Septic Arthritis - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Septic Arthritis - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

23 April 2025 5 menit waktu baca
septic arthritis adalah

Artritis septik atau septic arthritis adalah kondisi medis yang ditandai dengan infeksi pada persendian. Kondisi ini bisa berasal dari infeksi patogen pada bagian tubuh lain, kemudian menyebar ke persendian melalui aliran darah. Sebetulnya, apa penyebab septic arthritis dan bagaimana cara mengobatinya? Untuk mengetahuinya, mari simak ulasan berikut ini sampai tuntas.

 

Apa itu Septic Arthritis?

 

Septic arthritis atau artritis septik adalah penyakit sendi yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, maupun jamur. Kondisi ini biasanya memengaruhi sendi-sendi besar pada tubuh, seperti sendi lutut atau pinggul. Pada dasarnya, septic arthritis bisa menyerang siapa saja, namun lebih sering terjadi pada bayi dan orang lanjut usia.

 

Penyebab Septic Arthritis

 

Penyebab utama septic arthritis adalah infeksi bakteri, jamur, atau virus. Jenis bakteri yang kerap menyebabkan terjadinya septic arthritis adalah Streptococcus, Staphylococcus, serta Haemophilus influenzae. Pada beberapa kasus, septic arthritis juga bisa disebabkan oleh infeksi yang berada di bagian tubuh lain, lalu menyebar ke sendi melalui aliran darah.

 

Kondisi ini umumnya terjadi karena selaput sendi (synovium) tidak bisa melindungi sendi dari paparan infeksi dengan baik. Selain itu, bakteri juga bisa masuk ke sendi melalui luka tusuk, suntikan obat, atau operasi pada area di dekat sendi.

 

Sementara itu, beberapa jenis jamur yang bisa menyebabkan terjadinya septic arthritis adalah Coccidiomuces, Histoplasma, atau Blastomyces. Septic arthritis yang disebabkan oleh infeksi jamur biasanya berkembang lebih lambat dibandingkan dengan infeksi bakteri. Sedangkan, jenis virus yang bisa menyebabkan kondisi ini, yaitu virus herpes, mumps, adenovirus, HIV, serta hepatitis A, B, dan C.

 

Di sisi lain, sejumlah faktor lainnya yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami septic arthritis adalah sebagai berikut:

 

  • Memiliki daya tahan tubuh yang lemah, misalnya karena menderita diabetes, gangguan fungsi hati dan ginjal, HIV/AIDS, atau sedang mengonsumsi obat imunosupresan.

  • Mengalami trauma atau cedera pada sendi.

  • Menderita gangguan pada sendi, seperti rheumatoid arthritis, osteoarthritis, artritis gout, atau penyakit lupus.

  • Pernah menjalani operasi di persendian atau menggunakan sendi buatan (artificial joints).

  • Sering menggunakan obat-obatan suntik.

  • Kondisi kulit yang mudah pecah-pecah dan sulit sembuh, seperti eksim atau psoriasis. Kondisi ini bisa menyebabkan bakteri mudah masuk dan menginfeksi bagian dalam tubuh.

 

Gejala Septic Arthritis

 

Gejala septic arthritis biasanya berkembang dengan sangat cepat dalam kurun waktu beberapa jam atau hari. Jika terjadi pada sendi buatan, gejala septic arthritis dapat muncul secara perlahan selama berbulan-bulan atau beberapa tahun setelah operasi. Adapun beberapa gejala umum dari septic arthritis adalah:

 

  • Nyeri pada sendi, terutama ketika digerakkan. Artritis septik kerap terjadi pada sendi ekstremitas bawah (pinggul, lutut, serta pergelangan kaki), dan lutut menjadi sendi yang paling sering terkena infeksi pada orang dewasa.

  • Sendi membengkak, kemerahan, dan terasa hangat.

  • Kesulitan untuk menggerakkan tungkai atau tangan pada sendi yang terinfeksi.

  • Demam.

  • Tubuh terasa lemah dan mudah lelah.

 

Sementara itu, bayi yang menderita septic arthritis biasanya akan menjadi rewel dan uring-uringan ketika sendi yang terdampak digerakkan, misalnya saat orang tuanya sedang mengganti popok. Kemudian bayi atau anak yang menderita kondisi ini juga bisa mengalami sendi bengkak, teraba hangat, rentang gerak terbatas, lemas, demam, nadi teraba cepat, serta nafsu makan berkurang.

 

Diagnosis Septic Arthritis

 

Dalam menegakkan diagnosis septic arthritis, dokter akan terlebih dahulu menanyakan keluhan yang dialami serta riwayat kesehatan pasien dan keluarga. Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan fisik pada bagian sendi yang terasa sakit. Selain itu, sejumlah pemeriksaan tambahan yang dapat digunakan untuk membantu menegakkan diagnosis septic arthritis adalah sebagai berikut:

 

  • Arthrocentesis (prosedur pengambilan sampel cairan sendi menggunakan jarum khusus untuk diperiksa di laboratorium).

  • Tes darah, seperti complete blood count, laju endap darah (LED), penanda radang atau inflamasi, dan kultur darah.

  • Tes pencitraan, seperti sinar-X, USG, MRI, dan bone scan.

 

Pengobatan Septic Arthritis

 

Pada dasarnya, pengobatan septic arthritis bertujuan untuk mengatasi infeksi serta mencegahnya agar tidak menyebar lebih luas. Guna mengoptimalkan proses penyembuhan septic arthritis, dokter dapat mengombinasikan penggunaan obat antibiotik dan drainase cairan sendi. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

  • Pemberian antibiotik. Pada tahap awal, dokter akan memberikan antibiotik dalam bentuk suntikan. Setelah itu, pasien akan diberikan obat antibiotik oral. Terapi antibiotik ini biasanya berlangsung selama 2–6 minggu.

  • Drainase cairan sendi. Dokter juga dapat mengeluarkan cairan sendi yang sudah terinfeksi melalui prosedur drainase. Terdapat beberapa metode yang bisa dilakukan dalam prosedur ini, di antaranya:

    • Drainase menggunakan jarum khusus yang disuntikkan ke dalam ruang sendi.

    • Prosedur artroskopi. Prosedur ini akan menggunakan tabung fleksibel yang dilengkapi kamera pada bagian ujungnya. Tabung tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sendi melalui sayatan kecil untuk menghisap cairan sendi yang terinfeksi. Selain berperan sebagai metode pengobatan, prosedur artroskopi juga dapat digunakan sebagai diagnostik.

    • Prosedur operasi terbuka, yang dilakukan terutama jika septic arthritis terjadi di area sendi yang sulit dijangkau dengan jarum maupun artroskopi, seperti sendi di area pinggul.

 

Jika infeksi terjadi pada sendi buatan, dokter dapat melakukan prosedur pembedahan guna mengangkat dan menggantinya untuk sementara dengan joint spacer, yaitu alat khusus yang terbuat dari semen antibiotik. Lalu, beberapa bulan kemudian, joint spacer dapat diganti dengan sendi buatan baru. Apabila sendi pengganti tidak biasa diangkat, dokter mungkin akan membersihkan sendi tersebut dan mengangkat sebagian jaringan yang rusak.

 

Komplikasi Septic Arthritis

 

Apabila tidak segera ditangani dengan tepat, septic arthritis bisa memicu terjadinya degenerasi hingga kerusakan permanen pada sendi yang terdampak. Jika septic arthritis merusak sendi buatan, hal tersebut dapat menyebabkan sendi terasa longgar atau mengalami dislokasi. Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi bersamaan dengan osteomielitis (infeksi tulang).

 

Pencegahan Septic Arthritis

 

Pencegahan septic arthritis dapat dilakukan dengan menghindari hal-hal yang berisiko menyebabkan terjadinya kondisi ini. Misalnya, jika terdapat luka atau infeksi pada kulit, segera bersihkan dan lakukan perawatan yang tepat guna meminimalkan risiko penyebaran infeksi ke bagian tubuh lain.

 

Pada dasarnya, septic arthritis adalah gangguan persendian yang perlu segera ditangani dengan tepat agar tidak memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Jika Anda atau kerabat Anda mengalami gejala-gejala septic arthritis seperti ulasan di atas, jangan ragu untuk mengunjungi Dokter Spesialis Ortopedi (Tulang) di Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh diagnosis dan tindakan medis yang tepat.

 

Anda dapat memanfaatkan aplikasi MySiloam untuk memudahkan pembuatan janji temu dengan dokter secara virtual. Bahkan, MySiloam juga memungkinkan Anda untuk memperoleh layanan kesehatan lebih cepat, karena Anda dapat melakukan check in mandiri hingga antre secara online melalui fitur yang tersedia pada aplikasi tersebut.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail