Kesehatan Tubuh
Low Back Pain, Rasa Nyeri pada Punggung Bawah yang Mengganggu

Table of Contents
Nyeri punggung bawah atau low back pain adalah rasa nyeri yang timbul pada bagian belakang tubuh, yaitu pinggang, tulang punggung bawah, dan bisa menjalar hingga bokong atau paha. Mari kenali penyebab, gejala, serta cara mengatasi low back pain melalui artikel berikut.
Apa Itu Low Back Pain (LBP)?
Low back pain adalah nyeri yang dirasakan pada punggung bagian bawah, dikenal juga sebagai area lumbosakral, dimana batas atasnya adalah tepi bawah tulang rusuk terendah dan batas bawahnya adalah lipatan horizontal di bagian atas bokong.
Low back pain tentu akan menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari pengidapnya. Kondisi ini biasanya ditimbulkan oleh beragam faktor, mulai dari cedera hingga tumor. Oleh karena itu, penting untuk mewaspadai kondisi low back pain.
Penyebab Low Back Pain
Utamanya, low back pain disebabkan oleh cedera otot dan ligamen. Namun, kondisi ini juga dapat terjadi karena otot yang menegang, di mana nyeri akan muncul secara bertahap. Sementara itu, bila diakibatkan cedera punggung bawah, maka nyeri akan muncul secara tiba-tiba.
Beberapa faktor penyebab lainnya dari low back pain adalah sebagai berikut:
-
Fraktur tulang belakang atau trauma.
-
Masalah diskus atau bantalan tulang, seperti saraf terjepit atau faktor degeneratif.
-
Masalah struktural, seperti canalis stenosis.
-
Radang sendi (arthritis).
-
Tumor primer tulang belakang atau tumor yang menyebar ke tulang belakang (metastasis).
-
Referred pain, yaitu penjalaran nyeri dari organ lain seperti penyakit batu ginjal.
Sejumlah faktor tertentu juga dapat memicu low back pain, seperti:
-
Memiliki berat badan berlebih atau obesitas.
-
Kram menstruasi.
-
Sering mengangkat beban berat.
-
Melakukan gerakan tiba-tiba yang menyebabkan punggung bawah tertekan atau tertarik. Misalnya, cedera saat olahraga.
-
Aktivitas fisik yang berlebihan dalam jangka waktu yang panjang.
-
Duduk dalam jangka waktu yang lama.
Gejala Low Back Pain
Gejala umum dari low back pain adalah timbulnya rasa nyeri pada bagian punggung bawah yang bisa datang secara tiba-tiba atau muncul secara bertahap. Beberapa gejala low back pain, di antaranya:
-
Rasa nyeri tajam atau tumpul.
-
Kekakuan, sulit untuk menggerakkan atau meluruskan punggung atau gerakannya terbatas.
-
Kram otot.
-
Rasa nyeri bisa hilang timbul atau menetap.
-
Rasa nyeri yang bertambah dengan posisi tertentu, seperti membungkuk dan perbaikan saat berbaring.
-
Nyeri dapat menyebar ke bokong atau kaki, dan dapat disertai kebas atau kesemutan.
-
Gangguan BAB dan BAK, perlu diwaspadai jika terjadi.
Diagnosis Low Back Pain
Dalam proses mendiagnosis low back pain, dokter akan memulai dengan wawancara medis (anamnesis) terkait gejala dan riwayat medis pasien. Dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik secara keseluruhan, termasuk pemeriksaan neurologi.
Selain itu pemeriksaan penunjang juga diperlukan untuk melihat kondisi struktur tulang belakang, seperti:
-
Rontgen.
-
MRI.
-
Elektromiografi (EMG).
-
Pemeriksaan laboratorium, seperti tes darah dan urine.
Cara Mengatasi Low Back Pain
Dalam beberapa kasus, low back pain ringan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun beberapa kasus perlu pengobatan lebih lanjut, terutama apabila dicurigai rasa nyeri berasal dari komplikasi penyakit serius lain.
Berikut cara mengatasi low back pain:
-
Istirahat dan perbaikan postur tubuh, seperti dengan pemasangan korset. Biasanya nyeri punggung akan berkurang setelah istirahat dengan posisi yang benar.
-
Kompres dingin dan hangat bisa sama-sama bermanfaat, tergantung pada penyebab dan tahap nyerinya. Kompres dingin efektif untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan pada cedera baru (kurang dari 48 jam), sementara kompres hangat dapat membantu meredakan ketegangan otot, meningkatkan aliran darah, dan mengurangi nyeri pada cedera yang berlangsung lebih dari 48 jam atau pada nyeri kronis.
-
Obat pereda nyeri, untuk mengatasi rasa nyeri yang tidak tertahankan.
-
Obat pelemas otot dapat diberikan untuk mengurangi ketegangan otot pada bagian punggung bawah.
-
Injeksi atau suntik. Penanganan ini direkomendasikan dalam kasus nyeri kronis yang tidak kunjung membaik dengan obat.
-
Fisioterapi atau terapi fisik untuk mengembalikan fungsi pergerakan tubuh yang terdampak.
-
Operasi tulang belakang akan dilakukan apabila low back pain disebabkan oleh kelainan struktur tulang belakang parah, seperti saraf terjepit atau hernia nukleus pulposus (HNP) yang tidak membaik setelah melalui serangkaian pengobatan lain maupun fisioterapi dan jika terjadi penurunan fungsi motorik dan sensorik dari anggota gerak bagian bawah.
Di samping itu, dokter juga akan menyarankan penderita low back pain untuk menerapkan gaya hidup sehat, seperti mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan rutin berolahraga. Berenang sangat dianjurkan bagi penderita low back pain. Hal tersebut bertujuan untuk memelihara serta meningkatkan fungsi tulang dan jaringan ikat lain pada area punggung. Penderita low back pain yang memiliki berat badan berlebih juga akan disarankan untuk melakukan diet untuk mengurangi tekanan pada bagian punggung bawah.
Penting untuk diketahui bahwa sejumlah gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili kondisi low back pain. Artinya, gejala-gejala tersebut juga dapat terjadi pada penyakit lainnya. Oleh karena itu, apabila Anda mengalami gejala nyeri punggung bawah, terlebih jika terasa menjalar ke bokong atau kaki, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Neurologi di Siloam Hospitals terdekat agar bisa memperoleh diagnosis yang tepat.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang dijalani dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Lilie Lalisang, SpN
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Subspesialis Neuropediatri
Siloam Hospitals Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini






