Kesehatan Tubuh
Neutropenia - Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatannya

Table of Contents
Neutropenia adalah kondisi medis yang ditandai oleh rendahnya kadar neutrofil yang merupakan salah satu jenis sel darah putih dalam darah. Di satu sisi neutrofil adalah komponen penting dalam sistem kekebalan tubuh yang berperan dalam melawan serangan bakteri dan virus.
Oleh karena itu, gangguan ini dapat menyebabkan tubuh rentan terserang berbagai infeksi. Mari pahami apa itu neutropenia, termasuk gejala, penyebab, dan pengobatannya melalui artikel di bawah ini.
Apa itu Neutropenia?
Neutropenia adalah kondisi di mana kadar neutrofil dalam darah berada di bawah tingkat normal. Adapun kadar neutrofil normal berkisar antara 2500–6000 neutrofil/mcL. Neutrofil diproduksi di sumsum tulang sebagai bagian dari sel darah putih yang bertugas untuk melawan patogen, khususnya infeksi bakteri.
Tingkat keparahan neutropenia sendiri dibagi menjadi tiga kategori, yaitu:
-
Ringan (1000 –1500 neutrofil/mcL).
-
Sedang (500 –1000 neutrofil/mcL).
-
Parah (kurang dari 500 neutrofil/mcL).
Penyebab Neutropenia
Neutropenia atau rendahnya kadar neutrofil di bawah batas normal ini bisa diakibatkan oleh sejumlah faktor, mulai dari kebutuhan nutrisi tubuh yang tidak terpenuhi atau bahkan berlebihan, gangguan kesehatan tertentu, hingga efek samping obatan-obatan. Berikut penjelasannya.
-
Gangguan autoimun, seperti rheumatoid arthritis dan lupus.
-
Infeksi serius, seperti tuberkulosis, HIV/AIDS, sepsis, dan demam berdarah.
-
Efek samping terapi, seperti terapi radiasi dan kemoterapi.
-
Cacat bawaan lahir atau kelainan kongenital, seperti sindrom Kostmann.
-
Gangguan pada sumsum tulang, termasuk leukemia, mielofibrosis, dan sindrom mielodisplasia.
-
Efek samping obat-obatan tertentu, seperti carbimazole, lozapine, penicillin G, rituximab, sulfasalazine, dan beberapa obat lainnya.
Gejala Neutropenia
Neutropenia sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas dan biasanya baru terdeteksi melalui pemeriksaan darah rutin. Namun jika gejalanya muncul, biasanya hal ini disebabkan oleh komplikasi, seperti infeksi pada membran mukosa di dalam mulut atau kulit. Gejala neutropenia dapat bersifat ringan hingga berat, yang ditandai dengan:
-
Demam.
-
Luka sulit sembuh.
-
Mudah lemas dan lelah.
-
Sariawan terus menerus.
-
Pembengkakan kelenjar getah bening.
-
Masalah pencernaan, seperti muntah dan diare.
-
Mengalami ruam kulit yang disertai nanah atau abses.
Faktor Risiko Neutropenia
Selain beberapa penyebab di atas, terdapat pula sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami neutropenia. Di mana faktor-faktor ini pun masih berkaitan dengan kondisi medis, di antaranya:
-
Mengidap kanker.
-
Kekurangan vitamin.
-
Penghancuran neutrofil terlalu cepat yang disebabkan oleh penyakit atau obat-obatan tertentu.
Diagnosis Neutropenia
Dalam mendiagnosis neutropenia, dokter akan melakukan pemeriksaan medis menyeluruh, termasuk pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan pasien untuk mengidentifikasi gejala atau faktor risiko yang terkait. Adapun beberapa tes penunjang yang dapat dilakukan dokter untuk menegakkan diagnosis neutropenia adalah:
-
Tes darah lengkap: Untuk mengukur jumlah sel darah dan memastikan apakah jumlah neutrofil berada di bawah kadar normal.
-
Foto rontgen: Untuk mengidentifikasi infeksi, mengevaluasi sumsum tulang, serta memantau komplikasi dan perkembangan penyakit.
-
Aspirasi sumsum tulang belakang: Untuk mendiagnosis penyebab spesifik dan mengevaluasi kondisi sumsum tulang.
Komplikasi Neutropenia
Apabila tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, beberapa komplikasi yang mungkin dapat dialami oleh penderita neutropenia adalah:
-
Infeksi bakteri dalam darah (bakteremia).
-
Infeksi bakteri dan virus berulang yang berpotensi fatal.
-
Syok septik (reaksi tubuh terhadap infeksi yang dapat mengancam nyawa).
-
Kegagalan multiorgan akibat dampak infeksi yang merusak organ-organ vital.
-
Risiko kematian dini.
Pengobatan Neutropenia
Pengobatan neutropenia sebetulnya akan didasarkan pada penyebab yang mendasarinya. Namun secara umum, beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh dokter dalam menangani neutropenia termasuk:
1. Pemberian Obat-obatan
Dokter akan memberikan obat-obatan sesuai dengan penyebab neutropenia pasien. Sebagai contoh, apabila neutropenia diakibatkan oleh gangguan imun, dokter akan meresepkan obat-obatan golongan kortikosteroid. Sementara jika disebabkan oleh sepsis atau infeksi berat, dokter akan memberikan antibiotik.
Pada kasus neutropenia yang berat, dokter dapat memberikan obat-obatan, seperti granulocyte-macrophage colony-stimulating factor (GM-CSF) dan granulocyte-colony stimulating factor (G-CSF).
2. Transplantasi Sumsum Tulang
Jika pengobatan lain tidak berhasil atau neutropenia disebabkan oleh kerusakan sumsum tulang permanen, dokter mungkin akan menyarankan pasien untuk menjalani transplantasi sumsum tulang. Prosedur ini melibatkan pencangkokan sumsum tulang sehat dari donor yang cocok.
Sebelumnya, dokter akan memeriksa kecocokan sumsum tulang donor dengan penderita. Metode ini mungkin akan berisiko dan berpotensi memunculkan komplikasi tertentu, seperti infeksi, reaksi penolakan dari tubuh, peningkatan risiko kanker, dan kegagalan fungsi sumsum tulang.
Cara Mengendalikan Neutropenia
Karena rentan mengalami infeksi, penderita neutropenia perlu memperhatikan beberapa hal untuk mengendalikan kondisinya, seperti menghindari makanan mentah hingga menjauhi kolam atau sungai. Berikut adalah cara mengendalikan kondisi neutropenia yang dapat dilakukan.
-
Hindari mengonsumsi makanan mentah dan kurang matang.
-
Selalu kenakan sepatu saat beraktivitas di luar rumah.
-
Hindari kontak dengan orang sakit.
-
Pilih pencukur elektrik daripada silet.
-
Rutin membersihkan luka dan tutup dengan perban.
-
Menghindari sentuhan dengan kotoran hewan.
-
Jauhi kolam atau sungai untuk menghindari paparan yang berpotensi membawa infeksi.
-
Praktik higienitas yang baik, termasuk rajin cuci tangan dan rutin menjalani perawatan gigi.
Apabila Anda atau orang di sekitar Anda mengalami gejala di atas, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan penanganan yang tepat. Manfaatkan fitur Cari Dokter untuk mempermudah akses informasi jadwal dan membuat janji temu dengan dokter terkait.
Anda juga bisa mengunduh aplikasi MySiloam yang dilengkapi dengan fitur check-in mandiri, antre secara online, hingga konsultasi virtual. Unduh MySiloam sekarang dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
Skrining Sistem Pencernaan Basic
Skrining Lite
6 Service/Item
Rp1.250.000
TERPOPULER
Skrining Sistem Pencernaan Lengkap
Skrining Lite
13 Service/Item
Rp2.000.000
TERPOPULER
Full Blood Count (CBC + DIFF + LED) / Hematologi Lengkap
Darah, Imunologi, Infeksi
1 Service/Item
Rp113.400
TERPOPULER
Complete Blood Count (HB, HT, E, LEUKOCYTE, PLATELET, MCV, MCH, MCHC) / Hematologi Rutin
Darah
1 Service/Item
Rp90.900
TERPOPULER
Sputum, Direct Preparat BTA / Tes Dahak (BTA)
Infeksi, Tuberkulosis (TBC)
1 Service/Item
Rp77.400







