Mengenal Anyang-anyangan, Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
Kesehatan Tubuh

Mengenal Anyang-anyangan, Ini Penyebab & Cara Mengatasinya

29 September 2025 4 menit waktu baca
anyang anyangan

Anyang-anyangan adalah kondisi di mana buang air kecil terasa sakit atau tidak nyaman. Dalam terminologi medis, kondisi ini juga dikenal dengan nama disuria dan sering kali berkaitan dengan gangguan pada saluran kemih. Meskipun bukan tergolong sebagai penyakit, anyang-anyangan merupakan indikator dari beberapa masalah kesehatan, seperti infeksi kandung kemih atau peradangan prostat. Untuk memahami anyang-anyangan lebih lanjut, mari simak artikel berikut.

 

Apa Itu Anyang-anyangan (Disuria)?

 

Anyang-anyangan atau disuria adalah kondisi ketika timbul rasa ingin buang air kecil terus-menerus disertai dengan rasa tidak nyaman, rasa terbakar, atau nyeri saat buang air kecil. Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari penggunaan produk organ intim yang tidak tepat hingga sejumlah kondisi medis tertentu.

 

Penyebab Anyang-anyangan

 

Gejala anyang-anyangan sering kali disalahartikan sebagai infeksi saluran kemih (ISK). Sebenarnya, kondisi ini merupakan salah satu tanda ISK. Dengan kata lain, disuria bukanlah suatu penyakit, melainkan suatu gejala. Beberapa kondisi medis lain yang dapat menyebabkan disuria atau anyang-anyangan adalah sebagai berikut:

 

1. Infeksi Saluran Kemih

 

Infeksi saluran kemih adalah salah satu penyebab paling umum dari disuria. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran kemih. Bakteri dapat berasal dari lubang anus yang masuk ke saluran kemih akibat kesalahan proses pembersihan. Selain itu, bakteri juga dapat berkembang akibat sering menunda buang air kecil. Kemudian, infeksi tersebut menyebabkan radang pada saluran kemih dengan gejala berupa nyeri saat buang air kecil.

 

2. Batu Ginjal

 

Disuria juga bisa menjadi salah satu tanda seseorang mengalami batu ginjal. Batu ginjal berasal dari endapan mineral dan garam yang mengeras. Batu ini terkadang berada pada area yang sama dengan mengalirnya urine ke kandung kemih sehingga menimbulkan disuria.

 

3. Kista Ovarium

 

Kista pada salah satu atau kedua sisi ovarium berpotensi menekan kandung kemih yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami disuria. Selain disuria, beberapa gejala kista ovarium lainnya adalah nyeri pada perut bagian bawah, masalah pencernaan, dan perubahan pada siklus menstruasi.

 

4. Infeksi Prostat

 

Penyebaran infeksi bakteri atau peradangan dapat menyebabkan terjadinya infeksi prostat atau prostatitis pada pria. Kondisi ini sering kali menimbulkan gejala anyang-anyangan disertai kesulitan ejakulasi dan nyeri pada kandung kemih, testis, serta penis.

 

5. Infeksi Menular Seksual (IMS)

 

Infeksi menular seksual juga bisa menjadi penyebab anyang-anyangan. Pasalnya, beberapa penyakit IMS, seperti klamidia, gonore, dan herpes dapat memengaruhi saluran kemih. Selain disuria, penderita IMS biasanya akan mengalami gatal dan sensasi terbakar pada kemaluan, keputihan abnormal, atau luka/lepuhan di kulit.

 

6. Cystitis

 

Cystitis atau sindrom nyeri kandung kemih adalah kondisi yang menimbulkan iritasi pada kandung kemih. Selain menyebabkan penderitanya merasa nyeri saat buang air kecil, gejala lain dari cystitis adalah urine berwarna keruh dan berbau menyengat.

 

Cara Mengatasi Anyang-anyangan

 Cara Mengatasi Anyang-anyangan

 

Anyang-anyangan dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain menimbulkan rasa nyeri, kondisi ini juga membuat penderitanya sering bolak-balik ke kamar mandi karena adanya dorongan buang air kecil terus-menerus. Berikut adalah beberapa upaya sederhana yang bisa dilakukan untuk meringankan gejala anyang-anyangan di rumah:

 

1. Memperbanyak Asupan Air Putih

 

Cara menghilangkan anyang-anyangan yang pertama adalah dengan memperbanyak konsumsi air putih. Usahakan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi dua liter air putih per hari. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan frekuensi BAK. Dengan begitu, akan lebih banyak bakteri yang ikut terbuang bersama urine.

 

2. Jangan Menunda Buang Air Kecil

 

Meski terasa nyeri, usahakan untuk tetap buang air kecil dan tidak menundanya ketika muncul dorongan untuk berkemih. Hal ini dikarenakan menahan buang air kecil justru akan menyebabkan bakteri lebih mudah berkembang biak dan memperparah gejala disuria.

 

3. Kompres Hangat

 

Cara menghilangkan anyang-anyangan juga bisa dilakukan dengan menempelkan kompres hangat pada perut bagian bawah. Kompres hangat dapat dilakukan selama 15 menit sebanyak 3–4 kali sehari. Lakukan hal ini secara rutin hingga gejalanya membaik.

 

4. Memperhatikan Asupan Makanan dan Minuman

 

Ketika sedang dalam kondisi ini, sebaiknya hindari beberapa makanan dan minuman berikut:

 

  • Makanan pedas.

  • Minuman beralkohol.

  • Makanan dan minuman asam.

  • Makanan dan minuman dengan pemanis buatan.

  • Makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti cokelat, teh, dan kopi.

 

Penting untuk diingat bahwa informasi di atas bertujuan untuk edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi serta saran perawatan dari tenaga medis profesional. Beberapa penyebab yang tertera pun tidak secara spesifik mewakili kondisi anyang-anyangan mengingat kondisi tersebut juga dapat dipicu oleh faktor lain yang tidak disebutkan dalam artikel ini.

 

Oleh karena itu, apabila Anda merasa adanya dorongan untuk buang air kecil terus-menerus yang dicurigai sebagai gejala anyang-anyangan, segera kunjungi Dokter Spesialis Urologi di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis yang akurat serta penanganan yang tepat.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan tindakan medis yang dijalani terkait anyang-anyangan akan disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas kesehatan sehingga bisa saja berbeda di setiap rumah sakit. Tenaga medis profesional akan memastikan seluruh tahapan pemeriksaan dan pengobatan telah sesuai dengan kondisi medis pasien.

 

Gunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan nikmati berbagai fitur yang mempermudah perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 3

message

ArticleDetail