbohidrat yang cukup.
-
Mempertahankan tingkat aktivitas normal selama tiga hari sebelum pemeriksaan. Hindari olahraga berlebihan sebelum tes.
-
Berpuasa paling sedikit 8 jam (mulai malam hari) sebelum pemeriksaan. Pasien masih diperbolehkan untuk minum air putih tanpa glukosa.
-
Tidak merokok selama tes.
Langkah-langkah spesifik dari TTG bervariasi, tergantung dari jenisnya. Untuk toleransi glukosa oral (TTG yang paling umum digunakan), biasanya melibatkan langkah-langkah berikut ini:
-
Pengambilan sampel darah oleh petugas medis untuk mengukur kadar glukosa darah puasa.
-
Pasien akan diberikan glukosa 75 gram (orang dewasa) atau 1,75 g per kilogram berat badan (untuk anak-anak) yang dilarutkan dalam 250 ml air yang diminum dalam waktu 5 menit.
-
Setelah minum larutan glukosa tersebut, pasien akan kembali diminta untuk berpuasa. Dua jam setelahnya, darah akan diambil untuk mengevaluasi kadar glukosa. Dalam beberapa kasus, pengambilan darah dapat dilakukan beberapa kali setiap 30–60 menit tergantung tujuan pemeriksaan.
Sementara itu, untuk ibu hamil biasanya melakukan skrining diabetes gestasional dengan versi TTG yang berbeda. Pengujian ini dilakukan antara minggu ke-24 dan ke-28 kehamilan pada semua perempuan hamil yang sebelumnya tidak memiliki riwayat diabetes melitus. Pada wanita hamil dengan faktor risiko, dilakukan pemeriksaan diagnosis untuk diabetes pada kunjungan prenatal yang pertama.
Pasien dapat didiagnosis diabetes melitus gestasional apabila glukosa darah puasa ≥92 mg/dL, atau glukosa darah setelah 1 jam ≥180 mg/dL, atau glukosa darah setelah 2 jam ≥153 mg/dL. Hasil skrining awal yang negatif sebelum 24 minggu kehamilan tetap harus dilakukan pemeriksaan ulang antara 24-28 minggu kehamilan.
Risiko Efek Samping Tes Toleransi Glukosa
Tes toleransi glukosa umumnya aman. Bahkan, kebanyakan orang tidak mengalami efek samping apa pun akibat pemeriksaan ini. Namun, beberapa orang melaporkan bahwa terdapat rasa mual atau pusing akibat larutan yang diminum. Sangat jarang terjadi efek samping yang serius. Pasien mungkin juga mengalami sedikit nyeri tekan atau memar di tempat pengambilan darah, namun hal ini akan segera pulih dengan sendirinya.
Hasil Tes Toleransi Glukosa
Kisaran yang digunakan setiap laboratorium dan fasilitas kesehatan untuk mendiagnosis kondisi yang terkait dengan masalah gula darah (seperti diabetes) bisa berbeda-beda. Namun, secara umum, hasil tes toleransi glukosa menggunakan kisaran berikut ini:
-
Normal: <140 mg/dL.
-
Prediabetes: 140-199 mg/dL.
-
Diabetes: ≥ 200 mg/dL.
Perlu diketahui bahwa pemeriksaan ini biasanya direkomendasikan oleh dokter ketika pasien membutuhkannya, misalnya untuk mendiagnosis kondisi medis tertentu. Dokter tentu akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien guna memastikan apakah pasien memenuhi syarat untuk menjalani tindakan ini. Oleh karena itu, hasil pemeriksaan akan dijelaskan secara langsung oleh dokter.
Apabila Anda ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan ini atau mengalami keluhan yang mengarah pada beberapa kondisi medis yang disebutkan di atas, Anda bisa mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan langkah pengobatan di setiap rumah sakit mungkin berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis profesional akan menentukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.
Siloam Hospitals juga menyediakan Paket Pemeriksaan Darah, termasuk untuk HbA1c yang bisa Anda pesan secara praktis melalui aplikasi MySiloam. Anda dapat melakukan transaksi di aplikasi MySiloam dari mana saja, lalu tinggal datang ke rumah sakit sesuai tanggal janji temu yang sudah dijadwalkan.
Sumber
StatPearls Publishing. Glucose Tolerance Test. Diakses pada 2025 | Cleveland Clinic. Glucose Tolerance Test (GTT). Diakses pada 2025 | Mayo Clinic. Glucose tolerance test. Diakses pada 2025 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Dasar Diabetes
5 Service/Item
Rp350.000
TERPOPULER
Skrining Komplikasi Diabetes
6 Service/Item
Rp690.000
TERPOPULER
Paket Pemeriksaan Diabetes Basic
Skrining Lite
4 Service/Item
Rp350.000
TERPOPULER
Paket Pemeriksaan Diabetes Advanced
Skrining Lite
10 Service/Item
Rp700.000
Skrining Diabetes & Senam Kaki 3 kali (Member Package)
Rp1.500.000
Paket Pre-Screening Diabetes (B)
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
Rp673.000
TERPOPULER
Paket Pre-Screening Diabetes (A)
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
Rp952.500
TERPOPULER
Paket Cek Diabetes
Darah, Gula/ Diabetes
2 Service/Item
Rp218.300






